• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Politik

Menimbang Peluang Gibran Dampingi Anies di 2024

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
November 17, 2022
in Politik
0
Menimbang Peluang Gibran Dampingi Anies di 2024

Dok.Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Fusilatnews.com – Bekas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bertemu dengan Wali Kota Solo, Jawa Tengah, Gibran Rakabuming Raka di Solo, Selasa (15/11/2022) pagi. Meski keduanya mengaku tak ada pembahasan politik saat pertemuan itu, namun Partai Nasdem mengisyaratkan terbukanya peluang Gibran mendampingi Anies di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Bagaimana peluang Gibran?

Diketahui, Anies telah resmi diusung Nasdem sebagai capres pada pilpres mendatang. Pada saat yang sama, Anies diberi keleluasaan untuk memilih siapa cawapres yang akan mendampinginya. “Tapi kalau kemudian Gibran dipantaskan untuk menjadi cawapres Anies, kenapa tidak?” kata Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali dikutip dari Kompas.com, Kamis (17/11/2022)

Diketahui, untuk dapat mengajukan capres, Nasdem perlu berkoalisi dengan partai lain. Sejauh ini, penjajakan koalisi masih terus dilakukan Nasdem dengan Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Kedua parpol itu tak mempersoalkan Anies diusung menjadi capres. Namun yang jadi persoalan, keduanya memiliki calon wakil presiden yang dijagokan, yakni Agus Harimurti Yudhoyono (Demokrat) dan Ahmad Heryawan (PKS).

Sementara itu, Ali memandang bahwa putra pertama Presiden Joko Widodo yang juga politikus PDI Perjuangan itu memenuhi kualifikasi untuk diajukan sebagai cawapres Anies.  Apalagi, kata dia, Anies turut mengapresiasi kinerja Gibran dalam membangun Kota Solo.

Di sisi lain, PKS dan Demokrat kompak bahwa nama Gibran belum pernah muncul dalam usulan sebagai cawapres Anies. Namun, PKS mempersilakan Nasdem bila ingin mengajukan Gibran sebagai cawapres. “Kalau Nasdem mau ajukan Mas Gibran, ya itu haknya Nasdem. Silakan disampaikan secara resmi di tim komunikasi koalisi tiga pihak,” kata Juru Bicara PKS M Kholid, Rabu (16/11/2022).

Tidak Sopan

Terpisah, politikus PDI-P Deddy Yevri Sitorus menilai Anies Baswedan tidak sopan jika mengunjungi Gibran Rakabuming Raka dengan tujuan menggaet sebagai pendamping di Pilpres 2024. “Saya tidak tahu apakah itu ada hubungan dengan pernyataan Ahmad Ali. Kalau benar ada, maka apa yang dilakukan Anies itu tidak sopan,” kata Deddy, Rabu (16/11/2022).

Menurut dia, Anies semestinya paham bahwa Gibran adalah kader PDI-P. Oleh karena itu, Gibran wajib mengikuti aturan internal partai untuk tidak membahas pencapresan sebelum Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri berbicara. “Seharusnya, Anies memahami bahwa Gibran terikat dengan aturan yang ada di internal PDI Perjuangan,” ujarnya.

Terkait peluang Gibran mendampingi Anies, Deddy menegaskan hanya bisa ditentukan oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Respons Gibran

Saat ditemui media di Balai Kota Solo, Gibran mengatakan, tidak ada tanggapan mengenai peluang cawapres yang diisyaratkan Partai Nasdem. “Tidak ada tanggapan,” ucap Gibran di Solo, Jawa Tengah, pada Rabu (16/11/2022).

Suami Selvi Ananda ini menambahkan dirinya ingin berusaha merangkul semua pihak. Gibran ingin merangkul semua kalangan. “Kalau urusan chemistry aku ke semua orang berusaha untuk bisa bergaul ya. Itu pandangan politik biasa. Karo sopo-sopo ya koncoan ya. Berkawan dengan semua,” ungkap putra sulung Presiden Jokowi.

Kepribadian Gibran yang berusaha merangkul semua kalangan ini mendapat pujian dari mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Menurut Gibran apa yang dilakukannya tersebut karena dirinya ingin belajar dari semua orang. “Kita bukan membaur ya, berguru. Berguru ke Rocky Gerung, berguru ke Pak Anies. Berguru itu tidak harus sama satu partai atau satu kubu. Berguru sama semua orang,” ungkap dia.

Tak ada yang spesial

Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Adi Prayitno menilai, tak ada yang spesial dari pertemuan Anies dengan Gibran. Menurut dia, pertemuan itu bukan untuk mencari restu Presiden Joko Widodo terkait rencana pencalonan Anies sebagai presiden pada pemilu mendatang. “Secara politik elektoral tak ada yang spesial, sebatas pertemuan biasa mantan Gubernur Jakarta dengan Wali Kota Solo,” kata Adi, Rabu (16/11/2022).

“Gibran bukan elite yang bisa memengaruhi keputusan politik srategis di level nasional, misalnya urusan koalisi atau soal dukungan Jokowi,” tuturnya.

Memang, Gibran merupakan kader PDI Perjuangan. Namun, kata Adi, keputusan soal koalisi dan pencapresan PDI-P merupakan hak prerogatif Megawati. Oleh karenanya, kecil kemungkinan Anies mengupayakan lobi politik lewat putra sulung Presiden Jokowi itu. “Soal dukungan Jokowi di Pilpres 2024 nanti tak bisa juga lewat Gibran. Secara politik elektoral itu tak ada efek apa pun,” ujarnya.

Menurut Adi, dari pertemuan itu Anies justru ingin memberi kesan bahwa dirinya bisa berkomunikasi dengan semua pihak, termasuk yang selama ini sangat kontra. Anies juga dinilai hendak menyindir pihak dan kelompok tertentu yang tak mau berkomunikasi dengan dirinya, khususnya elite PDI-P. “Bahkan pertemuan dengan Gibran sebagai bentuk satire bahwa Anies terbuka dengan siapa pun, bukan seperti mereka yang anti-Anies dan menutup ruang komunikasi,” kata Adi. (F-2)

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Inilah Deretan Para Pemimpin Negara yang Pulang Cepat Sebelum KTT G20 Berakhir.

Next Post

Data PeduliLindungi Dibobol Bjorka, Jual Data Para Menteri

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Jangan Lawan Parpol!
Feature

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat
News

Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)
Feature

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Next Post
Data PeduliLindungi Dibobol Bjorka,  Jual Data Para Menteri

Data PeduliLindungi Dibobol Bjorka, Jual Data Para Menteri

Aturan Berkunjung ke Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Saat Sudah Buka, Seperti Apa?

Aturan Berkunjung ke Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Saat Sudah Buka, Seperti Apa?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?
Law

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

by fusilat
April 24, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Masyarakat tengah menunggu putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam judicial review (uji materiil) Undang-Undang (UU) No. 34 Tahun 2004...

Read more
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Media Sosial: Dari Hiburan Menjadi Candu yang Diproduksi

Media Sosial: Dari Hiburan Menjadi Candu yang Diproduksi

April 24, 2026
Logika Tol di Laut Bebas: Kebijakan atau Kecanggungan?

Logika Tol di Laut Bebas: Kebijakan atau Kecanggungan?

April 24, 2026

Perang, Kepentingan Global, dan Harapan Kemerdekaan Palestina

April 24, 2026

KETIKA PENDAMAI DITUDUH MENISTA AGAMA

April 24, 2026

Kabar dari Gedung Parlemen: Kapan KTP Naik Pamor?

April 24, 2026
Memperluas Koter, Mempersempit Ruang Sipil

Memperluas Koter, Mempersempit Ruang Sipil

April 24, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Media Sosial: Dari Hiburan Menjadi Candu yang Diproduksi

Media Sosial: Dari Hiburan Menjadi Candu yang Diproduksi

April 24, 2026
Logika Tol di Laut Bebas: Kebijakan atau Kecanggungan?

Logika Tol di Laut Bebas: Kebijakan atau Kecanggungan?

April 24, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist