• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Mas Gibran Rakornas Itu Bukan Retreat

Ali Syarief by Ali Syarief
November 8, 2024
in Feature, Layanan Publik
0
Mas Gibran Rakornas Itu Bukan Retreat
Share on FacebookShare on Twitter

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka baru-baru ini mengusulkan agar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintahan Pusat dan Daerah tahun depan digelar di Akademi Militer (Akmil) Magelang. Gagasan ini ia sampaikan dalam pidato penutupan Rakornas 2024 di Sentul, Jawa Barat, dengan alasan bahwa lingkungan militer dapat menjadi inspirasi bagi para kepala daerah dalam menumbuhkan kedisiplinan dan kebersamaan. Namun, usulan tersebut mengundang tanda tanya besar terkait pemahaman Wapres akan esensi permasalahan yang dihadapi daerah dalam menjalankan otonomi.

Gagal Paham Terhadap Permasalahan Otonomi Daerah

Esensi utama dari UU Otonomi Daerah (OTDA) adalah untuk memberikan kemandirian pada pemerintah daerah dalam mengatur urusan rumah tangganya sendiri, tanpa intervensi yang berlebihan dari pemerintah pusat. Tantangan dalam penerapan otonomi daerah bukan terletak pada kedisiplinan atau kurangnya sinergi yang bisa dilatih di Akmil. Justru yang menjadi inti masalah adalah kesenjangan antara tujuan otonomi daerah dengan implementasinya, termasuk lemahnya dukungan struktural dan birokrasi dari pusat. Gibran tampaknya gagal memahami bahwa tantangan utama para kepala daerah bukanlah kedisiplinan, melainkan pada penguatan kapasitas lokal, regulasi yang terlalu terpusat, serta ketidakmerataan alokasi sumber daya.

Disiplin Militer Bukanlah Solusi untuk Permasalahan Struktural

Pengalaman militer, meskipun sarat kedisiplinan, tidak relevan secara langsung dengan tugas-tugas pemerintahan daerah. Di dalam sistem pemerintahan yang bersifat demokratis dan terdesentralisasi, para kepala daerah membutuhkan ruang untuk berpikir kritis dan bertindak sesuai kondisi lokal, bukan sekadar mengikuti perintah layaknya prajurit militer. Masalah yang dihadapi para kepala daerah, seperti pengelolaan anggaran, pengentasan kemiskinan, dan pemberantasan korupsi, jauh lebih kompleks daripada yang bisa diatasi hanya dengan “nilai-nilai kedisiplinan” ala militer. Menghadapi tantangan-tantangan ini memerlukan kapasitas kepemimpinan yang strategis, kemampuan negosiasi, dan pengetahuan mendalam tentang regulasi, bukan pelatihan fisik atau kedisiplinan militer.

Mengabaikan Substansi Rakornas dan Tantangan Nyata

Dalam pidatonya, Gibran menyatakan bahwa Rakornas di Akmil akan menciptakan soliditas dan sinergi, tetapi ia tampak mengabaikan fakta bahwa Rakornas bertujuan utama untuk menyelaraskan kebijakan nasional dengan daerah. Tanpa pemahaman mendalam tentang konteks lokal dan kebutuhan spesifik setiap daerah, sinergi yang diharapkan hanya akan menjadi formalitas belaka. Sebaliknya, Rakornas seharusnya lebih banyak membahas mengenai keselarasan kebijakan, dukungan regulasi, dan peningkatan kapasitas teknis di tingkat daerah. Sayangnya, usulan Rakornas di Akmil menunjukkan seolah pemerintah pusat lebih mementingkan pencitraan disiplin daripada mendalami persoalan mendasar yang menghambat efektivitas otonomi daerah.

