• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Mungkinkah Sahroni Mengikuti Jejak Ahmad Ali Loncat ke PSI?

fusilat by fusilat
October 16, 2025
in Feature, Politik, Tokoh/Figur
0
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Gelombang migrasi politik dari Partai NasDem ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) semakin mencolok di penghujung 2025. Setelah Ahmad Ali, Rusdi Masse, dan Bestari Barus resmi mendarat di partai yang kini dipimpin oleh Kaesang Pangarep, publik pun mulai berspekulasi: apakah Ahmad Sahroni akan menjadi nama besar berikutnya yang turut “loncat kapal”?

Isu itu kian menguat setelah pertemuan hangat antara Bendahara Umum Partai NasDem itu dengan Wakil Ketua Umum PSI, Ronald A. Sinaga (Bro Ron), di Plaza Senayan, Jakarta, Senin (13/10/2025). Pertemuan yang awalnya tampak sebagai reuni dua sahabat lama di komunitas motor, ternyata menyimpan aroma politik yang cukup kental. Bro Ron sendiri tak menampik bahwa obrolan mereka mencakup banyak hal, termasuk politik.

“Ya namanya teman, pasti bahas banyak hal, termasuk politik,” ujarnya dengan nada ringan. Namun yang menarik bukan sekadar topik pembicaraan mereka, melainkan siapa yang mengetahui pertemuan itu — Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

Jokowi dan “Restu Terselubung”

Fakta bahwa Jokowi mengetahui pertemuan itu membuat banyak pihak menduga, dinamika politik ini bukan sekadar pertemuan nostalgia antara dua sahabat, melainkan bagian dari desain politik yang lebih besar. Jokowi bahkan secara terbuka menyatakan bahwa fenomena migrasi sejumlah tokoh politik ke PSI adalah hal yang “wajar dalam demokrasi terbuka”.

“Kalau orang ingin ke PSI kan enggak bisa dipaksa-paksa. Ini era keterbukaan,” ujar Jokowi di Solo.
Namun, ketika seorang presiden yang dikenal memiliki jejaring kuat di hampir semua partai bicara tentang “tidak ada paksaan”, publik justru menafsirkan sebaliknya. Apalagi Jokowi telah mengakui secara terbuka bahwa ia memberikan arahan politik kepada kader PSI dan “full mendukung” partai tersebut.

Dengan pernyataan itu, PSI bukan lagi sekadar partai anak muda yang idealis, melainkan kendaraan politik yang mulai diisi oleh tokoh-tokoh mapan — sebagian di antaranya memiliki hubungan erat dengan Jokowi atau lingkar kekuasaan.

Dari Komunitas Motor ke Arena Politik

Kedekatan Sahroni dan Bro Ron bukanlah sesuatu yang baru. Keduanya sama-sama tumbuh dalam dunia otomotif dan komunitas motor, sebelum akhirnya menapaki dunia politik. Bro Ron bahkan menyebut Sahroni sebagai seniornya dalam berpolitik.
“Beliau senior saya dalam politik, saya mah masih anak kacang,” tulisnya di akun Instagram.

Ungkapan ini bukan sekadar bentuk hormat, tetapi bisa juga dibaca sebagai sinyal politik — penghormatan kepada calon rekan baru yang mungkin segera “bergabung dalam barisan”. Terlebih, Bro Ron menutup unggahannya dengan kalimat yang menggantung: “Saya yakin, akan banyak yang surprise di tanggal 10 November nanti.”

Apakah kejutan yang dimaksud itu adalah deklarasi besar PSI dengan kehadiran Sahroni? Tidak ada yang tahu pasti, tapi pola peristiwa sebelumnya seolah menunjukkan arah yang sama: setiap “kejutan” PSI dalam setahun terakhir selalu diwarnai dengan kedatangan tokoh baru.

Jejak Migrasi dan Arah Angin Politik

Ahmad Ali menjadi pion penting dalam arus migrasi dari NasDem ke PSI. Setelah mundur dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Umum NasDem, ia langsung ditunjuk sebagai Ketua Harian PSI pada September 2025. Tak lama berselang, Rusdi Masse ikut bergabung dan menjadi Wakil Ketua Umum, disusul Bestari Barus sebagai Kepala Badan Urusan Politik.

Fenomena ini bukan kebetulan. PSI yang dulunya dikenal dengan wajah muda, kini bertransformasi menjadi partai yang dipoles dengan pengalaman para politisi senior. Sebuah strategi yang tampak disusun untuk menghadapi Pemilu 2029 dengan basis elektoral yang lebih luas dan struktur yang lebih matang.

Sahroni di Persimpangan

Bagi Ahmad Sahroni, keputusan untuk bertahan atau berpindah tentu bukan perkara sederhana. Ia masih menjadi salah satu figur penting dalam NasDem, sekaligus memiliki kedekatan personal dengan Surya Paloh. Namun, perubahan lanskap politik pasca-Pilpres 2024 menempatkannya pada posisi dilematis.

NasDem kini tampak kehilangan arah politik setelah keluar dari orbit kekuasaan, sementara PSI justru sedang naik daun berkat sentuhan “restu” Jokowi. Di sinilah posisi Sahroni menjadi menarik — ia bisa memilih setia pada idealisme NasDem yang beroposisi, atau bergabung dengan gelombang politik baru yang lebih pragmatis dan menjanjikan akses kekuasaan.

Jika Sahroni benar-benar mengikuti jejak Ahmad Ali, itu akan menjadi pukulan besar bagi NasDem dan sekaligus penguatan simbolik bagi PSI sebagai “rumah baru” para loyalis Jokowi.

Penutup: Politik, Antara Loyalitas dan Kesempatan

Politik Indonesia hari ini semakin sulit dibaca dengan kacamata ideologi. Perpindahan tokoh dari satu partai ke partai lain bukan lagi soal perbedaan visi, tetapi lebih pada kalkulasi peluang dan posisi tawar di masa depan.

Maka, pertanyaan “Mungkinkah Sahroni mengikuti jejak Ahmad Ali loncat ke PSI?” bukan lagi soal kemungkinan, tetapi soal waktu dan momentum. Jika benar ada “kejutan” besar pada 10 November mendatang, maka publik mungkin akan menyaksikan satu lagi babak baru dalam drama migrasi politik ala era Jokowi — di mana batas antara kekuasaan dan loyalitas kian kabur, dan PSI perlahan berubah menjadi wajah baru dari politik lama yang disegarkan dengan kemasan muda.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Sudah Sampai Titik Didih: Parpol Bukan Lagi Alat Perjuangan, Melainkan Alat Transaksi Politik

Next Post

Kematian: Guru yang Tak Pernah Berbohong

fusilat

fusilat

Related Posts

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil
Feature

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?
Birokrasi

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026
Feature

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026
Next Post
Kematian: Guru yang Tak Pernah Berbohong

Kematian: Guru yang Tak Pernah Berbohong

Harga Cabai hingga Beras Kompak Melonjak

Makan Bergizi Gratis Harus Berpihak pada Pangan Lokal

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist