• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Napak Tilas Kanjuruhan, Kerajaan Tertua Jawa Timur

fusilat by fusilat
October 10, 2022
in Feature
0
Napak Tilas Kanjuruhan, Kerajaan Tertua Jawa Timur

Candi Badut peninggalan Kerajaan Kanjuruhan di Malang(Wikimedia Commons/Anandajoti BhikkhuPa)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Jaya Suprana | Pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan

DALAM kitab berjudul Kaladesa, yang disusun oleh sahabat dan mahaguru arkeologi Nusantara saya, Prof Agus Aris Munandar terkisah sebuah kerajaan tertua di Jawa Timur yang mungkin juga tertua ke tiga di Nusantara setelah Kutai dan Tarumanegara. Semula saya duga kerajaan tersebut adalah Singasari. Ternyata saya keliru. Tidak banyak insan awam arkeologi, terutama saya, sadar bahwa kerajaan tertua di Jawa Timur tersebut menyandang nama yang kini digunakan sebagai nama stadion kebangaan kota Malang yaitu Kanjuruhan. Menurut Prof Munandar, Kerajaan Kanjuruhan diduga terletak di dataran tinggi Malang, di pedalaman Jawa bagian timur.

Pusatnya berada di sekitar kawasan selatan gugusan Gunung Arjuno, Anjasmara, Welirang, dan Penanggungan. Di desa Dinoyo di tepi kali Metro ditemukan fragmen prasasti yang kemudian disebut sebagai prasasti Dinoyo. Sejauh ini prasasti Dinoyo merupakan satu-satunya sumber tertulis mengenai Kerajaan Kanjuruhan. Prasasti bertarikh 682 Saka (760 M) tersebut ditemukan terpisah tiga bagian. Bagian tengah yang terbesar ditemukan di Desa Dinoyo, Malang. Sedangkan bagian atas dan bawah ditemukan di Desa Merjosari dan Dusun Kejuron, Desa Karangbesuki, Malang. Di dekat lokasi penemuan Prasasti Dinoyo sampai sekarang masih berdiri candi Hindu dengan ciri arsitektur abad ke-8 yang kini disebut sebagai Candi Badut. Pada lokasi di mana ditemukan Prasasti Dinoyo, terdapat dua aliran sungai yang saling bertemu: Sungai Metro dan Sungai Brantas.

Dalam konsep Hindu-Buddha, suatu wilayah yang banyak dialiri oleh sungai dianggap sebagai daerah tempat dewa bersemayam. Di wilayah yang sama terdapat reruntuhan bangunan kuno lain, yang oleh penduduk setempat dinamakan Candi Besuki (Wasuki) atau Candi Urung. Sisa Candi Besuki yang tertinggal berupa pecahan bata besar yang berserakan di tepi tanah garapan penduduk di lahan membukit. Belum dapat dipastikan apakah itu merupakan bangunan candi atau bangunan lain, seperti dharmasala atau asrama untuk para pendeta. Mungkin dahulu merupakan bangunan terbuka tanpa dinding dengan atap terbuat dari bahan cepat rusak sebagai tempat bersemedi, sementara ritual komunal diselenggarakan di Candi Badut.

Berdasarkan pencerahan Prof Agus Aris Munandar dapat disimpulkan bahwa nama Stadion Kanjuruhan bukan nama sembarangan sebab memiliki latar belakang sejarah peradaban yang sangat penting, bukan hanya bagi Kota Malang maupun Jawa Timur tetapi bagi bangsa Indonesia. Kerajaan Kanjuruhan justru terlebih dahulu hadir sebelum Singasari apalagi Majapahit yang di masa kini jauh lebih dikenal ketimbang Kanjuruhan. Masih banyak tabir misteri menyelubungi Kerajaan Kanjuruhan yang harus lebih lanjut digali dan diteliti oleh para arkeolog agar bangsa Indonesia dapat lebih mengenal demi menghargai dan menghormati kemahakayarayaan warisan kebudayaan Nusantara nan tiada dua di marcapada ini.

Dikutip Kompas.com, Rabu 05 Oktober 2022

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

UU PDP dan Risiko Pengelolaan Data Pribadi

Next Post

TGIPF: Melukai Jasmani dan Rohani: Korban Tragedi Kanjuruhan 705 orang, 131 orang Meninggal, sisanya luka-luka.

fusilat

fusilat

Related Posts

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang
Feature

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus
Birokrasi

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik
Feature

Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

April 17, 2026
Next Post
Vidio Tragedi Kanjuruhan

TGIPF: Melukai Jasmani dan Rohani: Korban Tragedi Kanjuruhan 705 orang, 131 orang Meninggal, sisanya luka-luka.

Apresiasi Jokowi dan Harapan Formula E Untuk Masa Depan

3 Tokoh KPK: Bambang Widjojanto, Novel Baswedan dan Saut Situmorang - Turun Gunung Melawan Politisasi Anies Baswedan Formula E

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

April 17, 2026
Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist