• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Narasi Utang dan Realita Ekonomi: Membaca Klaim Presiden Prabowo dalam Konteks Fiskal yang Lebih Luas

Ali Syarief by Ali Syarief
May 6, 2025
in Economy, Feature
0
Prabowo: Pemimpin Zaman Sekarang Harus Terbuka terhadap Kritik
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna pada 5 Mei 2025 mengklaim bahwa Indonesia memiliki salah satu rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) terendah di dunia. Ia menyebut keberhasilan menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di angka 2,5% dari PDB sebagai bentuk disiplin fiskal, bahkan menyinggung negara-negara Uni Eropa yang kini justru melanggar standar defisit 3% sebagaimana tertuang dalam Perjanjian Maastricht.

Namun di balik narasi penuh optimisme tersebut, ada sejumlah hal yang layak dikritisi dan dianalisis secara lebih jernih. Rasio utang terhadap PDB memang penting sebagai indikator makroekonomi. Namun, dalam konteks Indonesia, rasio ini tidak dapat dibaca secara tunggal tanpa mempertimbangkan tax ratio yang rendah, struktur penerimaan negara yang rapuh, dan kewajiban pembayaran utang yang semakin besar dari tahun ke tahun.

Rasio Utang dan Kemampuan Bayar

Hingga 2024, rasio utang Indonesia terhadap PDB berada di kisaran 38–40%, memang lebih rendah dari negara maju seperti Jepang atau Amerika Serikat. Namun perlu dicatat bahwa perbandingan ini kurang relevan jika tidak disandingkan dengan rasio penerimaan negara terhadap PDB. Dengan tax ratio Indonesia yang hanya sekitar 10–11%, kemampuan membayar utang dari pendapatan riil negara menjadi sangat terbatas.

Di sinilah letak paradoksnya: beban pembayaran bunga utang dan cicilan pokok terus meningkat, sementara penerimaan negara tidak bertumbuh sebanding. Artinya, meski rasio utang terhadap PDB tampak “sehat”, struktur APBN kita makin sempit untuk menopang belanja produktif. Dalam APBN 2024 misalnya, alokasi untuk pembayaran utang dan bunga saja sudah menggerus lebih dari 20% belanja negara.

APBN yang Tertekan dan Pertumbuhan Ekonomi yang Melemah

Dengan beban fiskal seperti itu, pemerintah menghadapi pilihan sulit: menaikkan utang untuk menutup belanja rutin dan program strategis, atau memangkas belanja yang justru krusial untuk pertumbuhan. Pilihan pertama menaikkan risiko fiskal, sementara pilihan kedua dapat menekan daya dorong ekonomi. Dalam situasi ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia stagnan di bawah 5%, tak pernah lagi menyentuh level sebelum pandemi.

Pertumbuhan ekonomi yang moderat ini memperparah persoalan. Ketika ekonomi tidak tumbuh cukup tinggi, basis pajak ikut mengecil, sementara kebutuhan belanja sosial dan pembangunan infrastruktur tetap besar. Ketidakseimbangan ini menciptakan ketergantungan jangka panjang pada utang baru—semacam lingkaran fiskal yang tak mudah diputus.

Klaim Hemat dan Tantangan Akuntabilitas

Presiden Prabowo menyatakan bahwa pemerintah telah melakukan penghematan besar-besaran. Namun publik belum mendapatkan penjelasan rinci, di sektor mana penghematan itu dilakukan dan bagaimana dampaknya terhadap pelayanan publik. Dalam banyak kasus, penghematan justru terjadi pada sektor-sektor penting seperti pendidikan, kesehatan, atau subsidi energi, bukan pada pos belanja birokrasi dan proyek mercusuar.

Tanpa transparansi dan akuntabilitas, klaim “penghematan” rawan menjadi jargon politik semata. Sementara itu, proyek-proyek strategis seperti Ibu Kota Negara (IKN) tetap dilanjutkan dengan alokasi anggaran jumbo, meski efektivitas dan manfaat jangka pendeknya masih dipertanyakan.

Penutup: Mengukur Kesehatan Fiskal dengan Kaca Mata yang Jernih

Menilai kesehatan ekonomi negara tidak cukup hanya dengan mengutip satu indikator seperti rasio utang terhadap PDB. Kita perlu mengaitkannya dengan kemampuan negara dalam mengumpulkan pendapatan, mengelola kewajiban pembayaran, serta menjaga belanja agar tetap produktif dan berpihak pada rakyat.

Presiden Prabowo boleh berbangga dengan angka defisit yang “disiplin”, tapi tantangan sesungguhnya terletak pada struktur ekonomi yang belum mampu menopang diri tanpa utang. Tanpa reformasi pajak, efisiensi belanja, dan keberpihakan pada pembangunan manusia, maka di balik angka-angka indah itu, kita justru sedang menyulam jebakan fiskal masa depan.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Resiliensi atau Retorika? Membedah Narasi Sri Mulyani di Tengah Kinerja Ekonomi Buruk

Next Post

15 Pesawat Garuda Group Tak Terbang, Biaya Perawatan dan Krisis Suku Cadang Jadi Masalah

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai
Economy

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026
Economy

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil
Feature

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Next Post
Bom Waktu di Penerbangan Indonesia

15 Pesawat Garuda Group Tak Terbang, Biaya Perawatan dan Krisis Suku Cadang Jadi Masalah

Kepala PCO Hasan Nasbi Mengundurkan Diri

Pengunduran Diri Ditolak, Hasan Nasbi Diperintahkan Lanjut Jabat Kepala PCO

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist