• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

MENGGONGGONGLAH AGAR KALIFAH TAK MERUSAK DEMOKRASI NEGERI INI!!

fusilat by fusilat
March 23, 2025
in Feature, Politik
0
Menyimak Instagram Bangsa Miring
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Ari Dharma

Acap kali kawan-kawan juru warta mengejutkan saya dengan pemilihan diksi dalam judul berita
mereka. Geram, kesal bahkan marah menjadi diksi pilihan mereka dalam menyarikan pernyataan
sikap atau pidato Presiden terkait penyimpangan yang terjadi di negeri ini.

Sekalipun dalam badan berita saya tak menemukan pernyataan eksplisit beliau mengenai
kegeraman, kekesalan maupun kemarahan tersebut, tak sedikit pun terbersit dalam pikiran bahwa
saya telah menjadi korban dari clickbait mereka.

Ketiadaan pernyataan eksplisit beliau dalam tubuh berita tak serta merta mendorong saya untuk
menuding judul berita sebagai upaya para juru warta untuk menanamkan citra negatif Presiden
sebagai sosok penggeram, pengesal ataupun Pemarah di benak saya.

Dengan penuh kesadaran dan seobjektif-objektifnya, saya menafsirkan penggunaan diksi geram,
kesal serta-marah dalam judul berita mereka sebagai majas hiperbola, upaya untuk memperkuat
kesan tidak setuju Presiden terhadap penyimpangan yang terjadi.

Dan tentu saja untuk memikat saya serta pembaca lainnya agar tertarik membaca tulisan dalam
tubuh berita mereka.

Namun dua hari lalu judul berita di beberapa media mengejutkan saya, bukan karena pemilihan diksi
para juru warta tapi karena pemilihan diksi Presiden dalam potongan pernyataan beliau sebagai
kutipan dalam judul berita.

“Biar Anjing Menggonggong Kita Maju Terus”, demikianlah pernyataan Presiden dalam menanggapi
usaha-usaha entah dari mana untuk menurunkan semangat dan masa depan serta harapan dari
anak-anak muda negeri dalam meraih masa depan cerah dan gemilang melalui rencana
pembangunan pemerintah.

Dalam pernyataan tersebut beliau menggunakan frasa dari potongan peribahasa “Anjing
menggonggong kafilah berlalu”, peribahasa kaya dengan majas metafora serta simile dengan tafsir
makna; fokus pada tujuan dan terus maju tanpa terpengaruh oleh kritik, gangguan maupun
komentar negatif dari orang lain.

Karena beliau melontarkan pernyataan tersebut bersamaan dengan BEM SI melakukan aksi unjuk
rasa serentak dalam menolak RUU TNI, secara kontekstual saya menilai ada keterkaitan antara
pernyataan beliau dengan aksi BEM SI tersebut.

Penilaian tersebut menggiring saya untuk menafsirkan frasa “Biar Anjing Menggonggong Kita Maju
Terus” sebagai ungkapan sikap abai Presiden terhadap pernyataan sikap mahasiswa dengan
berunjuk rasa menolak RUU TNI. Serta pernyataan sudut sudut pandang beliau dalam menempatkan
unjuk rasa mahasiswa sebagai kritik, gangguan atau komentar negatif.

Penafsiran yang mengejutkan, karena hanya beberapa bulan menjelang ulang tahun ke dua puluh
delapan reformasi, pemimpin pilihan bangsa Indonesia bukan saja gagal dalam memahami
kedudukan pemuda dan mahasiswa sebagai pejuang dan pengawal kemerdekaan serta demokrasi
tapi juga gagal memahami makna demokrasi itu sendiri.

Sejarah mengukir peran para pemuda dalam mendorong proklamasi kemerdekaan dengan menculik
Soekarno dan Hatta sehingga berujung pada proklamasi kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus
1945,

Sejarah mencatat peran mahasiswa angkatan 66 dalam memperjuangkan tuntutan rakyat dalam
bentuk Tri Tuntutan Rakyat di mana perjuangan tersebut menjungkalkan Sukarno dari
kedudukannya sebagai Presiden Seumur Hidup.

Sejarah menulis peran mahasiswa angkatan 98 dalam memperjuangkan tuntutan rakyat dalam
bentuk enam tuntutan reformasi dengan hasil digulingkannya Suharto setelah tujuh periode
menjabat sebagai Presiden serta bergulirnya reformasi di negeri ini.

Sebagai angkatan penikmat hasil perjuangan serta pengorbanan para pemuda dan mahasiswa
angkatan 45, 66 dan 98, tentu saja saya berharap agar muncul angkatan baru untuk
memperjuangkan serta mengawal agar demokrasi negeri ini kembali sesuai dengan cita-cita
reformasi.

Oleh karenanya, dengan menggunakan majas metafora dan simile agar serupa dengan Presiden,
izinkan saya untuk berpesan kepada para pemuda, mahasiswa, penggiat demokrasi di dunia nyata
maupun dunia maya, “Menggonggonglah Agar Kalifah Tak Merusak Demokrasi Negeri Ini!!”.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

TNI Bantah Rekruit Guru Jadi Mata- mata di Papua

Next Post

Ketika Rezim Omon-omon Anggap Makan Lebih Penting daripada Kerja

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

Jembatan antara Dunia Pendidikan dan Dunia Kerja, Antara Ideologi dan Fakta Empiris

May 28, 2026
Feature

Ketika Ilmu Dipisahkan Dari Agama (bagian 2 dari 3 tulisan) Mencari Jalan Keluar: Dari Islamisasi Ilmu hingga Sintesa Semu

May 28, 2026
Papua dalam Sorotan Dunia
Feature

Papua dalam Sorotan Dunia

May 28, 2026
Next Post
Ketika Rezim Omon-omon Anggap Makan Lebih Penting daripada Kerja

Ketika Rezim Omon-omon Anggap Makan Lebih Penting daripada Kerja

Profil Dokter Gamal Albinsaid, Calon Lawan Kaesang di Depok

KEPEMIMPINAN PUTIN DAN PRABOWO

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Evakuasi 380 WNI dari Iran Akan Lewat Jalur Darat, Pemerintah: Wilayah Udara Tidak Bisa Dilewati
Birokrasi

Indonesia Kutuk Israel: Mengapa Kak Sugiono Kebakaran Jenggot?

by Karyudi Sutajah Putra
May 25, 2026
0

Jakarta - Fusilatnews -Indonesia dan tujuh negara lain mengutuk keras tindakan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir dan pasukan Israel...

Read more
Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

Tangsel Ngotot Bangun PSEL Sendiri Tanpa Aglomerasi, Proyek Terancam Gagal

May 24, 2026
Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

Aliansi Melawan Rezim Deformasi: Militerisme Bangkit, Reformasi Mati

May 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Jembatan antara Dunia Pendidikan dan Dunia Kerja, Antara Ideologi dan Fakta Empiris

May 28, 2026

Ketika Ilmu Dipisahkan Dari Agama (bagian 2 dari 3 tulisan) Mencari Jalan Keluar: Dari Islamisasi Ilmu hingga Sintesa Semu

May 28, 2026
Papua dalam Sorotan Dunia

Papua dalam Sorotan Dunia

May 28, 2026
PSN PIK 2 Terindikasi Dugaan Korupsi

Prabowo Tidak Berani Mengembalikan Ke UU KPK Yg Awal – Mengejar Koruptor Hingga ke Antartika: Omon-Omon Belaka?

May 28, 2026
Dari Dwifungsi Menuju Omnipresen: Ketika Tentara Mengurus Semuanya

Dari Dwifungsi Menuju Omnipresen: Ketika Tentara Mengurus Semuanya

May 28, 2026
Harapan Rakyat Kandas di Janji Prabowo

Harapan Rakyat Kandas di Janji Prabowo

May 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Jembatan antara Dunia Pendidikan dan Dunia Kerja, Antara Ideologi dan Fakta Empiris

May 28, 2026

Ketika Ilmu Dipisahkan Dari Agama (bagian 2 dari 3 tulisan) Mencari Jalan Keluar: Dari Islamisasi Ilmu hingga Sintesa Semu

May 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist