Mendengar Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memperoleeh restu dari Ketua Umum PDI Perjuangkan Megawati PDIP buru – buru membantah.
Jakarta – Fusilatnews – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo diklaim telah mengantongi restu Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri untuk menjadi calon presiden (capres) Pemilu 2024
Kabar yang beredar, Ganjar lolos “uji loyalitas” dari PDI-P setelah sempat lantang menolak kepesertaan Timnas Israel di Piala Dunia U20 yang sedianya digelar di Indonesia pada Mei-Juni mendatang
Kabar ini buru-buru dibantah PDI-P. Elite partai banteng menegaskan, perihal pencapresan PDI-P masih menunggu keputusan ketua umum Megawati Soekarnoputri.
Uji loyalitas Kabar tentang “uji loyalitas” berembus setelah Ganjar jadi bulan-bulanan warganet akibat menyuarakan penolakan kepesertaan Timnas Israel di Piala Dunia U20.
Penolakan itu dianggap jadi penyebab dicopotnya Indonesia dari tuan rumah ajang olahraga internasional tersebut oleh Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA).
Sedianya, penolakan terhadap Timnas Israel juga disuarakan oleh sejumlah partai politik hingga organisasi masyarakat (ormas) seperti Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), Majelis Ulama Indonesia (MUI), Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), hingga Persaudaraan Alumni 212.
Namun, dari nama-nama itu, sosok Ganjar Pranowo, Gubernur Bali I Wayan Koster, dan PDI-P yang paling disorot.
Ganjar sendiri menolak kepesertaan Timnas Israel karena beralasan berpegang teguh pada amanat Soekarno untuk terus mendukung kemerdekaan Palestina.
“Kita sudah tahu bagaimana komitmen Bung Karno terhadap Palestina, baik yang disuarakan dalam Konferensi Asia Afrika, Gerakan Non Blok, dan maupun dalam Conference of the New Emerging Forces. Jadi ya kita ikut amanat beliau,” kata Ganjar dalam keterangan tertulis, Kamis (23/3/).
Karenanya penting bagi kita untuk tetap menyuarakan dukungan kita kepada perjuangan Palestina merdeka,” tuturnya.
Begitu Ganjar jadi sasaran kemarahan warganet karena dianggap menjadi penyebab Indonesia dicopot dari tuan rumah Piala Dunia U20, PDI-P langsung membela orang nomor satu di Jateng itu.
Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto mengatakan, itu bagian dari dinamika dan ujian kepemimpinan
“Kami juga mambaca setiap serangan-serangan itu. Itu bagian dari suatu dinamika, suatu ujian-ujian agar pemimpin-pemimpin Indonesia memang kokoh di dalam prinsip,” kata Hasto di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (30/3).
Menurut Hasto, baik Ganjar maupun Koster paham akan luapan kemarahan warganet. PDI-P, Ganjar, dan Koster pun mengaku sedih RI batal menyelenggarakan Piala Dunia U20
Meski menolak kepesertaan Timnas Israel, bukan berarti mereka ingin Indonesia dicopot dari tuan rumah ajang olahraga internasional itu. Hasto pun mengeklaim, sikap Ganjar dan Koster menandakan konsistensi mereka sebagai pemimpin untuk mengedepankan kemanusiaan, dalam hal ini menentang penjajahan Israel terhadap Palestina.
Kita dengan ini membuka suatu kesadaran baru bahwa kemanusiaan itu universal. Olahraga memang tidak bisa dilepaskan dari politik kemanusiaan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Hasto menekankan bahwa partainya bersikeras menolak Israel karena alasan konstitusi dan ideologi. “Kami bertindak bukan berdasarkan kalkulasi elektoral, kami bertindak atas keyakinan ideologi, konstitusi, sejarah dan juga melihat masa depan,” tuturnya
Berangkat dari kegaduhan ini, berembus kabar bahwa Ganjar lolos “uji loyalitas” dari PDI-P. Sampai-sampai, beredar isu Megawati telah merestui Ganjar sebagai capres partai banteng.
Namun, isu itu buru-buru dibantah PDI-P. Ketua DPC PDI-P Solo FX Hadi Rudyatmo sempat disebut-sebut sebagai pemberi kabar diberikannya restu Megawati ke Ganjar, namun, dia langsung mengelak.
Rudy bilang, keputusan terkait capres PDI-P masih menunggu keputusan ketua umum. Sebagai kader, dirinya tunduk menunggu instruksi Megawati. “Sebagai kader partai di bawah
Sebagai kader partai di bawah tetap menunggu instruksi ketua umum. Tidak berani saya mendahului ketua umum, ngapain. Ndak pernah saya mendahului,” kata Rudy di rumahnya Pucangsawit, Jebres, Solo, Jawa Tengah, Selasa (11/4/) malam.
Rudy mengakui, dirinya sempat menyebut bahwa capres yang diusung PDI-P pada Pemilu 2024 adalah kader partai. Akan tetapi, siapa sosok kader PDI-P itu merupakan kewenangan Mega.
“Keputusan capres masih menunggu keputusan ketua umum,” tandasnya. Desas-desus tersebut juga langsung dibantah Hasto Kristiyanto. Sekjen PDI-P itu mengaku telah meminta klarifikasi dari FX Rudy terkait kabar yang menyebutkan dirinya mengungkap soal restu Megawati ke Ganjar.
Pak Rudi ketika saya minta klarifikasi atas pernyataan tersebut, langsung meminta maaf,” kata Hasto Rabu (12/4/2023). Hasto menilai, pernyataan Rudy yang dimuat dalam salah satu media massa merupkan bagian dari framing pemberitaan. Oleh sebab itu, Rudy langsung menyampaikan klarifikasi, bahkan permohonan maaf.
“(FX Rudy) meluruskan hal tersebut, bahwa terkait capres dan cawapres menjadi ranah kewenangan Ibu Ketua Umum,” ujarnya.
Hasto pun menegaskan bahwa tidak benar Megawati sudah memberikan restu buat Ganjar maju capres. Menurutnya, Megawati hingga kini belum memutuskan siapa kader partai banteng yang bakal diusung pada Pilpres 2024.
Sama sekali tidak benar, karena memang belum diputuskan oleh Ibu Ketua Umum yang memang oleh keputusan kongres mendapat mandat untuk mengambil keputusan terhadap calon presiden dan calon wakil presiden yang akan diputuskan pada momentum yang tepat,” tandas Hasto.





















