Jakarta, Fusilatnews – Satono, Bupati Sambas, Kalimantan Barat, dilantik Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sebagai Wakil Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Koordinator Bidang Perekonomian periode 2025-2030 di Jakarta, Kamis (17/7/2025).
Pelantikan Satono menunjukkan bahwa putra daerah Kabupaten Sambas ini mampu mewakili Kalbar masuk dalam struktur organisasi berskala nasional.
Ketika Mendagri melantik Satono, tentu bukan tanpa alasan. Ia sudah dikenal luas sebagai pemimpin yang menekankan pembangunan ekonomi dengan menjunjung tinggi konsep gotong-royong. Jadi, jabatan dia sebagai koordinator bidang perekonomian di Apkasi sungguh cukup klop.
Dikutip dari sebuah media, di masa kepemimpinannya di Sambas, Satono berhasil menggerakkan petani di wilayahnya untuk mendukung program swasembada pangan yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah pusat.
Alhasil, Sambas tahun lalu surplus beras, yakni mencapai 140.010 ton. Kabupaten ini juga memiliki komoditas pertanian lain seperti buah naga, jeruk, buah pisang, semangka, dan lain-lain.
Satono juga telah berulang kali memelopori pembangunan jembatan yang menghubungkan wilayah antar-pedesaan. Beberapa di antaranya Jembatan Sungai Sambas Besar (JSSB), Jembatan Berkemajuan di Dusun Lubuk Lagak, Jembatan Non-APBD di Lubuk Dagang, dan Jembatan Gantung Pedada.
Selain itu, ia juga meresmikan Jembatan Berkemajuan di Desa Tengguli, Kecamatan Sajad.
Satono pun dinobatkan sebagai bupati paling inspiratif tahun 2025 versi The Asian Post. Ia meraih penghargaan “The Best Regional Champion 2025” untuk kategori “The Most Inspiring District Head 2025”.
Satono dinilai memiliki ide luar biasa yang diinisiasi oleh kepala daerah dari daerah terluar Indonesia atas kegigihannya menggerakkan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

