Kritik terhadap Wapres: Perlunya Pendekatan yang Lebih Substansial

Usulan ini menggarisbawahi perlunya kritik terhadap pendekatan Wapres yang kurang tepat sasaran. Sebagai pemimpin nasional, Wapres seharusnya memperhatikan apa yang benar-benar dibutuhkan oleh daerah untuk meningkatkan efektivitas kebijakan, yaitu dukungan kebijakan yang relevan, perbaikan sistem birokrasi, serta koordinasi pusat-daerah yang efektif dan bukan sekadar memindahkan tempat Rakornas ke lingkungan militer. Daripada memfokuskan perhatian pada simbol-simbol kedisiplinan, penting bagi pemerintah untuk mengkaji ulang implementasi UU OTDA dan memastikan daerah memiliki kemandirian yang seimbang dalam menjalankan otonomi yang diamanatkan undang-undang.

Solusi Alternatif: Penguatan Kapasitas Kepemimpinan dan Perbaikan Sistem Birokrasi

Untuk menyelesaikan masalah otonomi daerah, pemerintah pusat perlu menyediakan program peningkatan kapasitas yang lebih relevan bagi para kepala daerah, termasuk manajemen keuangan publik, kepemimpinan strategis, serta kemampuan merespon dinamika sosial dan ekonomi yang kompleks. Selain itu, diperlukan evaluasi dan peningkatan regulasi yang menunjang otonomi secara nyata, bukan dalam bentuk pelatihan militer, tetapi dalam bentuk program pelatihan yang meningkatkan keahlian administrasi, pengelolaan anggaran, serta kemampuan membangun kolaborasi antarsektor.

Penutup

Ide mengadakan Rakornas di Akmil mungkin dimaksudkan untuk membangun kedisiplinan, tetapi pada intinya, solusi yang dibutuhkan bukan pada kedisiplinan, melainkan pada pemahaman mendalam atas esensi otonomi daerah dan penguatan kapabilitas struktural pemerintah daerah. Kemandirian dan efektivitas pemerintahan daerah tidak akan dicapai melalui pendekatan militeristik, tetapi melalui kebijakan yang menyentuh akar persoalan yang dihadapi pemerintah daerah dalam mengimplementasikan otonomi secara optimal.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

BSSN Akui Sistem Elektronik Pemerintah Rentan Disusupi Judi “Online”

Next Post

Polisi  Sita 73 Miliar dari 15 Tersangka Kasus Pegawai Komdigi Bekingi Situs Judi Onlime

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika
Economy

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

April 27, 2026
Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus
Feature

Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus

April 27, 2026
PBNU: SKANDAL POLITIK – DARI INFILTRASI ZIONIS HINGGA ALIRAN DANA HARAM, MARWAH NU TERGERUS
Feature

Jaga NU dari Para Penghamba Kekuasaan

April 27, 2026
Next Post
Pegawai Komdigi “Bekingi” Judi “Online”, Sebulan Raup Rp 8,5 M

Polisi  Sita 73 Miliar dari 15 Tersangka Kasus Pegawai Komdigi Bekingi Situs Judi Onlime

Musim Panen Mulai Tiba, Bapanas Klaim Harga Beras Sudah di Bawah Rp 13 Ribu per Kg

STOP ANJLOKNYA HARGA GABAH

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan
Crime

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

by fusilat
April 27, 2026
0

Jakarta-FusilatNews.- Suharyono alias Dobrak (42), yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas, kini menyandang status tersangka berdasarkan Surat Ketetapan Tersangka...

Read more
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

April 27, 2026
Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus

Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus

April 27, 2026
PBNU: SKANDAL POLITIK – DARI INFILTRASI ZIONIS HINGGA ALIRAN DANA HARAM, MARWAH NU TERGERUS

Jaga NU dari Para Penghamba Kekuasaan

April 27, 2026
Ketika Tembakan Membungkam Retorika: Ironi Trump dan Pers

Ketika Tembakan Membungkam Retorika: Ironi Trump dan Pers

April 27, 2026
Syarat Dosen Lebih Tinggi dari Presiden/Wapres: Paradoks yang Dibiarkan

Syarat Dosen Lebih Tinggi dari Presiden/Wapres: Paradoks yang Dibiarkan

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

April 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist