• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

A Nomali Politik Bila Mantan Presiden Memimpin Partai Anaknya

Ali Syarief by Ali Syarief
May 26, 2025
in Feature, Politik
0
Tanggapan Jokowi Atas Gagalnya Kaesang Nyawagub di Pilgub Jateng
Share on FacebookShare on Twitter

Tak ada kandidat ketua umum PSI yang mendaftar, kecuali wacana liar tentang Jokowi yang kian menguat. Apa jadinya jika mantan presiden itu benar-benar jadi ketum partai anak bungsunya?

Di tengah lengangnya bursa calon ketua umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), sebuah nama besar tiba-tiba bergema kuat: Joko Widodo. Ya, manata Presiden RI dua periode yang belum genap setahun lengser dari jabatannya itu kini menjadi poros diskusi panas di internal PSI. Bukan Kaesang, putra bungsu Jokowi sekaligus ketua umum saat ini, bukan pula kader lama seperti Giring Ganesha atau Isyana Bagoes Oka. Justru sang ayah, yang selama ini konon dikenal “netral” dalam berpartai, kini disebut-sebut sebagai satu-satunya figur yang potensial mengisi kekosongan pendaftaran ketum PSI. Hingga tenggat terakhir penjaringan, tak satu pun kandidat mendaftarkan diri.

Absennya pendaftar itu tentu bukan tanpa sebab. PSI hari ini tak lebih dari satelit kekuasaan, tak punya cukup daya magnet untuk menarik kader muda idealis seperti semangat awalnya. Basis suara rapuh, elektabilitas tak juga menanjak, dan kecurigaan publik terhadap kedekatannya dengan Istana membuat partai ini kehilangan identitas. PSI pasca-Giring hanya hidup dalam bayang-bayang Jokowi.

PSI dan Kultur Dinasti

Bila Jokowi benar-benar menjadi ketua umum PSI, Indonesia akan mencatat sebuah bab baru dalam sejarah politik: mantan presiden memimpin partai anaknya. Ini bukan sekadar anomali, tapi bentuk baru politik dinasti dalam wajah yang lebih terang. Selama ini publik hanya menduga bahwa Jokowi memainkan peran di balik layar PSI. Kini, andai skenario itu terwujud, maka layar itu dibuka lebar.

Tentu tak ada aturan yang melarang Jokowi menjadi ketua umum partai. Tapi dalam konteks etika dan demokrasi, langkah itu menyisakan pertanyaan besar: mengapa mantan kepala negara yang pernah berjanji akan kembali ke rumah setelah pensiun justru ingin berkecimpung dalam dunia politik partisan?

Bergabungnya Jokowi sebagai ketua umum PSI akan memberi keuntungan jangka pendek. Popularitas mantan presiden bisa menjadi mesin elektoral instan bagi partai. Nama PSI akan mendadak seksi, dilirik media dan investor politik. Tapi euforia itu bisa berubah menjadi bumerang.

PSI: Partai atau Kendaraan?

Kehadiran Jokowi justru bisa mengkonfirmasi anggapan bahwa PSI bukanlah partai kader, melainkan kendaraan politik keluarga. Keputusan-keputusan partai akan dinilai bukan berdasar mekanisme kolektif, melainkan titah personal. Bahkan, bisa jadi PSI akan menjadi alat negosiasi Jokowi terhadap partai-partai besar seperti Golkar dan PDIP, terutama dalam menyelamatkan kepentingannya pasca-kekuasaan.

Publik juga akan sulit membedakan PSI dengan “Jokowi Incorporated”, jaringan politik dan bisnis yang dibangun sejak menjabat wali kota Solo. Lantas, jika Jokowi menjadi ketum, apakah PSI akan menjadi institusi atau justru instrumen keluarga?

Dampak ke Peta Politik Nasional

Kepemimpinan Jokowi di PSI bisa mengganggu keseimbangan politik di kubu Prabowo-Gibran. Apalagi PSI telah menyatakan bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju. Di saat yang sama, PDIP terus menjaga jarak. Bila Jokowi benar-benar mengambil alih PSI, bisa jadi partai ini digunakan untuk membangun poros baru — semacam “oposisi loyal” yang berpura-pura dekat dengan penguasa, tapi sesungguhnya menyusun strategi penyelamatan.

Mungkin Jokowi ingin menyiapkan jalan bagi Kaesang untuk maju lebih tinggi—gubernur, menteri, atau bahkan presiden di masa depan. Menjadi ketua umum partai adalah posisi strategis untuk merancang masa depan politik anaknya, di tengah sistem kepartaian yang belum dewasa.

Ke Mana Idealisme PSI?

PSI pernah lahir dengan semangat menghapus politik lama yang kolutif dan nepotistik. Kini partai itu justru menjadi simbol dari semua yang dulu mereka tolak. Jika Jokowi benar menjadi ketua umum, maka paradoks itu lengkap sudah. Partai anak muda menjadi partai bapak tua.

Mungkin ini momen refleksi: apakah Indonesia masih punya ruang bagi partai yang tumbuh dari bawah, ataukah semua kendaraan politik akan dikuasai oleh dinasti, oleh para pensiunan kekuasaan yang enggan turun dari panggung?

Penutup: Politik Tak Pernah Kosong

Dalam politik, kekosongan jarang bertahan lama. Ketika tak ada yang mendaftar jadi ketum PSI, bukan berarti tidak ada yang diinginkan. Bisa jadi itu bagian dari skenario besar: membuka jalan mulus bagi Jokowi masuk, tanpa kompetisi, tanpa resistensi.

Kalau benar terjadi, publik layak bertanya: apakah ini partai, atau sekadar perpanjangan tangan keluarga? Apakah ini masa depan demokrasi, atau justru tanda-tanda kejatuhannya?

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Reshuffle Menjadi Keharusan: Demi Kabinet yang Punya Arah dan Marwah

Next Post

OJK Koordinasikan Pemblokiran 4.000 Rekening Terkait Bos Judi Online OHW dan H

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Next Post
Tingkat Suku Bunga Pinjol Segera Diatur Oleh OJK

OJK Koordinasikan Pemblokiran 4.000 Rekening Terkait Bos Judi Online OHW dan H

Kebebasan Beragama Alami Kemunduran di Awal Pemerintahan Prabowo

Kebebasan Beragama Alami Kemunduran di Awal Pemerintahan Prabowo

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist