• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Prabowo Tak Berdaya Memperkuat Rupiah

Ali Syarief by Ali Syarief
July 6, 2026
in Economy, Feature
0
Aksi Jual SUN Dorong Nilai Tukar Rupiah Jatuh ke Level Terendah dalam 4 Tahun

Nilai tukar (kurs) rupiah

Share on FacebookShare on Twitter

Dolar tidak pernah ikut kampanye. Ia tidak menghadiri rapat kabinet. Ia juga tidak mendengar pidato-pidato optimistis di podium. Tetapi setiap hari dolar memberikan penilaiannya sendiri terhadap sebuah pemerintahan. Penilaian itu sederhana: berapa rupiah yang harus dibayar untuk mendapatkan satu dolar.

Kini jawabannya mendekati Rp18.000.

Angka itu mungkin hanya deretan digit di layar bank atau aplikasi telepon genggam. Namun bagi sebuah negara, ia adalah bahasa yang paling jujur. Pasar bisa dibujuk oleh slogan. Investor bisa menghadiri forum investasi. Tetapi nilai tukar sulit diajak berpura-pura.

Presiden Prabowo Subianto mewarisi ekonomi yang tidak ringan. Beban utang, defisit fiskal yang harus dijaga, perlambatan ekonomi dunia, dan ketidakpastian geopolitik sudah ada sebelum ia memasuki Istana. Tidak adil jika seluruh pelemahan rupiah ditimpakan kepadanya.

Tetapi sejarah juga tidak mencatat alasan. Sejarah mencatat hasil.

Hampir dua tahun setelah pergantian pemerintahan, rupiah belum menunjukkan daya tahan yang lebih baik. Janji pertumbuhan ekonomi yang tinggi belum sepenuhnya diterjemahkan menjadi kepercayaan pasar terhadap mata uang nasional. Di sinilah ironi itu muncul. Pemerintah berbicara tentang Indonesia yang semakin kuat, tetapi simbol paling konkret dari kekuatan ekonomi—nilai tukar rupiah—justru masih tertatih.

Ada yang mengatakan penyebabnya adalah Amerika Serikat. Suku bunga tinggi membuat modal kembali ke sana. Ada pula yang menunjuk pada perang, harga minyak, atau ketegangan geopolitik. Semua benar. Tetapi semua negara menghadapi badai yang sama. Pertanyaannya bukan apakah badai datang, melainkan siapa yang memiliki kapal paling kokoh.

Indonesia tampaknya belum termasuk di antara mereka.

Pasar keuangan bekerja dengan logika yang dingin. Ia tidak menilai niat baik, melainkan konsistensi. Ia tidak membeli optimisme, melainkan kepastian. Setiap kebijakan yang dianggap membebani anggaran, setiap sinyal yang membingungkan dunia usaha, setiap keraguan terhadap disiplin fiskal, akan segera diterjemahkan menjadi satu hal: permintaan dolar meningkat, rupiah melemah.

Maka penguatan rupiah sesungguhnya bukan semata urusan Bank Indonesia. Bank Sentral hanya memadamkan api ketika kebakaran sudah terjadi. Yang menentukan apakah api itu terus menyala adalah kualitas bangunan ekonomi yang dibangun pemerintah.

Masalahnya, hingga kini pemerintah masih tampak sibuk mengejar target-target besar yang membutuhkan pembiayaan luar biasa besar. Program makan bergizi gratis, proyek-proyek strategis, pembangunan infrastruktur, swasembada pangan, industrialisasi, hingga ambisi pertumbuhan ekonomi delapan persen—semuanya memerlukan uang. Pertanyaannya sederhana: dari mana uang itu berasal?

Pasar selalu mencurigai jawaban yang tidak jelas.

Dalam ekonomi modern, kepercayaan adalah mata uang yang lebih mahal daripada dolar. Sekali hilang, ongkos untuk mendapatkannya kembali sangat besar. Investor tidak hanya menghitung laba. Mereka menghitung risiko. Dan risiko terbesar bukanlah inflasi atau suku bunga, melainkan ketidakpastian arah kebijakan.

Karena itu, rupiah yang terus berada di sekitar Rp18.000 bukan sekadar persoalan kurs. Ia adalah pesan. Pesan bahwa pasar masih menunggu bukti, bukan janji.

Tentu masih terlalu dini menyimpulkan kegagalan. Pemerintahan Prabowo masih memiliki waktu untuk membuktikan bahwa fondasi ekonomi Indonesia dapat diperkuat. Reformasi birokrasi, kepastian hukum, efisiensi belanja negara, pengendalian defisit, serta keberanian memperbaiki iklim investasi akan jauh lebih efektif daripada pidato yang berapi-api.

Sebab pada akhirnya, mata uang tidak mengenal retorika.

Rupiah hanya mengenal kepercayaan.

Dan selama kepercayaan itu belum tumbuh, setiap kali rakyat menatap papan kurs di bank atau money changer, mereka akan membaca sebuah kalimat yang tidak pernah diucapkan pemerintah: negara ini masih belum cukup kuat untuk membuat mata uangnya dihargai lebih tinggi.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Muhammadiyah Lebih Menghargai Prestasi Kemanusiaan Kader daripada Jabatan Menteri

Next Post

TVRI Beli Hak Siar Piala Dunia Rp1,3 Triliun – Tuai Sorotan. Kontras dengan Tekanan Ekonomi Nasional

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Dekrit 5 Juli 1959: Ketika Jalan Pintas Menjadi Tradisi Kekuasaan
Feature

Dekrit 5 Juli 1959: Ketika Jalan Pintas Menjadi Tradisi Kekuasaan

July 6, 2026
Feature

Good Governance itu Sunatullah

July 6, 2026
Feature

Good Governance itu Sunatullah

July 6, 2026
Next Post
TVRI Beli Hak Siar Piala Dunia Rp1,3 Triliun – Tuai Sorotan. Kontras dengan Tekanan Ekonomi Nasional

TVRI Beli Hak Siar Piala Dunia Rp1,3 Triliun - Tuai Sorotan. Kontras dengan Tekanan Ekonomi Nasional

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Tuding Pemerintah Tidak Serius, Hanya  Seolah – olah Dalam Menindak Pelaku Judi Online
Birokrasi

Hari Bhayangkara ke-80, Ini Catatan IPW

by Karyudi Sutajah Putra
July 2, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.-- Peringatan Hari Bhayangkara atau Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Polri saat ini ditandai dengan hadiah manis bagi...

Read more
Robohnya Benteng Moral Kami

Robohnya Benteng Moral Kami

July 1, 2026
Hendardi: Jangan Normalisasi Multifungsi TNI, Sekolah Rakyat Bukan Barak Militer

Hendardi: Jangan Normalisasi Multifungsi TNI, Sekolah Rakyat Bukan Barak Militer

July 1, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
TVRI Beli Hak Siar Piala Dunia Rp1,3 Triliun – Tuai Sorotan. Kontras dengan Tekanan Ekonomi Nasional

TVRI Beli Hak Siar Piala Dunia Rp1,3 Triliun – Tuai Sorotan. Kontras dengan Tekanan Ekonomi Nasional

July 6, 2026
Aksi Jual SUN Dorong Nilai Tukar Rupiah Jatuh ke Level Terendah dalam 4 Tahun

Prabowo Tak Berdaya Memperkuat Rupiah

July 6, 2026
Muhammadiyah Lebih Menghargai Prestasi Kemanusiaan Kader daripada Jabatan Menteri

Muhammadiyah Lebih Menghargai Prestasi Kemanusiaan Kader daripada Jabatan Menteri

July 6, 2026
Dekrit 5 Juli 1959: Ketika Jalan Pintas Menjadi Tradisi Kekuasaan

Dekrit 5 Juli 1959: Ketika Jalan Pintas Menjadi Tradisi Kekuasaan

July 6, 2026
Pemerintah Tetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Bukan Hari Libur Nasional

Pemerintah Tetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Bukan Hari Libur Nasional

July 6, 2026

Good Governance itu Sunatullah

July 6, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

TVRI Beli Hak Siar Piala Dunia Rp1,3 Triliun – Tuai Sorotan. Kontras dengan Tekanan Ekonomi Nasional

TVRI Beli Hak Siar Piala Dunia Rp1,3 Triliun – Tuai Sorotan. Kontras dengan Tekanan Ekonomi Nasional

July 6, 2026
Aksi Jual SUN Dorong Nilai Tukar Rupiah Jatuh ke Level Terendah dalam 4 Tahun

Prabowo Tak Berdaya Memperkuat Rupiah

July 6, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...