• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News Layanan Publik

Masa Depan Riset setelah Dipangkas – Rp 1,2 triliun dari total Rp 57 Triliun Anggaran Kementerian

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
February 13, 2025
in Layanan Publik, News
0
Masa Depan Riset setelah Dipangkas – Rp 1,2 triliun dari total Rp 57 Triliun Anggaran Kementerian

ilustrasi riset di laboratorium

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Fusilatnews – Kementerian dan lembaga berharap tidak ada pemotongan anggaran setelah Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan kebijakan penghematan belanja negara.

Presiden Prabowo Subianto, melalui Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun 2025, menargetkan pemangkasan anggaran kementerian dan lembaga sebesar Rp 306,69 triliun. Dalam instruksi tersebut, Prabowo meminta jajaran Kabinet Merah Putih untuk mengurangi beban yang dianggap tidak perlu, seperti rapat, seremoni, dan perjalanan dinas.

Arahan pemangkasan ini tertuang dalam Surat Edaran Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati pada 24 Januari 2025 dengan nomor S-37/MK.02/2025. Surat ini mencakup 16 jenis belanja operasional yang akan dipangkas, termasuk dana riset.

Dampak terhadap Dana Riset

Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Fauzan Adziman, mengungkapkan bahwa direktoratnya akan terkena dampak dari kebijakan efisiensi ini.

“Kami dari riset dan pengembangan tentunya juga menjadi bagian dari proses efisiensi ini,” ujar Fauzan saat ditemui di Kantor Kemendiktisaintek, Jakarta Pusat, pada Selasa, 11 Februari 2025.

Saat ini, kata dia, belum ada keputusan final mengenai nominal anggaran yang akan dipotong. Meski demikian, ia menyoroti bahwa alokasi dana riset dalam APBN Kemendiktisaintek sudah kecil, yakni hanya Rp 1,2 triliun dari total Rp 57 triliun anggaran kementerian. “Tahun 2024, dari jumlah proposal yang masuk, kami hanya bisa mendanai 7 persen. Jika dipotong lagi, jumlahnya akan semakin kecil,” tambahnya.

Untuk itu, pihaknya berupaya agar pemangkasan dana riset dapat seminimal mungkin. “Kami masih mencoba merasionalisasikan agar pemotongan di dana riset ini sekecil mungkin,” ujarnya.

Fauzan menegaskan bahwa penelitian yang dianggap tidak krusial kemungkinan akan ditunda. “Kami telah mengidentifikasi penelitian-penelitian yang bisa ditunda tanpa mengganggu inovasi utama,” katanya.

Kemendiktisaintek sendiri terkena pemangkasan anggaran sebesar Rp 22,5 triliun. Sekretaris Jenderal Kemendiktisaintek, Togar M. Simatupang, mengatakan pihaknya sedang menghitung ulang pagu anggaran yang tersedia.

Menurutnya, anggaran yang tidak termasuk dalam program efisiensi, seperti belanja pegawai dan bantuan sosial, akan menjadi prioritas. “Kami akan memastikan layanan publik, program quick wins Presiden Prabowo Subianto, serta program prioritas nasional tetap berjalan,” ujar Togar.

BRIN Simulasikan Pemangkasan 35 Persen

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Laksana Tri Handoko, membenarkan bahwa lembaganya akan mengalami pemangkasan anggaran hingga Rp 2,074 triliun tahun ini. “Iya benar, sesuai Inpres Nomor 1 Tahun 2025, seperti halnya kementerian dan lembaga lainnya,” katanya saat dihubungi pada Kamis, 6 Februari 2025.

Handoko menyatakan bahwa BRIN masih mempersiapkan langkah-langkah efisiensi anggaran. “Kami tentu harus melaksanakan dan menindaklanjuti dengan membuat berbagai skenario efisiensi yang saat ini masih kami simulasikan,” ujarnya.

Pagu awal BRIN tahun anggaran 2025 adalah Rp 5,842 triliun, yang berarti pemangkasan sekitar 35,52 persen akan menyisakan anggaran sebesar Rp 3,767 triliun.

Dalam rapat bersama Komisi X DPR pada 5 Februari 2025, BRIN mengajukan keberatan atas pemangkasan tersebut. BRIN dan DPR sepakat mengusulkan kepada Kementerian Keuangan agar pemotongan tidak melebihi Rp 321 miliar. Hal ini bertujuan agar program-program strategis, seperti penguatan kemandirian teknologi, pembangunan berkelanjutan, dan daya saing nasional, tidak terganggu.

Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian, berharap efisiensi anggaran tidak menghambat kegiatan riset dan inovasi. “BRIN harus lebih kreatif dan inovatif dalam memanfaatkan anggaran yang ada agar tetap bisa menjalankan program-program yang telah direncanakan untuk tahun 2025,” ujarnya.

Rektor Unand: Dekan Harus Cari Alternatif Pendanaan

Rektor Universitas Andalas (Unand), Sumatera Barat, Efa Yonnedi, menekankan bahwa pemangkasan anggaran harus disikapi dengan mencari sumber pendanaan alternatif untuk riset.

“Dengan adanya efisiensi anggaran melalui Inpres Nomor 1 Tahun 2025, kita harus bijak dalam mencari pendanaan alternatif untuk riset,” kata Efa saat pelantikan Dekan Fakultas Kedokteran dan Fakultas Pertanian di Padang, Selasa, 11 Februari 2025.

Ia mengimbau para dekan untuk memperluas jaringan guna mendapatkan dana riset dari pihak ketiga, alumni, maupun lembaga lain. “Semua pihak harus menyesuaikan diri dengan kondisi ini. Saya yakin ada ruang untuk mencari pendanaan tambahan dengan mengoptimalkan jejaring masing-masing fakultas,” ujarnya.

Efa juga menekankan pentingnya pemanfaatan dana yang lebih efisien. “Setiap rupiah yang dibayarkan orang tua untuk uang kuliah tunggal harus memberikan dampak nyata bagi mahasiswa,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa pemotongan anggaran tidak boleh menjadi alasan bagi kampus untuk menurunkan kualitas pendidikan, riset, dan layanan akademik. Sebaliknya, hal ini harus dijadikan tantangan untuk menemukan solusi kreatif dalam pendanaan riset di masa depan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1446 H Jatuh pada 1 Maret 2025

Next Post

Biaya Sidang Isbat: Pemborosan Negara yang Tidak Perlu?

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Akhlak Dedi Mulyadi: Masih Akhlak Bupati
daerah

Kinerja KDM Dinilai Buruk, DPRD Jabar Sodorkan 83 Catatan Keras untuk Pemprov

May 15, 2026
Trump Temui Xi di Beijing, China Tegaskan Peringatan Keras Soal Taiwan
Economy

Trump Temui Xi di Beijing, China Tegaskan Peringatan Keras Soal Taiwan

May 15, 2026
KAHMI Dukung Iran, Singgung Dukungan Prabowo terhadap BoP
Komunitas

KAHMI Dukung Iran, Singgung Dukungan Prabowo terhadap BoP

May 15, 2026
Next Post
Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1443 H Jatuh pada 2 April 2022

Biaya Sidang Isbat: Pemborosan Negara yang Tidak Perlu?

Jokowi Dikhianati Prabowo, KPK Terpaksa Alih Isu

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Putusan MK tentang Presidential Threshold adalah Tragedi Demokrasi
Feature

Film Itu Karya Fiksi, Prof Yusril!

by Karyudi Sutajah Putra
May 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Menteri Koordinator Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi...

Read more
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

May 13, 2026
Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

May 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Rupiah Lemah Tidak Selalu Patriotik

Rupiah Lemah Tidak Selalu Patriotik

May 16, 2026

Tumbal Birokrasi di Balik Sepatu Sekolah Rakyat: Ketidaktahuan atau Pembiaran?

May 16, 2026

PRABOWO, THE ECONOMIST, DAN PERTARUNGAN MEMBACA INDONESIA

May 16, 2026
Bisik-Bisik Pemakzulan: Prabowo dan Dua Wajah Kabinet yang Menyimpan Agenda

Membungkam Kritik, Menabur Ketakutan

May 16, 2026
Hingar-Bingar Gibran di Senayan: Siapa yang Mau Menjaga Takhta Jika Prabowo Tiada?

Dosa Tak Terasa Memilih Prabowo

May 16, 2026

Ketika Akhlak Melahirkan Syariah

May 16, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Rupiah Lemah Tidak Selalu Patriotik

Rupiah Lemah Tidak Selalu Patriotik

May 16, 2026

Tumbal Birokrasi di Balik Sepatu Sekolah Rakyat: Ketidaktahuan atau Pembiaran?

May 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist