• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

MENGAMANKAN CADANGAN BERAS

by
February 14, 2025
in Economy, Feature
0
“DEMURRAGE” BERAS BULOG
Share on FacebookShare on Twitter

OLEH : ENTANG SASTRAATMADJA

Cadangan beras pemerintah adalah stok beras yang disimpan oleh pemerintah untuk memenuhi kebutuhan beras nasional, terutama dalam situasi darurat atau krisis. Cadangan beras pemerintah biasanya dikelola oleh Perum Bulog dan digunakan untuk : pertama, mengatur harga beras di pasar, sehingga harga beras tetap stabil dan terjangkau oleh masyarakat.

Kedua, menghadapi krisis pangan, seperti kekurangan beras akibat gagal panen atau bencana alam. Ketiga, mengisi kekurangan beras di daerah-daerah yang mengalami kekurangan beras. Dan keempat, mendukung program pemerintah, seperti program bantuan pangan untuk masyarakat miskin.

Menurut informasi Pemerintah, saat ini cadangan beras Pemerintah dalam posisi yang aman-aman saja. Untuk cadangan beras Pemetintah, Perum Bulog mempu menyimpan beras hampir 2 juta ton Cadangan beras pemerintah biasanya disimpan di gudang-gudang yang strategis dan aman, serta dikelola dengan baik untuk memastikan kualitas dan kuantitas beras yang disimpan.

Sekalipun cadangan beras Pemerintah sekarang tidak merisaukan, namun dari sisi pengelolaan terdapat berbagai soal terkait dengan cadangan beras Pemerintah. Berbagai masalah tersebut adalah keterbatasan gudang untuk menyimpan cadangan beras dapat menyebabkan kekurangan ruang penyimpanan dan meningkatkan risiko kerusakan beras.

Selanjutnya, kerusakan beras akibat penyimpanan yang tidak tepat, seperti kelembaban yang tinggi atau serangan hama, dapat menyebabkan kualitas beras menurun. Kemudian, keterlambatan pengelolaan cadangan beras dapat menyebabkan kualitas beras menurun dan meningkatkan risiko kerusakan beras.

Lalu, keterbatasan dana untuk pengelolaan cadangan beras dapat menyebabkan kualitas pengelolaan menurun dan meningkatkan risiko kerusakan beras. Terlihat kurangnya pengawasan terhadap pengelolaan cadangan beras dapat menyebabkan penyalahgunaan dan korupsi. Masih terasa ada ketergantungan pada impor beras dapat menyebabkan ketersediaan beras nasional tidak stabil dan meningkatkan risiko krisis pangan.

Ada keterbatasan infrastruktur, seperti jalan dan pelabuhan, dapat menyebabkan kesulitan dalam pengangkutan dan penyimpanan beras. Terjadinya perubahan cuaca dapat menyebabkan kerusakan beras dan meningkatkan risiko krisis pangan. Keterbatasan sumber daya manusia yang terampil dan berpengalaman dapat menyebabkan kualitas pengelolaan cadangan beras menurun.

Ujung-ujungnya, kekurangan teknologi yang memadai, dapat menyebabkan kualitas pengelolaan cadangan beras menurun dan meningkatkan risiko kerusakan beras. Itu senabnya kehadiran teknologi penyimpanan yang canggih, sangat dituntut kehadirannya. Terlebih bila Pemerintah akan menyimpan gabah setara dengan 3 juta ton beras.

Adanya kebijakan Pemerintah untuk menghentikan impor beras pada tahun 2025 menuntut agar cadqngan beras Pemerintah benar-benar kokoh. Artinya, salah besar kalau Pemerintah berniat menyetop impor tapi cadangan beras Pemerintahnya cenderung merisaukan. Itu sebabnya, menjadi sangat masuk akal bila Pemerintah menugaskan Perum Bulog, menyerap gabah sebanyak-banyaknya.

Keseriusan Presiden Prabowo menjadikan kebijakan swasembada pangan sebagai salah satu program prioritas Kab8net Merah Putih, tentu telah melakukan pengkajian yang mendalam. Mengapa titik tekannya harus ke swasembada pangan dan tidak lagi ke ketahanan atau kedaulatan pangan seperti yang dikembangkan Pemerintah sebelum-sebelumnya ?

Jawabannya jelas, karena swasembada panganlah yang menjadi “kunci masuk” kalau kita ingin memiliki ketahanan dan kedaulatan pangan berkualitas. Maksudnya, bukan ketahanan dan kedaulatan pangan yang bersifat omon-omon saja. Ini penting dipahami, karena tahan pangan dan daulat pangan, terekam masih sangat sulit untuk diwujudkan.

Memang, sejak Indonesia merdeka hingga sekarang, bangsa kita belum pernah mampu memproklamirkan diri sebagai bangsa yang berswasembada pangan. Yang baru dapat kita raih dan telah memperoleh penghargaan dunia, barulah pencapaian swasembada beras. Di luar beras, masih banyak bahan pangan kita impor untuk memenuhi kebutihan pangan strategis didalam negeri.

Pangan, jelas bukan hanya beras. Jadi, bila kita telah mampu mencapai swasembada beras, tidak otomatis meraih swasembada pangan. Untuk mewujudkan swasembada pangan, masih membutuhkan swasembada-swasembada bahan pangan lain seperti jagung, kedele, daging sapi, gula konsumsi, bawang putih dan lain-lain, yang sekarang masih kita impor.

Tekad Pemerintah, agar dalam tempo yang sesingkat-singkatnya dapat mencapai swasembada pangan, bukanlah hal mudah untuk diwujudkan. Butuh adanya kerja keras dan kerja cerdas, sekaligus mampu membaca realitas yang ada. Walau ada yang menyebut swasembada pangan susah diraih hanya dalam waktu 3 tahun ke depan, tapi sikap optimis, tetap harus dimiliki oleh bangsa pejuang.

Untuk itu, mengacu pada pengamatan lapang, maka setidaknya ada sepuluh jurus yang dapat ditempuh dalam mengamankan cadangan beras Pemerintah. Kesepuluh jurus itu adalah : pertama, meningkatkan produksi beras nasional melalui peningkatan produktivitas dan efisiensi pertanian. Kedua, mengembangkan infrastruktur yang memadai, seperti gudang, jalan, dan pelabuhan, untuk mendukung pengelolaan cadangan beras.

Ketiga, menggunakan teknologi yang memadai, seperti sistem pengelolaan gudang dan sistem monitoring kualitas beras, untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas pengelolaan cadangan beras. Keempat,
meningkatkan kapasitas sumber daya manusia yang terlibat dalam pengelolaan cadangan beras melalui pelatihan dan pendampingan.

Kelima, mengembangkan sistem pengelolaan cadangan beras yang efektif dan efisien, termasuk sistem pengelolaan gudang, sistem monitoring kualitas beras, dan sistem pengelolaan keuangan. Keenam, meningkatkan kerja sama antara pemerintah, swasta, dan masyarakat sipil untuk mendukung pengelolaan cadangan beras. Ketujuh,
mengembangkan strategi pengelolaan cadangan beras yang efektif dan efisien, termasuk strategi pengelolaan gudang, strategi monitoring kualitas beras, dan strategi pengelolaan keuangan.

Kedelapan, meningkatkan pengawasan terhadap pengelolaan cadangan beras untuk mencegah penyalahgunaan dan korupsi. Kesembilan, mengembangkan sistem informasi yang memadai untuk mendukung pengelolaan cadangan beras, termasuk sistem informasi tentang ketersediaan beras, kualitas beras, dan keuangan. Dan kesepuluh
meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan cadangan beras untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan beras.

Semoga akan menjadi kenyataan. (PENULIS, KETUA DEWAN PAKAR DPD HKTI JAWA BARAT).

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

24 Februari 2025 Mendatang Pemerintah Berencana Luncurkan Danantara

Next Post

Cara Bahlil Memuji Dirinya Sendiri – Glorifikasi Diri

Related Posts

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai
Economy

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026
Economy

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil
Feature

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Next Post
Pemerintah: Siap-Siap Kalau Kenaikan Harga BBM Terjadi

Cara Bahlil Memuji Dirinya Sendiri - Glorifikasi Diri

Presiden Prabowo dan Peringatan Keras bagi Loyalis Jokowi: Tegas atau Hanya Retorika?

Pejuang yang Bersekutu dengan Musuh: Prabowo dan Jokowi dalam Bayangan Pengkhianatan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...