• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

MEMURAHKAN HARGA BERAS

by
March 2, 2025
in Economy, Feature
0
Pemerintah Berencana Impor Beras Sebanyak 500 ribu Ton
Share on FacebookShare on Twitter

OLEH: ENTANG SASTRAATMADJA

Ada berita menarik yang dirilis di berbagai media online. Memasuki bulan Ramadhan dan Idul Fitri kali ini, pemerintah akan melaksanakan Operasi Pangan Murah (OPM) di sejumlah kabupaten/kota. Hal ini dikonfirmasi oleh Menteri Pertanian saat meresmikan Operasi Pangan Murah di Jakarta.

Operasi Pangan Murah bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan pokok sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Selain itu, langkah ini juga bertujuan menstabilkan harga pangan, terutama beras. Dengan begitu, masyarakat dapat menjangkau dan membeli kebutuhan pokok mereka. Selain beras, pasar murah juga menyediakan telur hingga daging, yang sebagian besar berasal dari kelompok tani di Jawa Barat dan dijual dengan harga yang lebih terjangkau.

Dalam jangka pendek, pasar murah bahan pangan memang sangat membantu masyarakat, terutama mereka yang memiliki daya beli terbatas. Namun, fenomena antrian panjang, desak-desakan, dan perjuangan untuk mendapatkan bahan pangan murah menunjukkan bahwa kondisi ekonomi masyarakat masih rapuh. Mereka rela bersusah payah demi memperoleh harga yang lebih terjangkau, demi keberlangsungan hidup.

Namun, pertanyaan mendasarnya adalah, sejauh mana kebijakan ini berdampak dalam jangka panjang? Jika pasar murah hanya menjadi solusi jangka pendek untuk meredam gejolak harga, maka hal ini berisiko menjadi sekadar pemadam kebakaran. Setelah pasar murah selesai, masyarakat kembali menghadapi harga pangan yang tinggi.

Seorang sahabat bahkan menyebut program ini sebagai “jebakan kehidupan” yang bersifat karikatif. Sesaat masyarakat menikmati harga murah, namun setelah itu mereka kembali dihadapkan pada harga pangan yang tidak terjangkau. Oleh karena itu, jika tidak diiringi dengan peningkatan daya beli masyarakat, gelaran pasar murah hanya menjadi solusi temporer yang tidak menyelesaikan akar masalah.

Pasar murah dianggap sebagai solusi untuk menekan harga pangan yang terus merangkak naik. Sebagai contoh, harga beras dalam beberapa bulan terakhir mengalami lonjakan yang signifikan. Presiden Jokowi bahkan menunjukkan kekecewaannya dan meminta para menterinya untuk menstabilkan harga beras. Sayangnya, hingga kini harga beras tetap tinggi dan sulit dikendalikan.

Sebagai sebuah kebijakan, wajar jika Presiden menginginkan harga beras yang adil bagi semua pihak: petani sebagai produsen, pedagang sebagai perantara, dan masyarakat sebagai konsumen. Namun, menemukan titik keseimbangan yang memuaskan semua pihak bukanlah hal yang mudah. Harga beras yang ditetapkan pemerintah melalui Harga Pembelian Pemerintah (HPP) dan HET sering kali menuai perdebatan. Petani merasa HPP membatasi potensi pendapatan mereka, sementara kenaikan harga sedikit saja sering kali langsung mendapat reaksi keras dari berbagai pihak.

Yang perlu dikaji lebih lanjut adalah alasan utama di balik kenaikan harga beras yang begitu drastis. Apakah ini akibat menurunnya produksi dalam negeri akibat dampak El Nino? Ataukah ada faktor lain yang lebih kompleks, seperti ketidaksempurnaan dalam tata kelola perberasan nasional?

Kenaikan harga gabah yang kini melampaui Rp 7.000 per kilogram tentu menguntungkan petani. Setelah bekerja keras selama tiga bulan lebih, mereka akhirnya menikmati harga jual yang lebih baik. Namun, ada pihak yang menginginkan harga gabah turun kembali, yang tentu akan merugikan petani.

Situasi ini menunjukkan bahwa pemerintah masih menghadapi tantangan besar dalam mengendalikan harga beras. Berbagai langkah telah diambil, namun hasilnya belum efektif. Gelaran pasar murah pangan pun akhirnya menjadi salah satu strategi untuk menekan harga.

Namun, kebijakan ini seharusnya tidak bersifat sporadis atau hanya muncul menjelang momen politik tertentu. Yang dibutuhkan adalah kebijakan berkelanjutan yang benar-benar berpihak pada rakyat. Apakah anggaran daerah telah dipersiapkan secara matang untuk menggelar pasar murah secara berkala? Ataukah program ini hanya bergantung pada anggaran dari pemerintah pusat?

Akhirnya, kita berharap agar program pasar murah tidak menjadi sekadar solusi jangka pendek yang menguntungkan pihak tertentu. Setelah pasar murah selesai, harga pangan seharusnya tetap stabil dan tidak kembali mencekik rakyat. Oleh karena itu, pemerintah harus merancang kebijakan yang sistemik dan berkelanjutan agar masyarakat dapat menikmati harga pangan yang wajar sepanjang waktu, bukan hanya dalam momen tertentu.

(PENULIS, KETUA DEWAN PAKAR DPD HKTI JAWA BARAT).

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Napoleon: Mahasiswa Takut Kepada Rektor, Bukan Polri

Next Post

Trump’s Arrogance Toward Zelensky Is a Mockery to the World, and America Remains Small

Related Posts

Tanggapan PAN dan Gerindra Terkait Keakraban  Jokowi-Prabowo-Erick Thohir
Feature

Prabowo, Klaim, dan Bayang-Bayang Kemunafikan (Disonansi Kognitif)

April 27, 2026
Feature

Belajar dari Kongo, Perebutan Kepentingan Geopolitik & Ekonomi di Kawasan Afrika (Neo-Kolonialisme Dulu dan Relevansi Kekinian, Termasuk Kawasan Asia Tenggara)

April 27, 2026
Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru
Feature

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 26, 2026
Next Post
Trump’s Arrogance Toward Zelensky Is a Mockery to the World, and America Remains Small

Trump's Arrogance Toward Zelensky Is a Mockery to the World, and America Remains Small

Pelajaran Untuk Erick Thohir “Moralitas Pejabat di Jepang”

Pelajaran Untuk Erick Thohir "Moralitas Pejabat di Jepang"

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Tanggapan PAN dan Gerindra Terkait Keakraban  Jokowi-Prabowo-Erick Thohir

Prabowo, Klaim, dan Bayang-Bayang Kemunafikan (Disonansi Kognitif)

April 27, 2026

Belajar dari Kongo, Perebutan Kepentingan Geopolitik & Ekonomi di Kawasan Afrika (Neo-Kolonialisme Dulu dan Relevansi Kekinian, Termasuk Kawasan Asia Tenggara)

April 27, 2026
Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 26, 2026

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026

KSP Sentil Puan: Prabowo-Gibran Lahir dari Pelanggaran Etika

April 26, 2026

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tanggapan PAN dan Gerindra Terkait Keakraban  Jokowi-Prabowo-Erick Thohir

Prabowo, Klaim, dan Bayang-Bayang Kemunafikan (Disonansi Kognitif)

April 27, 2026

Belajar dari Kongo, Perebutan Kepentingan Geopolitik & Ekonomi di Kawasan Afrika (Neo-Kolonialisme Dulu dan Relevansi Kekinian, Termasuk Kawasan Asia Tenggara)

April 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...