Baginya karena sudah tidak menjadi anggota dewan, cara dia bertindak, mengkritik, tidak boleh sembarangan. Maka itu Fahri Hamzah kini mengaku sedang menikmati menjadi rakyat biasa yang tengah membangun partai dan membuka usaha tambak udang di daerah
Jakarta-Fusilatnews.–Kita semua tahu tentang bagaimana Fahri Hamzah melontarkan kritikannya yang tajam dan keras terhadap kebijakan presiden Jokowi namun kini nampak manis ke Jokowi. Tabiat itu seakan berbeda 180 derajat saat dirinya masih duduk di kursi DPR RI
Lantas, apa yang terjadi dengan Fahri Hamzah sebenarnya sampai kini nampak lebih sering tersenyum manis dengan Jokowi. Terlebih ketika main ke Istana. Dan apa peristiwa besar yang terjadi sebenarnya?
Terkait hal ini Fahri Hamzah kemudian menjelaskannya secara rinci. Menurut Fahri, dirinya kini hanya tengah menjalankan fungsinya sebagai rakyat biasa yang tengah membangun Partai Gelora.
Soal mengapa dia tak lagi rajin mengkritik Pemerintah, lantaran dirinya mengaku susud tidak lagi menjadi anggota DPR RI.
“Intinya sekarang saya enggak mau ambil alih pekerjaannya anggota dewan, mereka kan yang terima gaji kan? Biar mereka saja yang kerja. Kita cari makan sendiri saja susah,” kata Fahri Hamzah di saluran Q and A, disitat Senin (22/5)
Soal mengapa dahulu garang bak singa dan getol menyerang, itu karena dahulu dia mengaku digaji oleh rakyat untuk mengkritik Pemerintah. Sementara sekarang, sudah tak diberikan gaji lagi, dan lepas dari ikatan sumpah anggota dewan.
“Kenapa dulu getol kritik, ya karena digaji oleh rakyat, untuk mengkritik pemerintah. Ya sekarang sudah enggak ada gajinya, masa kritik terus.”
Fahri Hamzah pun sempat ditanya apakah ada peristiwa besar seperti dia digaji untuk tidak melempar kritik pedas ke Pemerintah lagi. Fahri lantas menjawabnya tidak ada.
Dia mengaku, andaipun dia kini lebih banyak diam itu karena benar-benar pilihan dirinya sendiri.
Maka itu, setiap anggota dewan yang diberi tugas untuk awasi jalannya pemerintahan, harus melakukannya dengan benar. Dan ketika tidak lagi bertugas, jangan lagi seolah-olah memiliki kewenangan untuk itu.
Fahri kemudian ditanya soal bagaimana sikapnya saat ini, apakah masih mau menuntut KPK dibubarkan. Fahri kemudian enggan menanggapinya.
“Saya kan enggak lagi di Senayan. Tetapi kalau saya jadi presiden, setahun korupi saya hilangkan.”
Baginya karena sudah tidak menjadi anggota dewan, cara dia bertindak, mengkritik, tidak boleh sembarangan. Maka itu Fahri Hamzah kini mengaku sedang menikmati menjadi rakyat biasa yang tengah membangun partai dan membuka usaha tambak udang di daera
.























