• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News Komunitas

Muhammadiyah Lebih Menghargai Prestasi Kemanusiaan Kader daripada Jabatan Menteri

Mahdi Djakakarta Putra by Mahdi Djakakarta Putra
July 6, 2026
in Komunitas, News
0
Muhammadiyah Lebih Menghargai Prestasi Kemanusiaan Kader daripada Jabatan Menteri
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA —FusilatNews.-– Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DKI Jakarta menggelar Pengajian Bulanan dalam rangka memperingati Hari Bermuhammadiyah di Markas Dakwah Muhammadiyah DKI Jakarta, Jalan Kramat Raya No. 49, Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan yang dipimpin Ketua PWM DKI Jakarta H. Abu Bakar itu menghadirkan Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Dzulfikar Ahmad Tawalla, yang juga menjabat Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah.

Dalam tausiyahnya, Dzulfikar menekankan bahwa tradisi Muhammadiyah tidak pernah menjadikan jabatan politik sebagai ukuran utama keberhasilan kader. Menurutnya, yang lebih dihargai adalah karya nyata, dedikasi, dan kontribusi kemanusiaan yang diberikan kepada masyarakat.

“Muhammadiyah tidak terlalu kagum jika kadernya menjadi menteri. Yang lebih penting adalah bagaimana kader mampu melahirkan prestasi, membangun karakter umat, serta memberi manfaat bagi bangsa dan kemanusiaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, budaya Muhammadiyah selama ini lebih menekankan pembinaan manusia, pendidikan, dan pengabdian sosial dibandingkan pencapaian kekuasaan politik.

Tantangan SDM Pekerja Migran

Dalam kesempatan itu, Dzulfikar juga berbagi pengalaman sejak bergabung di Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. Menurutnya, lingkungan kementerian yang kini dipimpinnya memiliki keberagaman latar belakang organisasi keagamaan.

“Di kementerian banyak simbol Nahdlatul Ulama, mulai dari nama masjid hingga ruangan yang menggunakan nama KH Abdurrahman Wahid. Mitra kami yang mencapai sekitar 500 pekerja migran juga banyak berasal dari kalangan Ansor,” katanya.

Namun, ia menegaskan bahwa perbedaan latar belakang organisasi tidak menjadi persoalan selama seluruh pihak bekerja untuk kepentingan bangsa dan perlindungan pekerja migran Indonesia.

Dzulfikar menyoroti masih rendahnya kualitas sumber daya manusia pekerja migran Indonesia, terutama dalam penguasaan bahasa asing dan kompetensi kerja. Padahal, menurutnya, peluang kerja di sejumlah negara maju, termasuk Jerman, sangat terbuka.

“Permintaan tenaga kerja Indonesia cukup tinggi, tetapi banyak peluang belum bisa dipenuhi karena keterbatasan kemampuan bahasa dan kompetensi,” ujarnya.

Karena itu, ia mendorong organisasi otonom (Ortom) Muhammadiyah agar lebih aktif menyelenggarakan pelatihan keterampilan dan kursus bahasa asing bagi generasi muda.

Menurutnya, persaingan tenaga kerja global kini semakin ketat, terutama dengan perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang telah mengubah berbagai sektor industri.

“AI mampu mempercepat proses produksi, termasuk industri fesyen yang kini bisa membuat pakaian hanya berdasarkan hasil pemindaian tubuh pelanggan. Dunia berubah sangat cepat dan kita harus menyiapkan SDM yang mampu bersaing,” katanya.

Jangan Wariskan Generasi Lemah

Mengutip ajaran Al-Qur’an, Dzulfikar mengingatkan pentingnya menyiapkan generasi yang kuat secara ilmu, karakter, dan ekonomi.

“Al-Qur’an mengingatkan agar kita tidak meninggalkan generasi yang lemah. Setiap zaman memiliki tantangan dan pahlawannya sendiri. Karena itu Muhammadiyah harus terus melahirkan generasi unggul,” ujarnya.

Ia juga menceritakan pengalamannya bertemu pekerja migran asal Gresik yang bekerja sebagai koki di Rumania dengan penghasilan tinggi karena memiliki keterampilan yang dibutuhkan.

Pengajian Bulanan Muhammadiyah DKI

Ketua PWM DKI Jakarta H. Abu Bakar dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta pengajian yang berasal dari unsur Pimpinan Wilayah Aisyiyah, organisasi otonom Muhammadiyah, pimpinan cabang dan ranting, serta berbagai elemen persyarikatan.

Hadir di antaranya jajaran Pimpinan Wilayah Aisyiyah DKI Jakarta, pengurus Pemuda Muhammadiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), para dosen, tokoh masyarakat, dan kader Muhammadiyah dari berbagai wilayah di Jakarta.

Abu Bakar mengatakan pengajian bulanan yang diselenggarakan setiap Sabtu pertama setiap bulan menjadi sarana memperkuat ukhuwah, memperdalam pemahaman keislaman, sekaligus memperkuat komitmen dakwah Muhammadiyah.

Ia juga mengingatkan bahwa warga Muhammadiyah tetap memiliki kebebasan menyampaikan aspirasi sebagai warga negara, namun aktivitas politik praktis tidak boleh mengatasnamakan organisasi tanpa keputusan resmi dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

“Kader Muhammadiyah boleh berpartisipasi sebagai warga negara, tetapi organisasi memiliki mekanisme dan garis kebijakan sendiri yang harus dihormati,” ujarnya.

Pengajian berlangsung dalam suasana hangat dan diakhiri dengan silaturahmi antarwarga Muhammadiyah serta diskusi mengenai penguatan dakwah, pendidikan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia di tengah tantangan global.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dekrit 5 Juli 1959: Ketika Jalan Pintas Menjadi Tradisi Kekuasaan

Next Post

Prabowo Tak Berdaya Memperkuat Rupiah

Mahdi Djakakarta Putra

Mahdi Djakakarta Putra

Related Posts

TVRI Beli Hak Siar Piala Dunia Rp1,3 Triliun – Tuai Sorotan. Kontras dengan Tekanan Ekonomi Nasional
Birokrasi

TVRI Beli Hak Siar Piala Dunia Rp1,3 Triliun – Tuai Sorotan. Kontras dengan Tekanan Ekonomi Nasional

July 6, 2026
Pemerintah Tetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Bukan Hari Libur Nasional
News

Pemerintah Tetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Bukan Hari Libur Nasional

July 6, 2026
Pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan TNI dan Komando Teritorial adalah Ancaman Bagi Demokrasi dan Supremasi Sipil
Birokrasi

Pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan TNI dan Komando Teritorial adalah Ancaman Bagi Demokrasi dan Supremasi Sipil

July 5, 2026
Next Post
Aksi Jual SUN Dorong Nilai Tukar Rupiah Jatuh ke Level Terendah dalam 4 Tahun

Prabowo Tak Berdaya Memperkuat Rupiah

TVRI Beli Hak Siar Piala Dunia Rp1,3 Triliun – Tuai Sorotan. Kontras dengan Tekanan Ekonomi Nasional

TVRI Beli Hak Siar Piala Dunia Rp1,3 Triliun - Tuai Sorotan. Kontras dengan Tekanan Ekonomi Nasional

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Tuding Pemerintah Tidak Serius, Hanya  Seolah – olah Dalam Menindak Pelaku Judi Online
Birokrasi

Hari Bhayangkara ke-80, Ini Catatan IPW

by Karyudi Sutajah Putra
July 2, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.-- Peringatan Hari Bhayangkara atau Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Polri saat ini ditandai dengan hadiah manis bagi...

Read more
Robohnya Benteng Moral Kami

Robohnya Benteng Moral Kami

July 1, 2026
Hendardi: Jangan Normalisasi Multifungsi TNI, Sekolah Rakyat Bukan Barak Militer

Hendardi: Jangan Normalisasi Multifungsi TNI, Sekolah Rakyat Bukan Barak Militer

July 1, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
TVRI Beli Hak Siar Piala Dunia Rp1,3 Triliun – Tuai Sorotan. Kontras dengan Tekanan Ekonomi Nasional

TVRI Beli Hak Siar Piala Dunia Rp1,3 Triliun – Tuai Sorotan. Kontras dengan Tekanan Ekonomi Nasional

July 6, 2026
Aksi Jual SUN Dorong Nilai Tukar Rupiah Jatuh ke Level Terendah dalam 4 Tahun

Prabowo Tak Berdaya Memperkuat Rupiah

July 6, 2026
Muhammadiyah Lebih Menghargai Prestasi Kemanusiaan Kader daripada Jabatan Menteri

Muhammadiyah Lebih Menghargai Prestasi Kemanusiaan Kader daripada Jabatan Menteri

July 6, 2026
Dekrit 5 Juli 1959: Ketika Jalan Pintas Menjadi Tradisi Kekuasaan

Dekrit 5 Juli 1959: Ketika Jalan Pintas Menjadi Tradisi Kekuasaan

July 6, 2026
Pemerintah Tetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Bukan Hari Libur Nasional

Pemerintah Tetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Bukan Hari Libur Nasional

July 6, 2026

Good Governance itu Sunatullah

July 6, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

TVRI Beli Hak Siar Piala Dunia Rp1,3 Triliun – Tuai Sorotan. Kontras dengan Tekanan Ekonomi Nasional

TVRI Beli Hak Siar Piala Dunia Rp1,3 Triliun – Tuai Sorotan. Kontras dengan Tekanan Ekonomi Nasional

July 6, 2026
Aksi Jual SUN Dorong Nilai Tukar Rupiah Jatuh ke Level Terendah dalam 4 Tahun

Prabowo Tak Berdaya Memperkuat Rupiah

July 6, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist