• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Megawati Takut Jokowi Bermain di Kongres PDIP

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
June 1, 2025
in Feature, Pojok KSP, Politik
0
Jokowi, Mega, Puan Bertemu Bahas Koalisi dan  Pemiliu
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan dan Survei Indonesia (KSI)

Jakarta – Seperti dengan Susilo Bambang Yudhoyono, hubungan Megawati Soekarnoputri dengan Joko Widodo pun retak. Ini terjadi setelah Ketua Umum PDI Perjuangan yang juga Presiden ke-5 RI itu merasa dikhianati oleh Presiden ke-7 RI itu di Pemilu 2024 lalu, seperti SBY mengkhianati Megawati di Pemilu 2004.

Ibarat gelas, jika sudah retak, maka tak bisa dibuat utuh kembali. Apalagi kalau sudah pecah: ambyar!

PDI Perjuangan pun terkena dampaknya, karena Megawati adalah ketua umum. Salah satunya adalah Kongres VI PDIP yang selalu mundur. Disinyalir, Megawati takut Jokowi ikut bermain di dalam Kongres sehingga skenario yang sudah dia susun bisa berantakan.

Dengan dalih ada Pemilu dan Pilkada, Kongres VI PDIP yang semula dijadwalkan akan digelar pada 2024 lalu diundur menjadi April 2025. Namun kini diundur lagi menjadi entah kapan, yang penting masih di tahun ini. Semua terserah Megawati.

Elite-elite PDIP membantah penundaan Kongres VI PDIP karena sang sekretaris jenderal, Hasto Kristiyanto masuk penjara.

Bendahara Umum PDIP Olly Dondokambey menyatakan, Kongres tertunda karena PDIP sedang melakukan pembenahan internal.

Elite-elite PDIP menyatakan, grass roots atau massa di akar rumput masih mendukung Megawati untuk kembali memimpin partai berlambang kepala banteng dalam lingkaran itu. Hal itu tercermin dari pandangan para Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di seluruh Indonesia dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP di Jakarta beberapa waktu lalu.

Kongres VI, kata Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat, Ahad (1/6/2025), dengan demikian tinggal mengukuhkan Megawati sebagai Ketua Umum PDIP Periode 2025-2030.

Pertanyaannya, kalau memang grass roots sudah fixed mendukung Megawati, mengapa Kongres harus mundur-mundur?

Disinyinyalir Megawati mengalami dua ketakutan sekaligus.

Pertama, putri Bung Karno itu takut dukungan dari grass roots yang diwakili DPC dan DPD selaku pemilik suara dalam Kongres ibarat balon bahkan gelembung buih di lautan yang mudah pecah. Megawati takut pemilik suara digembosi.

Kedua, istri mendiang Taufiq Kiemas itu takut ada intervensi dari eksternal, terutama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mengganggu jalannya Kongres. Megawati ingin ada jaminan dari Prabowo bahwa pemerintahannya, dan juga TNI/Polri tidak mengganggu jalannya Kongres. Maklum, Megawati punya pengalaman traumatis dengan pemerintah, TNI dan Polri yang puncaknya adalah Tragedi 27 Juli 1996 di Kantor DPP PDI di Jalan Diponegoro No 50 Menteng, Jakarta Pusat.

Megawati juga ingin ada jaminan dari Prabowo bahwa Jokowi tidak ikut bermain di dalam Kongres. Maklum, di belakang Prabowo ada Jokowi.

Apalagi Jokowi adalah tipikal Raja Jawa yang di permukaan tampak ramah tapi di dalam ada rasa marah.

Pemecatan Jokowi dari PDIP bisa jadi membuat wong Solo itu menyimpan dendam kepada Megawati.

Ditambah lagi, pengaruh Jokowi dalam pemerintahan Prabowo masih cukup kuat. Pertama karena putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka menjadi Wakil Presiden RI. Kedua, karena terpilihnya Prabowo-Gibran berkat dukungan all out Jokowi, sehingga Prabowo pun menurut atau sendika dhawuh apa kata Jokowi.

Ditambah lagi dan lagi, Jokowi disinyalir pernah berupaya merebut PDIP dari tangan Megawati.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Terindikasi Serobot Lahan Warga, Paulus George Hung alias Ting-Ting Ho Dipolisikan

Next Post

Gubernur Jawa Barat Terapkan Jam Malam Bagi Siswa Sekolah Dasar Hingga Menengah

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Feature

Rahasia Allah 2: Ketika Kegagalan Dimaknai Hikmah

April 17, 2026
Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik
Feature

Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Next Post
Politik Dua Wajah: Komunikasi Sipil vs. Otoritatif dalam Kepemimpinan

Gubernur Jawa Barat Terapkan Jam Malam Bagi Siswa Sekolah Dasar Hingga Menengah

KCI Operasikan KRL Baru Eks Impor dari China

KCI Operasikan KRL Baru Eks Impor dari China

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Rahasia Allah 2: Ketika Kegagalan Dimaknai Hikmah

April 17, 2026
Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

April 16, 2026
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Rahasia Allah 2: Ketika Kegagalan Dimaknai Hikmah

April 17, 2026
Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

Skenario “Dendam Pribadi” dalam Kasus Andrie Yunus: Sebuah Penghinaan terhadap Nalar Publik

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...