Damai Hari Lubis-Pengamat Hukum & Politik Alumni 212
Jika isu publik serta pemberitaan ini didukung oleh sumber informasi yang jelas dan bukti empiris, maka berita yang sedang dibahas merupakan gambaran informasi utama bagi publik. Dalam konteks ini, pertanyaan muncul apakah bukan hanya Kapolri dan Jaksa Agung, tetapi juga Jokowi, yang mungkin tertarik untuk mengambil peran dalam penunjukan kepala KPK dan Mensesneg, terutama mengingat Mensesneg saat ini dijabat oleh seorang “menteri kesayangan Jokowi, yang merupakan mantan rektor UGM.”
Namun, mengingat bahwa Prabowo Subianto akan dilantik sebagai presiden RI pada Oktober 2024, seorang mantan petinggi militer yang memiliki pengalaman sebagai mantan Danjen Kopassus dan mantan Pangkostrad, maka tidaklah mudah untuk mengendalikannya oleh Jokowi yang akan memasuki masa pensiunnya dan harus beroperasi sesuai dengan aturan konstitusi yang ditetapkan oleh UUD 1945.
Dan tentu saja, proses ini akan dimulai dengan serah terima jabatan pada tanggal 20 Oktober 2024, ketika Jokowi akan menyerahkan jabatan Presiden kepada Prabowo dalam upacara pelantikan Prabowo sebagai Presiden RI. Hal ini didasarkan pada hasil rekapitulasi KPU yang diumumkan pada 14 Februari 2024 dan putusan sengketa pilpres oleh Mahkamah Konstitusi pada 22 April 2024.
Setelah itu, Prabowo Subianto akan mulai menunjuk dan melantik para menteri kabinet pemerintahannya, sesuai dengan hak prerogatif dan hak politik absolut seorang presiden RI. Tentunya, para menteri yang dipilih oleh Prabowo akan mencerminkan sinergi dari konsep kepemimpinan Prabowo dan akan mampu mewakili aspirasi dari seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras, dan antar golongan. Ini bukan hanya tentang menerima aspirasi pribadi atau individu Jokowi, yang kemungkinan akan mengalami penurunan kekuatan politiknya seiring dengan munculnya sindrom kekuasaan politik, meskipun ada yang memprediksi bahwa Gibran hanya akan menjadi figur yang tidak berpengaruh di tengah masyarakat, berdasarkan penilaian historis hukum dari Paman Anwar Usman.
























