Jakarta International Stadium merupakan Stadion mega yang dibangun dengan biaya Rp 4,5 triliun bersumber dari APBD DKI Jakarta itu awalnya diklaim tak penuhi standar FIFA karena ketiadaan area parkir dan akses keluar masuk penonton dan kini diklaim oleh Manteri Basuki tak penuhi syarat berdasarkan rekomendasi Chairman Karya Rama Prima (KaerPe), Qamal Mustaqim, perusahaan yang memasok rumput GBK
Jakarta – Fusilatnews – Hasil inspeksi bersama Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono. Menteri Basuki memaparkan, berdasarkan Chairman Karya Rama Prima (KaerPe), Qamal Mustaqim, perusahaan yang mengurus rumput Stadion GBK, rumput di JIS harus diganti semuanya. karena diklaim tidak memenuhi standar FIFA dan akan diganti semuanya untuk bisa menggelar Piala Dunia U-17 2023.
“Hari ini kami melihat JIS, stadion yang bagus, namun kami evaluasi. Kalau nanti dievaluasi FIFA mudah mudahan sudah bisa dapat memenuhi standar. Di antaranya salah satu yang utama adalah rumput. Kondisi rumput sekarang menurut evaluasi ahlinya, yang juga mengevaluasi 22 stadion termasuk yang memasang rumput GBK untuk Asian Games, jelas tidak masuk standar FIFA kalau dengan kondisi sekarang,” papar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono di Jakarta International Stadium (JIS)
“Namun ada solusinya. Kita akan ganti semua rumput tersebut, sesuai dengan ahlinya beliau [Qamal]. Pak Qamal sebagai ahli agronomi untuk rumput di stadion. Menurut beliau, harus diganti, kalau mau tiga bulan bisa dipakai. Itu jangka pendek saja,” ucap Basuki.
“Nanti kalau jangka panjangnya, mungkin harus diubah rumputnya. Jadi itu salah satunya, rumput yang sekarang tidak dapat memenuhi kriteria FIFA sesuai dengan pengalaman beliau. Itu akan diganti dengan rumput yang lain untuk bisa dipakai [Piala Dunia] U-17,” sambung Basuki.
Menteri Basuki menegaskan akan melakukan sejumlah renovasi terhadap fasilitas di JIS, termasuk akses masuk dan keluar stadion yang saat ini hanya satu pintu. Basuki berharap JIS bisa masuk standar FIFA untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 2023.
“Insya Allah kalau diperiksa FIFA bisa memenuhi syarat untuk bisa dipakai. Sayang kalau stadion yang sudah begini tidak memenuhi syarat. Sangat disayangkan. Untuk itu kita upayakan supaya ini bisa masuk kriteria standar FIFA,” ucap Basuki.
“Semua keroyokan, jadi kalau nanti diperiksa FIFA bisa insya Allah memenuhi syarat untuk dipakai. Sayang kalau stadion sudah begini, enggak memenuhi syarat. Sangat disayangkan,” kata Basuki
Jakarta International Stadium merupakan Stadion mega yang dibangun dengan biaya Rp 4,5 triliun bersumber dari APBD DKI Jakarta itu awalnya diklaim tak penuhi standar FIFA karena ketiadaan area parkir dan akses keluar masuk penonton dan kini diklaim oleh Manteri Basuki tak penuhi syarat berdasarkan rekomendasi Chairman Karya Rama Prima (KaerPe), Qamal Mustaqim, perusahaan yang memasok rumput GBK

























