• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Memahami Rasionalitas Ibadah Haji

fusilat by fusilat
June 9, 2022
in Feature
0
Memahami Rasionalitas Ibadah Haji
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: M Ridwan Lubis | Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Dalam beberapa hari ke depan, kita disuguhkan pemandangan indah, sakral, dan kebersamaan yang diikat nilai-nilai agung yang sulit dicari padanannya dalam sejarah kehidupan manusia. Yakni, keberangkatan saudara-saudara kita menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.

Disebut  pemandangan indah, ditandai dengan gelombang demi gelombang keberangkatan rombongan besar menuju tempat yang agung untuk berjumpa dan bercakap-cakap dengan Tuhannya. Setiap jamaah dihadapkan kepada pilihan hidup atau mati.

Betapapun calon jamaah haji dihadapkan kepada berbagai tantangan, khususnya cuaca amat panas tetapi sedikitpun tidak membuat gentar mereka. Umumnya, jamaah diliputi rasa gembira yang tidak ada taranya sekalipun mereka menghadapi  situasi berat seperti ancaman kematian.

Segala usaha untuk memelihara kesehatan jamaah telah dipersiapkan dengan baik Kementerian Kesehatan mulai dari Tanah Air sampai di Tanah Suci. Ini menandakan, ajaran tauhid tentang al kasb dan al ikhtiyar telah diyakini sungguh-sungguh, lalu ditutup dengan tawakal.

Mereka telah menyadari, datangnya kematian merupakan hak sepenuhnya Allah SWT. Sebab, peristiwa kematian pada dasarnya sekadar pintu gerbang perpindahan dari satu alam fana ke alam yang abadi.

Dari seluruh rangkaian prosesi keberangkatan haji serta manasik selama menunaikan ibadah di Tanah Suci, para jamaah mampu berupaya mengabaikan semua persoalan kehidupan yang membebani dirinya.

Apabila selama di Tanah Air mereka telah memperoleh pengalaman unik yaitu mampu menunda kenikmatan, sementara untuk meraih kenikmatan abadi maka di sana dalam proses haji, mereka telah merasakan kenikmatan yang abadi itu.

Hal itu ditandai dengan lantunan ungkapan kerinduan bercampur rasa gembira karena telah berada sedekat mungkin dengan titik simpul alam semesta yaitu tempat bertakhtanya Ka’bah sebagai perlambang istana kedamaian.

Lantunan percakapan dengan khaliqnya berbunyi labbaika alahumma labbaik. labbaika la syarika laka labbaik inna al hamd wa al ni’mata laka wa al mulk, la syarika laka.

Pada masa lalu, calon jamaah haji yang akan berangkat ke Tanah Suci  bervariasi. Mulai dari rombongan yang tergolong  anak-anak menjelang remaja sampai yang berusia renta sehingga mereka didera beragam penyakit sehingga muncul risiko tinggi.

Namun, sedikitpun mereka tidak gentar memenuhi panggilan suci tersebut sekalipun akan dijemput ajalnya dalam rangkaian perjalanan ibadah yang memakan waktu lebih kurang satu bulan.

Rangkaian perjalanan sakral disebabkan apabila para calon jamaah diajak berdialog tentang berbagai kemungkinan terburuk selama keberangkatan, kepulangan, serta kegiatan selama di sana sedikitpun tak gentar berinteraksi dengan ratusan ribu bahkan jutaan manusia.

Mereka mampu melarutkan diri tanpa dilengkapi bekal pengetahuan bahasa memadai di tengah gelombang lautan umat manusia. Sebab, setiap orang memiliki perasaan, mereka sesungguhnya laksana orang yang kembali ke rumahnya sendiri  yaitu Baitullah. 

Karena itu, sekalipun sebagai jamaah haji yang datang dari jauh sehingga layak disebut tamu Allah (duyuf al Rahman) tetapi mereka pada hakikatnya menjadi tamu terhormat Sang Maha Pencipta.

Pengertian rumah di sini, mencakup dua hal yaitu rumah kehidupan sekaligus rumah kematian. Di tengah puncak pertentangan itulah yaitu kehidupan dan kematian bertemu dalam kesadaran psikologis yang dahsyat yaitu Engkaulan ya Allah yang aku maksud dan keridaan-Mu yang aku cari (ilahi anta maqsudi wa ridaka mathlubi).

Keberangkatan menunaikan ibadah haji merupakan titik kulminasi perjuangan hamba Allah menuju kehidupan paripurna. Karena itulah, setiap umat Islam yang memiliki kemampuan baik secara fisik maupun psikis, diwajibkan berangkat ke Tanah Suci.

