AIS Forum merupakan wadah negara-negara pulau dan kepulauan yang terbentuk sejak 2018, melalui Manado Joint Declaration, atas inisiatif Indonesia bekerja sama dengan United Nations Development Programme (UNDP).
Jakarta – Fusilatnews – Dalam konferensi pers Road to AIS Forum 2023 yang digelar virtual pada Senin, (25/9) Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Padjaitan berencana mengundang Presiden Bank Dunia Ajay Banga untuk hadir di acara Konferensi Tingkat Tinggi Arcipelagic and Island States (KTT AIS) atau AIS Forum 2023. yang dijadwalkan di Bali pada 11 Oktober 2023.
“Saya juga nanti akan coba undang dari Wolrd Bank (Bank Dunia), apakah bisa mereka datang,” kata Luhut
Sebelumnya, Presiden Bank Dunia Ajay Banga hadir dalam acara KTT ASEAN di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, pada 5-7 September 2023. Bahkan sempat bertemu dengan Presiden Joko Widodo alias Jokowi di Istana Negara dan mengunjungi kantor Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
Tujuan Menteri Luhut mengundang Ajar Banga ke acara AIS Forum 2023, agar Bank Dunia tidak hanya melihat negara-negara besar saja.
AIS Forum merupakan wadah negara-negara pulau dan kepulauan yang terbentuk sejak 2018, melalui Manado Joint Declaration, atas inisiatif Indonesia bekerja sama dengan United Nations Development Programme (UNDP).
Forum ini melibatkan partisipasi puluhan negara pulau dan kepulauan, tanpa memandang luas wilayah, ukuran, atau tingkat perkembangan. Sejauh ini, sudah ada sekitar sepuluh kepala negara yang bakal hadir di acara AIS Forum 2023.
Luhut juga mengundang beberapa negara besar seperti Inggris, Jepang, dan Singapura. “Ya so far so good (sejauh ini sangat bagus) ya,” tutur Luhut.
Selain itu, di AIS Forum 2023 juga, Indonesia akan menawarkan bantuan ke negara kecil. “Indonesia sekarang pada posisi yang lumayan bisa bantu-bantu beberapa juta dolar AS, US$ 10-50 juta, tapi konkret. Saya kira sudah waktunya Indonesia itu memperkuat posisinya di dunia,” ucap Luhut.






















