• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Mario, Jilid 2 Ferdy Sambo: Perempuan Pemicunya!

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
April 13, 2023
in Feature
0
Indonesia Negeri Para Bedebah
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Pegiat Media

Jakarta, KABNews.– Senin (10/4/2023), AG (15) divonis 3,5 tahun ditempatkan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) dalam kasus penganiayaan berencana Cristalino David Ozora (17) oleh Mario Dandy Satriyo (20). Vonis dijatuhkan oleh Hakim Tunggal Sri Wahyuni Batubara di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Rabu (12/4/2023), Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta tidak mengabulkan banding Ferdy Sambo dan menguatkan putusan PN Jaksel yang memvonis mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri itu dengan hukuman mati dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.

PT DKI juga tetap memvonis Putri Candrawathi, istri Sambo, dengan hukuman 20 tahun penjara, dan Kuat Ma’ruf dengan hukuman 15 tahun penjara, serta Ricky Rizal Wibowo dengan hukuman 13 tahun penjara dalam kasus yang sama.

Nah, kedua kasus tersebut ternyata motif pemicunya sama, yakni soal perempuan. Bahkan bisa dikatakan Mario Dandy Satriyo merupakan Ferdy Sambo jilid 2. Betapa tidak?

Mario Dandy melakukan penganiayaan berencana terhadap David, Senin (20/2/2023), karena dipicu oleh pengaduan sang pacar, AG yang merasa dilecehkan secara seksual oleh David. Dalam persidangan, ternyata tuduhan pelecehan seksual itu tak terbukti.

AG memang disebut melakukan persetubuhan dengan David, tapi hal itu dilakukan atas dasar suka sama suka. Bukan pelecehan seksual atau pemerkosaan. Buktinya, AG tidak mengalami trauma. Sebab setelah itu, AG juga disebut melakukan persetubuhan dengan Mario, bahkan hingga lima kali.

David berpacaran dengan AG pada Desember 2022 dan putus pada awal Januari 2023. Kemudian AG mulai berpacaran dengan Mario pada 11 Januari 2023.

Ferdy Sambo melakukan pembunuhan berencana terhadap Yosua pun atas dasar pengaduan dari sang istri, Putri Candrawathi yang mengaku dilecehkan secara seksual oleh Yosua. Dalam persidangan, ternyata tuduhan pelecehan seksual itu tidak terbukti. Buktinya, Putri tak mengalami trauma. Ia tetap bisa satu mobil dengan Yosua dalam perjalanan darat dari Magelang, Jawa Tengah, ke Kompleks Polri Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, tempat kejadian peristiwa (TKP) pembunuhan berencana pada Jumat (8/7/2022) kelabu itu. Pasca-peristiwa yang diklaim Putri sebagai pelecehan seksual tersebut, istri Ferdy Sambo itu bahkan sempat mencari-cari Yosua.

Dus, motif dan konstruksi hukum kasus penganiayaan berencana David oleh Mario, dan pembunuhan berencana Yosua oleh Sambo, dapat dikatakan sebangun. Bedanya, David tidak sampai meninggal dunia, paling tidak hingga tulisan ini disusun, sedangkan Yosua sampai meninggal dunia karena ditembak.

Perang karena Perempuan

Memang, demi seorang perempuan, seorang laki-laki sering kali rela melakukan apa saja. Bahkan nyawa pun dipertaruhkan. Itu terjadi karena laki-laki merasa superior di hadapan perempuan.

Lihat saja Cleopatra (69-30 SM). Ratu Mesir nan cantik jelita ini menjadi rebutan laki-laki di seantero dunia, sehingga perang pun rela mereka lakukan demi Cleopatra.

Begitu pun Perang Bubat yang terjadi di alun-alun Bubat, di bagian utara Trowulan, ibu kota Kerajaan Majapahit, tahun 1357 M. Bahkan Kerajaan Majapahit memudar dan akhirnya hancur gegara seorang perempuan.

Seperti dilansir Kompas.com, Kamis (6/4/2023), pemicu terjadinya Perang Bubat adalah rencana pernikahan politik Raja Majapahit Hayam Wuruk dengan Dyah Pitaloka Citraresmi, putri dari Raja Sunda Galuh, Prabu Linggabuana atau Prabu Maharaja (memerintah 1350-1357). Dyah Pitaloka terkenal kecantikannya di seantero Nusantara.

Hayam Wuruk pun mengirim sepucuk surat kehormatan kepada Linggabuana untuk melamar putrinya dan menyatakan pernikahan dengan anak raja akan diadakan di Majapahit. Linggabuana sebenarnya keberatan dengan lokasi pernikahannya, tetapi ia memutuskan tetap berangkat ke Majapahit bersama rombongannya.

Sesampainya di Majapahit, rombongan Linggabuana langsung disambut dengan baik dan ditempatkan di Pesanggrahan Bubat. Mengetahui kedatangan mereka, Gadjah Mada yang berambisi menguasai Kerajaan Sunda demi memenuhi Sumpah Palapa-nya pun menganggap kedatangan mereka sebagai bentuk penyerahan diri.

Gadjah Mada segera mendesak Hayam Wuruk untuk menerima Dyah Pitaloka Citraresmi bukan sebagai mempelai wanita, melainkan upeti. Hal inilah yang kemudian memicu terjadinya konflik antara Hayam Wuruk dan Gadjah Mada.

Sebelum Hayam Wuruk menyampaikan keputusannya, Gadjah Mada sudah lebih dulu mengirim pasukannya ke Pesanggrahan Bubat dan memaksa Linggabuana untuk mengakui superioritas Majapahit. Pihak Sunda tidak terima dengan perlakuan tersebut sehingga memutuskan untuk melawan meskipun jumlah tentara mereka jauh lebih sedikit dibanding pasukan yang dikirimkan Gadjah Mada.

Pertempuran antara Linggabuana dan Gadjah Mada berlangsung sengit sehingga memakan banyak korban. Bahkan, seluruh pasukan Linggabuana tewas, hanya tersisa Dyah Pitaloka Citraresmi. Pada akhirnya, Dyah memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan menusukkan tusuk konde ke jantungnya.

Tewasnya Dyah membuat Hayam Wuruk sangat terpukul. Akibatnya, hubungan Hayam Wuruk dengan Gadjah Mada menjadi renggang. Bahkan, Gadjah Mada dianggap lancang dan gegabah oleh para pejabat dan bangsawan Majapahit. Majapahit kemudian mengalami kemunduran dan benar-benar hancur pada 1400 M.

Pemicu kehancuran Majapahit adalah seorang perempuan, sebabagimana pemicu kehancuran Ferdy Sambo dan Mario Dandy Satriyo.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Endar Priantoro Pernah Dipaksa Bikin Laporan Kejadian Tindak Pidana

Next Post

PDIP Bantah Megawati Restui Ganjar Sebagai Capres

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

daerah

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Feature

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026
Next Post
GANJAR PRANOWO DIKULITI PUAN

PDIP Bantah Megawati Restui Ganjar Sebagai Capres

Ini Profil Irjen Teddy Minahasa, Polisi Terkaya yang Ditangkap karena Narkoba, Aneh Bin Ajaib!

Teddy Minahasa Dalam Pleidoinya Merasa Jadi Korban Konspirasi

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal
Komunitas

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

by Karyudi Sutajah Putra
April 30, 2026
0

FusilatNews - Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Rudi Darmoko yang tidak segan-segan untuk menangkap...

Read more
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

April 29, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist