• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

TVRI Beli Hak Siar Piala Dunia Rp1,3 Triliun – Tuai Sorotan. Kontras dengan Tekanan Ekonomi Nasional

fusilat by fusilat
July 6, 2026
in Birokrasi, News, Sport
0
TVRI Beli Hak Siar Piala Dunia Rp1,3 Triliun – Tuai Sorotan. Kontras dengan Tekanan Ekonomi Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta-FusilatNews – Ada ironi yang sulit diabaikan. Di saat pemerintah terus mengajak rakyat berhemat, memangkas anggaran di berbagai sektor, dan mengakui bahwa ekonomi belum sepenuhnya pulih, justru muncul kabar TVRI menggelontorkan sekitar Rp1,3 triliun untuk memperoleh paket hak media FIFA.

Memang, manajemen TVRI menjelaskan bahwa angka itu bukan hanya untuk Piala Dunia 2026, melainkan juga mencakup beberapa turnamen FIFA lainnya hingga 2027. Penjelasan tersebut penting. Namun, ia tidak otomatis menghapus pertanyaan yang lebih mendasar: apakah sekarang adalah waktu yang tepat untuk pengeluaran sebesar itu?

Pertanyaan itu lahir bukan karena publik anti-sepak bola. Piala Dunia adalah pesta olahraga terbesar di planet ini. Menyiarkannya merupakan kebanggaan bagi setiap lembaga penyiaran nasional. Yang dipersoalkan adalah konteksnya.

Ekonomi Indonesia sedang berjalan di atas jalan yang tidak sepenuhnya mulus. Nilai tukar rupiah masih menghadapi tekanan. Daya beli masyarakat belum sepenuhnya pulih. Di berbagai daerah, pemutusan hubungan kerja masih terjadi. Banyak keluarga harus menyesuaikan pengeluaran agar kebutuhan pokok tetap terpenuhi.

Dalam situasi seperti itu, setiap rupiah uang negara semestinya memiliki standar pertanggungjawaban yang lebih tinggi.

Pemerintah selama ini kerap menggunakan istilah “efisiensi”. Kementerian diminta mengencangkan ikat pinggang. Program-program dipilah berdasarkan skala prioritas. Bahkan perjalanan dinas dan belanja operasional dipangkas atas nama penghematan.

Karena itu, publik berhak bertanya: apakah prinsip yang sama juga diterapkan terhadap belanja hak siar olahraga bernilai triliunan rupiah?

Perdebatan kemudian melebar ketika beredar klaim bahwa nilai kontrak Indonesia lebih mahal dibandingkan dengan sejumlah negara lain. Klaim tersebut hingga kini belum dapat diverifikasi karena FIFA tidak membuka nilai kontrak setiap negara dan setiap paket hak siar memiliki cakupan yang berbeda. Karena itu, membandingkan angka antarnegara tanpa dokumen resmi tentu tidak dapat dijadikan kesimpulan.

Namun, bahkan tanpa perbandingan itu pun, angka Rp1,3 triliun sudah cukup besar untuk memancing diskusi publik.

Persoalannya bukan sekadar mahal atau murah. Persoalannya adalah prioritas.

Di negara yang masih bergulat dengan persoalan pendidikan, kesehatan, lapangan kerja, dan perlindungan sosial, setiap belanja publik harus mampu menjawab satu pertanyaan sederhana: manfaat apa yang diterima masyarakat sebanding dengan biaya yang dikeluarkan?

Lembaga penyiaran publik memang memiliki fungsi menghadirkan tontonan yang berkualitas dan menjangkau seluruh rakyat. Tetapi statusnya sebagai lembaga publik juga membuatnya memikul kewajiban moral yang lebih berat: menjelaskan secara terbuka mengapa uang dalam jumlah sangat besar layak dibelanjakan.

Piala Dunia akan berlangsung selama sebulan. Euforia akan berlalu ketika peluit akhir dibunyikan. Yang akan tinggal lebih lama adalah pertanyaan tentang bagaimana negara menetapkan prioritas di tengah ruang fiskal yang semakin sempit.

Karena pada akhirnya, ukuran keberhasilan sebuah negara bukanlah seberapa megah pesta yang dapat ditayangkan di layar kaca, melainkan seberapa bijak ia membelanjakan setiap rupiah uang rakyat.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Prabowo Tak Berdaya Memperkuat Rupiah

fusilat

fusilat

Related Posts

Muhammadiyah Lebih Menghargai Prestasi Kemanusiaan Kader daripada Jabatan Menteri
Komunitas

Muhammadiyah Lebih Menghargai Prestasi Kemanusiaan Kader daripada Jabatan Menteri

July 6, 2026
Pemerintah Tetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Bukan Hari Libur Nasional
News

Pemerintah Tetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Bukan Hari Libur Nasional

July 6, 2026
Tak Berhenti Korupsi, Kepala Daerah Naik Gaji
Birokrasi

Tak Berhenti Korupsi, Kepala Daerah Naik Gaji

July 5, 2026

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Tuding Pemerintah Tidak Serius, Hanya  Seolah – olah Dalam Menindak Pelaku Judi Online
Birokrasi

Hari Bhayangkara ke-80, Ini Catatan IPW

by Karyudi Sutajah Putra
July 2, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.-- Peringatan Hari Bhayangkara atau Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Polri saat ini ditandai dengan hadiah manis bagi...

Read more
Robohnya Benteng Moral Kami

Robohnya Benteng Moral Kami

July 1, 2026
Hendardi: Jangan Normalisasi Multifungsi TNI, Sekolah Rakyat Bukan Barak Militer

Hendardi: Jangan Normalisasi Multifungsi TNI, Sekolah Rakyat Bukan Barak Militer

July 1, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
TVRI Beli Hak Siar Piala Dunia Rp1,3 Triliun – Tuai Sorotan. Kontras dengan Tekanan Ekonomi Nasional

TVRI Beli Hak Siar Piala Dunia Rp1,3 Triliun – Tuai Sorotan. Kontras dengan Tekanan Ekonomi Nasional

July 6, 2026
Aksi Jual SUN Dorong Nilai Tukar Rupiah Jatuh ke Level Terendah dalam 4 Tahun

Prabowo Tak Berdaya Memperkuat Rupiah

July 6, 2026
Muhammadiyah Lebih Menghargai Prestasi Kemanusiaan Kader daripada Jabatan Menteri

Muhammadiyah Lebih Menghargai Prestasi Kemanusiaan Kader daripada Jabatan Menteri

July 6, 2026
Dekrit 5 Juli 1959: Ketika Jalan Pintas Menjadi Tradisi Kekuasaan

Dekrit 5 Juli 1959: Ketika Jalan Pintas Menjadi Tradisi Kekuasaan

July 6, 2026
Pemerintah Tetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Bukan Hari Libur Nasional

Pemerintah Tetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Bukan Hari Libur Nasional

July 6, 2026

Good Governance itu Sunatullah

July 6, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

TVRI Beli Hak Siar Piala Dunia Rp1,3 Triliun – Tuai Sorotan. Kontras dengan Tekanan Ekonomi Nasional

TVRI Beli Hak Siar Piala Dunia Rp1,3 Triliun – Tuai Sorotan. Kontras dengan Tekanan Ekonomi Nasional

July 6, 2026
Aksi Jual SUN Dorong Nilai Tukar Rupiah Jatuh ke Level Terendah dalam 4 Tahun

Prabowo Tak Berdaya Memperkuat Rupiah

July 6, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist