• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Mengurai Apa Kata TIFA

Ali Syarief by Ali Syarief
June 20, 2025
in Feature, Tokoh
0
Mengurai Apa Kata TIFA
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Pada mulanya adalah sunyi.
Tapi bukan sunyi yang menenangkan, melainkan sunyi yang mencurigakan.
Sunyi yang seperti ruangan rumah sakit menjelang bedah besar,
di mana bau karbol dan rasa takut menggantung di udara.

Lalu muncul Dokter Tifa.
Dengan kata-kata yang kadang terdengar seperti mantera.
Kadang tajam, kadang ngelantur, tapi tak bisa diabaikan.
Dia bukan dokter biasa, bukan pula motivator jalanan yang suka main kata-kata manis.
Tifa adalah pengacak gundukan pasir kekuasaan.
Begitu ia bicara, orang-orang mulai terbatuk,
karena debu kebenaran yang lama disembunyikan akhirnya beterbangan.

Kemudian datang Dr. Roy Suryo—mantan menteri, ahli telematika,
yang lebih sering jadi bahan olok-olok di dunia maya.
Tapi kali ini ia membawa bukan lelucon, melainkan lensa pembesar.
Ia mengarahkannya pada kebohongan yang telah lama dibingkai sebagai “narasi resmi.”
Gambar yang muncul di layar bukan lagi lukisan indah negara hukum,
melainkan sketsa buram konspirasi yang dibingkai rapi.

Lalu melangkah Dr. Rismon Sianipar, ilmuwan dengan jejak riset dan nalar tajam.
Dia bukan orator, tapi data adalah pelurunya.
Dia tidak menggertak, cukup memperlihatkan hasil temuannya.
Dan ketika hasil itu diperlihatkan, kita tahu: ini bukan teori konspirasi,
ini konspirasi nyata yang didandani dengan istilah pembangunan.

Mereka bertiga: Tifa, Roy, dan Rismon,
seperti kunci yang berbeda bentuknya,
tapi ternyata satu demi satu pas di lubang yang sama.
Lalu… klik!
Kotak itu terbuka.

Ya, Kotak Pandora.
Kotak yang dulu katanya hanya mitos.
Orang-orang menyindir, mencibir,
“Mana buktinya? Halu!”

Tapi setelah dibuka,
meluberlah isi kotak itu:
rahasia-rahasia kekuasaan,
dosa-dosa rezim,
dan kebusukan yang selama ini ditaburi parfum pencitraan.

Lalu muncul lagi suara dari tepi kotak.
Dokter Zul, yang biasanya hanya tampil di seminar dan ruang diskusi,
kini bersuara lantang: “Apa yang mereka buka adalah benar.”
Dan suara itu disambung oleh Beathor Suryadi—
bukan aktivis biasa, tapi petinggi partai penguasa!
Suaranya parau tapi jelas:
“Kita semua tahu ini, tapi kita dibungkam.”

Apa yang terjadi?
Kebenaran yang lama dikunci kini mencari tempat berpijak.
Ia tak peduli lagi mau disambut atau tidak.

Dan di pojokan sana, seorang Ir. Kasmudjo—
rakyat biasa yang malang—
tiba-tiba menjadi saksi hidup dari babak paling busuk dalam drama republik.
Ia tak punya pangkat, tak punya media,
tapi ia punya luka. Dan luka itu bicara.


Kini, rakyat menyaksikan isi kotak itu.
Sebagian masih menyangkal.
Sebagian lagi mulai merangkai potongan-potongan cerita.
Ada yang terdiam karena takut,
ada yang marah karena tertipu,
dan ada pula yang justru menyeringai,
karena tahu:
sebuah zaman sedang berganti.

Zaman di mana mereka yang membongkar bukan lagi disebut pengkhianat,
melainkan penyelamat.

Karena kebenaran—
meski disimpan dalam kotak baja—
selalu punya cara untuk meluber.
Dan kali ini, kuncinya sudah ditemukan.

Dan TIFA, dalam semua artikulasinya,
hanyalah genderang kecil yang membangunkan nurani kita,
yang lama tertidur dalam nyanyian propaganda.


“Apa kata TIFA?”
Itu bukan sekadar pertanyaan.
Itu gema dari kebenaran yang tak bisa lagi ditahan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Danantara Akan Suntik Garuda – Sering Disuapi~Lupa Cara Makan

Next Post

Mencuri Apple:  “Pencuri boleh licik, tapi kalau dungu, itu sudah keterlaluan.”

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?
Feature

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026
Feature

Pemikiran Hibrid RA Kartini: Lokal dalam Pengalaman, Universal dalam Gagasan

April 22, 2026
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda
Feature

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
Next Post
Mencuri Apple:  “Pencuri boleh licik, tapi kalau dungu, itu sudah keterlaluan.”

Mencuri Apple:  “Pencuri boleh licik, tapi kalau dungu, itu sudah keterlaluan.”

Jokowi Cawe-cawe, Prabowo Terima Kasih

Pesan Rakyat untuk Prabowo yang Masih Diabaikan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda
Feature

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

by Karyudi Sutajah Putra
April 22, 2026
0

Jakarta - Jika sebelumnya ada Fadli Zon dan Fahri Hamzah, atau duo F, kini ada Ade Armando dan Abu Janda,...

Read more
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026

Pemikiran Hibrid RA Kartini: Lokal dalam Pengalaman, Universal dalam Gagasan

April 22, 2026
Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas

Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas

April 22, 2026
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist