• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

MU: PDIP Komit Perkuat Koperasi dan UMKM Memasuki Revolusi Industri 5.0

fusilat by fusilat
July 7, 2024
in Economy, News, Pojok KSP
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Fusilatnews – “Memasuki era Revolusi Industri 5.0, koperasi dan UMKM harus pandai-pandai menyiasati kondisi dan adaptif supaya tidak terlindas oleh roda zaman. Sebab itu, PDI Perjuangan tetap berkomitmen untuk membersamai dan memperkuat koperasi dan UMKM,” kata anggota Komisi IV DPR RI I Made Urip saat dihubungi, Sabtu (6/7/2024).

Ya, koperasi merupakan sistem ekonomi paling ideal bagi Indonesia, sebagaimana tersurat dalam Pasal 31 ayat (1) Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, yang berbunyi, “Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan.”

Akan tetapi dalam praktiknya, koperasi tidak berdaya ketika menghadapi sistem ekonomi liberal/kapitalis seperti konglomerasi, dan juga disrupsi teknologi di era Revolusi Industri 4.0 memasuki Revolusi Industri 5.0 ini.

Begitu pun usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Apalagi di tengah disrupsi teknologi era Revolusi Industri 4.0 yang kini mulai memasuki Revolusi Industri 5.0.

“Sebab itu, peran Bidang Koperasi dan UMKM di PDI Perjuangan kian menemukan relevansi dan momentumnya,” jelas MU, panggilan akrab I Made Urip.

Diberitakan, MU adalah salah seorang kader yang baru saja dilantik Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menjadi Ketua DPP PDIP Bidang Koperasi dan UKM, Jumat (5/7/2024).

MU dilantik bersama puluhan kader lainnya sebagai Pengurus DPP PDIP hingga 2025 yang merupakan perpanjangan dari Pengurus DPP PDIP Periode 2019-2024 karena pada November nanti ada momentum Pilkada 2024, sehingga Kongres PDIP yang sebelumnya dijadwalkan tahun ini diundur menjadi tahun 2025. Konsekuensinya,.masa bakti pengurus pun diperpanjang sampai 2025. Perubahan tersebut telah disahkan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.

Posisi MU pun turut berubah, dari sebelumnya Ketua DPP PDIP Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan menjadi Ketua DPP PDIP Bidang Koperasi dan UKM.

Apakah mitra kerja MU di DPR RI dengan pemerintah pun akan berubah dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Kementerian Pertanian, kini menjadi bermitra dengan Kementerian Koperasi dan UKM serta Kementerian BUMN?

Sebagai anggota DPR RI, apa penugasannya di komisi juga akan berpindah, dari semula Komisi IV yang membidangi partanian, lingkungan hidup dan kehutanan, ke Komisi VI yang membidangi Koperasi, UMKM dan BUMN?

MU mengaku siap ditugaskan di mana saja. “Sebagai petugas partai, ibarat prajurit, kita harus siap ditempatkan di mana saja,” ujar wakil rakyat asal Bali ini dengan nada diplomatis.

Adapun tugasnya di partai saat ini adalah memberdayakan anggotanya melalui koperasi dan UMKM yang tentu saja tidak mudah ketika berhadapan dengan konglomerasi dan disrupsi teknologi era Revolusi Industri 4.0 serta memasuki Revolusi Industri 5.0.

“Inti koperasi itu gotong-royong. Ini selaras dengan visi PDIP yang juga berbasis gotong-royong. Apalagi anggota dan konstituen PDIP mayoritas adalah ‘wong cilik’ seperti anggota koperasi dan pelaku UMKM. Kami tetap berkomitmen untuk memajukan koperasi dan UMKM,” jelas legislator yang sudah lima periode ini duduk di Senayan secara berturut-turut sejak 1999.

MU pun sudah memetakan tantangan koperasi dan UMKM di tengah disrupsi teknologi pada era Revolusi Industri 4.0 memasuki Revolusi Industri 5.0 ini supaya tidak makin tergerus oleh konglomerasi dan disrupsi teknologi.

Yakni, kata MU, kualitas kelembagaan, daya saing dan disrupsi teknologi. “Jadi harus dilakukan penguataan kapasitas kelembagaan dan sumber daya manusia supaya berdaya saing tinggi, dan adaptif terhadap teknologi informasi,” paparnya.

Revolusi Industri 4.0 atau sering disebut dengan “cyber physical system” merupakan revolusi yang menitikberatkan pada otomatisasi serta kolaborasi antara teknologi siber.

Adapun Revolusi Industri 5.0 adalah model produksi yang menekankan interaksi dan kolaborasi antara manusia dan mesin.

“Fokus dari Revolusi Industri 5.0 adalah bagaimana teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan peran manusia, dan mengoptimalkan kemampuan mereka dalam lingkungan industri,” paparnya.

Dalam Revolusi Industri 5.0, kata MU, manusia dan mesin bekerja bersama untuk mencapai hasil yang lebih baik serta meningkatkan efisiensi. Salah satu contoh Revolusi Industri 5.0 adalah penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam sistem manufaktur.

Tantangan yang dihadapi UMKM pun, menurut MU, tidak jauh berbeda dengan koperasi, namun UMKM tidak menyangkut kelembagaan. “Tapi tantangan UMKM ditambah dengan akses permodalan ke bank yang sering kali tidak mudah,” cetusnya.

MU berpendapat, daya tahan dan kekuatan koperasi dan UMKM dalam perekonomian nasional sangatlah dahsyat. “Apalagi saat Indonesia dilanda krisis ekonomi beberapa kali, koperasi dan UMKM inilah yang sanggup bertahan dan tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Sebaliknya, konglomerasi banyak yang ambruk bahkan meninggalkan utang ke negara,” tukas politisi “low profile” Ini.

Mengutip data Kementerian Koperasi dan UKM, MU pun membeberkan saat ini jumlah koperasi di Indonesia mencapai 130 ribu unit dengan jumlah anggota mencapai 29 juta orang dan volume usaha Rp197 triliun dan aset Rp281 triliun.

“Adapun jumlah UMKM di Indonesia mencapai 65,4 juta dan dapat menyerap 123 juta tenaga kerja,”:tuturnya.

Di era digital ini, kata MU, digitalisasi koperasi makin penting, dan merupakan peluang emas karena saat ini pasar digital di Indonesia sebesar 44 miliar dollar AS, dan di tahun 2025 diprediksi sekitar 125 milliar dolar AS.

“Jika seluruh koperasi dilakukan digitalisasi, dengan anggota yang lebih dari 29 juta, tentu akan menjadi potensi yang sangat luar biasa. Sebab itu, sekali lagi, PDIP akan selalu membersamai dan menguatkan koperasi dan UMKM,” tandasnya.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

BAHENOL

Next Post

Sistem Perpolitikan Indonesia Butuh Pembenahan Total

fusilat

fusilat

Related Posts

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi
Birokrasi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya
Birokrasi

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Next Post
Sistem Perpolitikan Indonesia Butuh Pembenahan Total

Sistem Perpolitikan Indonesia Butuh Pembenahan Total

Kawasan Perumahan Tidak Aman bagi Anak Terkait Buruknya Kondisi Kesehatan Saat Remaja.

Kawasan Perumahan Tidak Aman bagi Anak Terkait Buruknya Kondisi Kesehatan Saat Remaja.

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

by Karyudi Sutajah Putra
April 23, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Untuk ke-9 kalinya, Setara Institute merilis data Indeks Kota Toleran (IKT). Ada 10 kota yang masuk dalam kategori...

Read more
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial

Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial

April 24, 2026

Genosida oleh Israel serta Konsekuensi Balasannya Menurut Al-Qur’an & Hadits

April 24, 2026
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial

Mitos Kartini dan Rekayasa Sejarah: Antara Emansipasi dan Politik Kolonial

April 24, 2026

Genosida oleh Israel serta Konsekuensi Balasannya Menurut Al-Qur’an & Hadits

April 24, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...