• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Lebih dari Sekadar Aturan: Menyelami 97 Persen Pesan Moral dalam Al-Qur’an

Ali Syarief by Ali Syarief
May 26, 2025
in Feature, Spiritual
0
Lebih dari Sekadar Aturan: Menyelami 97 Persen Pesan Moral dalam Al-Qur’an
Share on FacebookShare on Twitter

“Dan jika kita telaah Al-Qur’an, kita akan temukan bahwa hanya sekitar 3 persen ayat-ayatnya berupa perintah dan larangan. Sisanya, 97 persen, berbicara tentang tujuan hidup, moralitas, kebenaran yang lebih luas, serta pentingnya berpikir dan menggunakan akal.” – Prof. Jeffrey Lang

Di era ketika agama sering kali dipersempit menjadi daftar panjang larangan dan perintah, pernyataan Prof. Jeffrey Lang, seorang mualaf dan profesor matematika asal Amerika Serikat, terasa seperti pukulan angin segar. Ia mengajak umat Islam, dan siapa pun yang bersedia membuka hati dan akalnya, untuk melihat Al-Qur’an bukan semata sebagai buku aturan, melainkan sebagai kitab petunjuk moral dan perenungan spiritual yang mendalam.

97 persen bukan angka kecil. Jika benar hanya 3 persen ayat Al-Qur’an berupa perintah dan larangan yang eksplisit, maka 97 persen sisanya justru mengandung pesan yang lebih luas dan fundamental. Ini bukan sekadar persoalan fiqih atau halal-haram, melainkan soal bagaimana manusia memahami dirinya, memperlakukan sesamanya, dan menempatkan dirinya di tengah semesta ciptaan Tuhan.

Sebagian orang menjadikan agama seperti pagar berduri. Mereka sibuk menandai batas: mana yang boleh, mana yang haram. Mana yang suci, mana yang najis. Lalu mencela siapa pun yang tampak tak berjalan di jalur yang mereka tafsirkan sebagai kebenaran tunggal. Padahal, jika melihat isi Al-Qur’an secara menyeluruh, seperti yang dikatakan Lang, fokus utama kitab ini justru bukan pada aturan demi aturan, tetapi pada pembangunan akhlak, ketajaman berpikir, dan pencarian makna.

Dalam 97 persen itu, kita temukan kisah-kisah. Tentang Musa yang bimbang, tentang Ibrahim yang bergumul, tentang Maryam yang dikecam masyarakat, hingga tentang Muhammad yang gundah dalam kesendirian Gua Hira. Apakah semua itu hanya pengantar dari hukum fiqih? Tentu tidak. Ayat-ayat itu hidup dan bernapas sebagai cermin dari pencarian spiritual manusia.

Al-Qur’an berbicara tentang cinta dan kasih sayang, tentang pentingnya memaafkan, tentang tanggung jawab sosial, tentang keadilan, dan bahkan tentang keagungan berpikir. Ayat demi ayatnya memprovokasi akal. “Afala ta’qilun?” Tidakkah kalian berpikir? Al-Qur’an menantang manusia untuk menalar, bukan sekadar untuk taat membabi buta. Ini adalah undangan untuk menjadi manusia paripurna, bukan robot pematuhi perintah.

Prof. Lang, dengan latar belakang rasionalitas ilmiahnya, menemukan keindahan Al-Qur’an justru dalam ajakannya yang sangat manusiawi. Ia melihat Islam bukan sekadar sistem hukum, melainkan jalan spiritual yang penuh pertanyaan, dialog, dan pencarian. Suatu pendekatan yang jarang ditemukan di masyarakat yang cenderung memutlakkan formalitas ibadah, tapi mengabaikan substansi etisnya.

Jika agama hanya dilihat sebagai ‘aturan-aturan Tuhan’, maka manusia akan berhenti berpikir. Kita tak lagi mendidik generasi untuk bertanya “mengapa?”, melainkan hanya menghafal “apa” dan “bagaimana”. Inilah yang membuat sebagian umat Muslim tertinggal. Bukan karena kurangnya kitab suci, tapi karena terlalu menekankan 3 persen dan melupakan 97 persen.

Di sinilah letak urgensi kita menafsirkan ulang peran Al-Qur’an dalam kehidupan modern. Bukan untuk menggantikan aturan, melainkan untuk mengembalikan proporsi. Bahwa agama bukanlah penjara, tapi cahaya. Bukan deretan larangan, tapi peta menuju makna. Bahwa Tuhan tidak menciptakan manusia hanya untuk tunduk, tapi untuk berpikir dan berkembang.

“Rules, rules, rules of myself,” kata Lang. Ia menyindir dengan halus bahwa kita sering membentuk aturan bukan dari Al-Qur’an, tetapi dari ego kita sendiri, dari rasa takut, dari budaya yang kita wariskan tanpa kritik. Padahal, Al-Qur’an hadir untuk membebaskan, bukan mengekang. Untuk menghidupkan akal, bukan membunuhnya.

Akhirnya, refleksi ini bukan semata soal statistik 3 persen dan 97 persen. Ini adalah panggilan untuk menggali kembali esensi Al-Qur’an. Bahwa menjadi Muslim bukan hanya tentang menghindari dosa, tapi juga tentang merawat kemanusiaan kita. Tentang membangun dunia yang lebih adil, lebih lembut, dan lebih rasional.

Dan untuk itu, barangkali kita harus mulai dengan menyelami 97 persen ayat-ayat yang telah lama kita abaikan.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

IPW Desak Prabowo Cabut Perpres Perlindungan Jaksa oleh TNI

Next Post

Reshuffle Menjadi Keharusan: Demi Kabinet yang Punya Arah dan Marwah

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang
Feature

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus
Birokrasi

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik
Feature

Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

April 17, 2026
Next Post
Kader-Kader PSI Kaesang Diangkat Menteri di Kabinet Prabowo, How Come?

Reshuffle Menjadi Keharusan: Demi Kabinet yang Punya Arah dan Marwah

Tanggapan Jokowi Atas Gagalnya Kaesang Nyawagub di Pilgub Jateng

A Nomali Politik Bila Mantan Presiden Memimpin Partai Anaknya

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

April 17, 2026
Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist