• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Meneguhkan Kepentingan di Pilkada Langsung

fusilat by fusilat
January 16, 2026
in Feature, Politik
0
Share on FacebookShare on Twitter

Anwar Husen
Dewan Pakar KAHMI Maluku Utara

Seorang karib mengeluhkan perilaku sejumlah komunitas jasa moda transportasi publik terkait penetapan tarif di Kota Ternate. Saya menanggapi setengah berseloroh: semua yang merasa dirinya penting cenderung bersikap demikian. Baik individu maupun komunitas usaha. Ini bukan gejala baru, dan tidak hanya terjadi di Ternate. Komunitas jasa transportasi—darat maupun laut—kerap menetapkan tarif sesuka hati karena merasa posisinya strategis, nyaris tanpa intervensi kebijakan pemerintah daerah.

Salah satu cara membuat mereka tak lagi merasa terlalu penting, kata saya, adalah mengembalikan pemilihan kepala daerah melalui DPRD.

Logikanya sederhana. Komunitas usaha dengan potensi suara signifikan tentu menjadi aset elektoral yang harus “dirawat”. Apalagi bagi kepala daerah petahana yang hendak maju kembali. Perawatan itu bisa berupa intervensi kebijakan. Tidak penting apakah tarif transportasi lokal berkorelasi langsung dengan laju inflasi. Ketika komunitas ini menuntut perlakuan istimewa, caranya mudah: mogok operasi dan tuntutan kenaikan tarif. Soal logis atau tidaknya tuntutan, itu urusan lain. Menilai rasionalitas kebijakan memerlukan tingkat pendidikan dan pemahaman tata kelola yang, faktanya, nyaris tak hadir di komunitas ini. Tentu berbeda dengan ekosistem transportasi profesional berbasis digital di kota-kota besar.

Survei nasional LSI Denny JA yang dipublikasikan beberapa waktu lalu menunjukkan fakta menarik: publik Indonesia menolak penghapusan Pilkada langsung. Sebanyak 66,1 persen responden menyatakan tidak setuju jika kepala daerah dipilih DPRD. Hanya 28,6 persen setuju, sisanya tidak menjawab. Ini bukan sekadar mayoritas tipis, melainkan mayoritas kuat—melampaui ambang psikologis 60 persen yang dalam ilmu opini publik menandai penolakan sistemik, bukan fluktuasi sesaat. Lebih penting lagi, penolakan itu relatif merata di hampir seluruh lapisan sosial.

Lembaga Indikator, meski temuannya relatif serupa, memilih bersikap lebih hati-hati dengan tidak segera merilis data.

Selama prinsip-prinsip akademik sebuah survei dapat diverifikasi dan dipertanggungjawabkan, hasilnya tak bisa begitu saja disangkal. Apalagi jika lembaganya kredibel, berintegritas, dan teruji rekam jejaknya.

Bukan pula rahasia bahwa Dewan Etik Persepi (Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia) pernah membatalkan keanggotaan sejumlah lembaga survei karena pelanggaran kode etik, bahkan menjatuhkan sanksi kepada lembaga yang tak mampu memverifikasi metodologi surveinya.

Dalam tulisan saya sebelumnya, “Demokrasi Tanpa Kedewasaan: Ketika Syarat Pemilih Lebih Ringan dari Risiko Pilihan” (Fusilatnews, 3 Januari 2026), saya mengurai logika lain. Pada Pemilu 2024, syarat pemilih hanyalah berusia minimal 17 tahun atau sudah/pernah menikah. Komposisi pemilih menunjukkan Generasi Z dan Milenial mendominasi lebih dari separuh suara nasional. Gen Z sendiri mencapai sekitar 28 persen dari total pemilih. Pada Pilkada 2030, usia tertua Gen Z baru 33 tahun—usia yang secara psikologis dan pengalaman politik belum sepenuhnya matang.

Ketimpangan ini kian nyata bila ditarik ke latar pendidikan. Rata-rata lama sekolah nasional masih berkisar 9,22 tahun—setara kelas 3 SMP. Lulusan perguruan tinggi hanya sekitar 7–10 persen. Artinya, keputusan politik paling menentukan dalam republik ini didelegasikan kepada mayoritas pemilih dengan basis pendidikan dasar dan menengah, tanpa prasyarat pemahaman kebijakan publik, rekam jejak kandidat, atau kapasitas menilai risiko pilihan.

Ridwan Kamil pernah berkata, demokrasi tidak selalu memilih orang paling cerdas, melainkan yang paling disukai. Di sinilah soal pokoknya: apakah kita sungguh yakin mendelegasikan pemilihan kepala daerah kepada komposisi pemilih dengan rentang usia dan latar pendidikan seperti itu? Bahkan kepada mereka yang belum 17 tahun, asal sudah menikah?

Mendelegasikan keputusan sepenting ini kepada pemilih yang secara usia belum matang dan secara pendidikan belum memadai, pada titik tertentu, adalah perjudian sejarah.

Sulit dielakkan: pilihan mempertahankan Pilkada langsung adalah bagian dari upaya meneguhkan berbagai kepentingan. Kepentingan siapa saja, dan dalam banyak lapis. Yang patut dikhawatirkan adalah jebakan tersembunyi: dorongan mempertahankan Pilkada langsung oleh kelompok-kelompok dominan sejatinya sekadar menjaga posisi agar tetap merasa penting—sebagaimana komunitas usaha moda transportasi tadi. Dari posisi itu, mereka bisa menuntut berbagai privilese, kapan pun dikehendaki. Termasuk menentukan tarif sesuka hati.

Keluhan karib saya di Ternate hanyalah contoh kecil dari logika besar itu.

Wallāhu a‘lam.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pagi di Bantaran Kali Ciliwung, Persahabatan yang Mengalir

Next Post

AMBISI SWASEMBADA: MIMPI BESAR ATAU PEKERJAAN RUMAH 80 TAHUN?

fusilat

fusilat

Related Posts

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai
Economy

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026
Economy

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil
Feature

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Next Post
BPS Pastikan Stok beras Nasional Aman, Kementan Mengatakan Surplus, Bulog mengatakan Cadangannya Menipis. Badan Pangan Nasional Mengatakan Mengkhawatirkan.

AMBISI SWASEMBADA: MIMPI BESAR ATAU PEKERJAAN RUMAH 80 TAHUN?

KOBOI ALA AMERIKA

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...