• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Matamu Buram – Kepemimpinanmu Kabur

Ali Syarief by Ali Syarief
May 5, 2026
in Feature, Tokoh/Figur
0
Cemooh Prabowo VS Cemooh Rakyat
Share on FacebookShare on Twitter

Ucapan “matamu buram” yang dilontarkan oleh Prabowo Subianto kepada pihak yang mengkritiknya bukan sekadar selipan retorika kasar. Ia adalah cermin yang retak—memantulkan bukan wajah rakyat yang dituduh keliru melihat, tetapi justru wajah kekuasaan yang mulai kehilangan kejernihan dalam memandang kritik.

Seorang pemimpin bangsa tidak diukur dari seberapa keras ia membalas kritik, melainkan dari seberapa tenang ia merespons perbedaan. Ketika kritik dibalas dengan sindiran personal—bahkan dengan nada pengusiran seperti “kabur saja ke Yaman”—yang runtuh bukan sekadar etika komunikasi, tetapi juga martabat kepemimpinan itu sendiri. Kata-kata semacam itu bukan bahasa seorang negarawan; itu bahasa defensif yang lahir dari kegelisahan batin.

Fenomena ini tidak bisa dilepaskan dari perjalanan panjang ambisi kekuasaan. Selama hampir dua dekade, Prabowo berada dalam orbit hasrat untuk menjadi presiden. Kekalahan pada Pilpres 2014 dan 2019 bukan sekadar kegagalan politik, tetapi juga akumulasi tekanan psikologis yang tidak kecil. Dalam rentang waktu itu, publik menyaksikan transformasi citra: dari figur keras menjadi sosok yang lebih lunak, bahkan “gemoy”. Namun perubahan itu tampaknya lebih merupakan konstruksi sadar—conscious image—yang dibangun untuk meraih simpati, bukan refleksi utuh dari kondisi batin.

Kini, ketika puncak kekuasaan telah diraih, lapisan kendali itu mulai terkelupas. Yang muncul adalah residu emosi lama—amarah yang tertahan, ego yang lama terpendam, dan sensitivitas berlebih terhadap kritik. Apa yang oleh sebagian pengamat disebut sebagai “ledakan subliminal mind” menjadi terlihat nyata dalam ucapan-ucapan spontan yang kasar dan reaktif.

Masalahnya bukan pada satu dua kalimat yang terucap. Masalahnya adalah pola. Ketika seorang presiden mulai melihat kritik sebagai ancaman personal, bukan sebagai bagian dari mekanisme demokrasi, maka arah kepemimpinannya patut dipertanyakan. Kritik adalah oksigen bagi demokrasi. Tanpanya, kekuasaan akan tumbuh dalam ruang hampa yang berbahaya—tanpa koreksi, tanpa keseimbangan.

Lebih jauh, ucapan seperti “Indonesia gelap” yang ditujukan kepada pengkritik justru memperlihatkan ironi besar. Yang gelap bukanlah rakyat yang bersuara, melainkan cara pandang kekuasaan yang menolak cahaya kritik. Dalam sejarah, banyak pemimpin jatuh bukan karena kritik yang terlalu keras, tetapi karena telinga mereka yang terlalu tertutup.

Seorang presiden seharusnya menjadi jangkar ketenangan, bukan sumber kegaduhan. Ia harus mampu memisahkan antara serangan personal dan kritik substantif. Ia harus berdiri di atas semua golongan, termasuk mereka yang tidak memilihnya. Ketika seorang pemimpin justru memperuncing polarisasi dengan kata-kata tajam, ia sedang mengikis fondasi persatuan yang seharusnya ia jaga.

Pada akhirnya, pertanyaan mendasarnya sederhana: siapa sebenarnya yang buram? Rakyat yang mengkritik, atau pemimpin yang tak lagi mampu melihat kritik sebagai cermin?

Jika kepemimpinan kehilangan kejernihan, maka yang kabur bukan hanya pandangan—tetapi arah bangsa itu sendiri.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Hilangnya Consciousness Prabowo: Saat Subliminal Mind Mengambil Alih

Next Post

​Business Judgment Rule: Tidak Laku di Pasar Hukum

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Jakarta Masih Ibu Kota: Legalitas Putusan MK dan Fakta Konstitusional Negara
Feature

Jakarta Masih Ibu Kota: Legalitas Putusan MK dan Fakta Konstitusional Negara

May 13, 2026
Feature

Ketika Bahasa Krama Menjadi Benteng Anti-Bullying di Sekolah Dasar Hasil Riset Mahasiswa Pascasarjana UNIRA Malang tentang Bullying Verbal dan Pendidikan Karakter Berbasis Budaya

May 13, 2026
Feature

Ketika Sekolah Tidak Hanya Mengajar, tetapi Menyalakan Kehidupan Hasil Riset Mahasiswa Pascasarjana UNIRA Malang tentang Project-Based Learning dan Filosofi Urip Iku Urup di Sekolah Dasar

May 13, 2026
Next Post

​Business Judgment Rule: Tidak Laku di Pasar Hukum

Musuh Prabowo Itu Fufufafa

Musuh Prabowo Itu Fufufafa

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi
Birokrasi

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

by Karyudi Sutajah Putra
May 13, 2026
0

Jakarta-FusilatNews.- Koalisi Masyarakat Sipil mengecam tindakan sewenang-wenang TNI yang melarang kegiatan pemutaran film Pesta Babi di Ternate, Maluku Utara. "Pelarangan...

Read more
Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

May 13, 2026
Prabowo ” Is Finish ” 212 Tidak akan Masuk ke Lubang yang Sama

Benarkah Prabowo Pecah Kongsi dengan Rizieq Syihab?

May 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Jakarta Masih Ibu Kota: Legalitas Putusan MK dan Fakta Konstitusional Negara

Jakarta Masih Ibu Kota: Legalitas Putusan MK dan Fakta Konstitusional Negara

May 13, 2026

Ketika Bahasa Krama Menjadi Benteng Anti-Bullying di Sekolah Dasar Hasil Riset Mahasiswa Pascasarjana UNIRA Malang tentang Bullying Verbal dan Pendidikan Karakter Berbasis Budaya

May 13, 2026

Ketika Sekolah Tidak Hanya Mengajar, tetapi Menyalakan Kehidupan Hasil Riset Mahasiswa Pascasarjana UNIRA Malang tentang Project-Based Learning dan Filosofi Urip Iku Urup di Sekolah Dasar

May 13, 2026
Revolusi Bermula dari Film!

Revolusi Bermula dari Film!

May 13, 2026

Nikmat Sehat yang Baru Disadari Saat Hilang

May 13, 2026
Nonton Film Dilarang: Reformasi Mati di Era Prabowo

Nonton Film Dilarang: Reformasi Mati di Era Prabowo

May 13, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Jakarta Masih Ibu Kota: Legalitas Putusan MK dan Fakta Konstitusional Negara

Jakarta Masih Ibu Kota: Legalitas Putusan MK dan Fakta Konstitusional Negara

May 13, 2026

Ketika Bahasa Krama Menjadi Benteng Anti-Bullying di Sekolah Dasar Hasil Riset Mahasiswa Pascasarjana UNIRA Malang tentang Bullying Verbal dan Pendidikan Karakter Berbasis Budaya

May 13, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...