Perjalanan ke Tanah Suci bukanlah pelesiran biasa tetapi dilukiskan sebagai perjalanan muhibah rohani. Setiap orang berupaya menemukan jati dirinya yang selama puluhan tahun sempat hilang.

Padahal, sewaktu di alam azali setiap calon manusia  telah mengikrarkan jawaban ketika Allah bertanya  “Apakah engkau mengakui Aku (Rabb) adalah Tuhanmu?’’ Semua makhluk tanpa kecuali, sekalipun kemudian dalam perjalanan kehidupan mereka menyimpang dari ikrar tauhid, mereka berkata ketika itu,’’ Betul ya Tuhan kami.’’

Di tengah samudera ilahi yang dilukiskan dengan hamparan padang pasir, manusia berkumpul untuk berdiam diri sejenak yang disebut wukuf, berupaya mereproduksi memorinya dengan merenungi perjalanan hidupnya sebagai hamba Allah.

Wukuf di Padang Arafah lebih kurang setengah hari pada 9 Zulhijjah dapat dilukiskan sebagai mencitrakan perjalanan pra Padang Mahsyar di tengah lautan umat manusia sebelum mereka menjalani perhentian yang sesungguhnya.

Ketika dalam suasana hening di tengah pelaksanaan wukuf, setiap orang melakukan penelusuran kembali perjalanan hidupnya, berbagai nikmat Allah yang tidak terkira jumlahnya.

Allah dengan kemurahan-Nya telah menganugerahkan hadiah hidayah tanpa diminta, tetapi dengan sifat Rahman dan Rahim-Nya menganugerahkan hidayah untuk menuntun perjalanan hidup umat manusia.

Namun sayang, sebagian orang tidak menyadari betapa besarnya kegunaan nikmat itu malah yang terjadi sebaliknya, manusia tenggelam dalam kebodohan. Ironisnya lagi, manusia seakan bangga dengan penyimpangan perilaku sehingga mereka tenggelam dalam kekufuran.

Kesadaran identitas itu teraktualisasi dari rintihan tekad seorang Muslim mencari ma’rifah kepada Allah melalui ucapan yang mengikrarkan sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku semata-mata tertuju kepada Allah, Tuhan seru sekalian alam.

Berbagai sudut penjuru bumi orang datang berbondong-bondong menunaikan ibadah haji sebagaimana telah dinyatakan dalam Alquran, umat Islam berdatangan dari segala penjuru yang jauh (fajjin ‘amiq). 

Hal itu menandakan, ajaran tentang haji merupakan salah satu bukti kebenaran ajaran Islam yang tanpa rekayasa, tetapi semua umat Islam bercita-cita datang berziarah ke Tanah Suci di tengah berbagai hal yang akan dihadapinya.

Dalam pada itulah, Islam telah berkembang dalam suatu ikatan global alam semesta yang melintasi perbedaan ruang dan waktu. Cita-cita Islam terlepas dari kepentingan sempit seperti etnis, ras, aliran politik, dan budaya.

Namun, semuanya terdorong membangun semangat kosmopolitan yang merindukan perintah Ilahi.

Demikianlah sekilas gambaran respons umat manusia terhadap Islam yang dibuktikan melalui kesungguhan untuk berkorban menunaikan perintah Ilahi dan akhirnya akan menikmati ampunan dan balasan dari Yang Maha Kuasa.

Dikutip dari Republika.co.id, Rabu 8 Juni 2022.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Renungan: Ketua Olimpiade Tokyo, Mengundurkan Diri Karena Mengatakan Yg Sebenarnya

Next Post

Perwira AL Indonesia Meminta $375.000 Untuk Melepaskan Kapal Tanker

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026
Feature

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026
Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?
Feature

Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?

April 26, 2026
Next Post
Perwira AL Indonesia Meminta $375.000 Untuk Melepaskan Kapal Tanker

Perwira AL Indonesia Meminta $375.000 Untuk Melepaskan Kapal Tanker

India Perketat keamanan setelah Gerilyawan Ancam Serangan atas Pernyataan Anti-Muslim

India Perketat keamanan setelah Gerilyawan Ancam Serangan atas Pernyataan Anti-Muslim

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026

KSP Sentil Puan: Prabowo-Gibran Lahir dari Pelanggaran Etika

April 26, 2026

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026
Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras

Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras

April 26, 2026
Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?

Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?

April 26, 2026
Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik

Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik

April 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026

KSP Sentil Puan: Prabowo-Gibran Lahir dari Pelanggaran Etika

April 26, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist