• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Pemilu

Nasdem Dekati Koalisi Gerindra-PKB, Nasib Pencapresan Anies Kini di Ujung Tanduk, Kok Bisa?

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
January 27, 2023
in Pemilu, Politik
0
Koalisi Perubahan Bubar? Gerindra-PKB Senang, Ini Kata Nasdem

Pertemuan NasDem, Gerindra dan PKB/Net

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Fusilatnews – Nasib Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden (bacapres) berada di ujung tanduk. Hal ini terjadi setelah Partai Nasdem, partai pengusung Anies, secara mengejutkan berkunjung ke Sekratariat Bersama Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (26/1/2023).

Kunjungan ini dinilai menjadi sinyal Nasdem akan berlabuh ke Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya yang beranggotan Gerindra dan PKB. Jika hal itu terjadi, tidak tertutup kemungkinan peluang Anies maju di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 pada akhirnya akan pupus. Mengingat, Gerindra dan PKB telah menjadikan Prabowo Subianto sebagai satu-satunya bacapres dengan label “harga mati”. Kok bisa?

Di sisi lain, pendekatan Nasdem ke Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya membuat Koalisi Perubahan yang berisi Nasdem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berada di ambang perpecahan. Terlebih, Koalisi Perubahan hingga kini masih tarik-ulur mengenai sosok bakal calon wakil presiden (cawapres) pendamping Anies.

Dalih silaturahmi

Nasdem berdalih kunjungannya ke Sekber Gerindra dan PKB sebagai wujud silaturahmi sekaligus mencairkan dinamika politik yang kian menghangat menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali menegaskan perbedaan koalisi tak membuat hubungan Nasdem dengan Gerindra dan PKB menjadi bermusuhan. “Menurut kami, perlu untuk kita cairkan, perlu untuk kita buat menghadapi kontestasi ini menjadi politik riang gembira. Kita berbeda, bukan berarti kita bermusuhan,” ujar Ali usai pertemuan di Sekber Gerindra dan PKB, Kamis (26/1), dikutip dari Kompas.com.

Ali menyatakan, pertemuan Nasdem dengan Gerindra dan PKB tak membuat penjajakan Koalisi Perubahan berada dalam posisi di ujung tanduk. Sebaliknya, Nasdem memastikan posisinya tetap bersama Demokrat dan PKS. Akan tetapi, Ali juga menyiratkan kemungkinan Nasdem menjajal koalisi lain, sembari mengklaim komunikasi politik bersama Demokrat dan PKS tak berhenti di tengah jalan. “Tetapi, sekali lagi bahwa politik itu sangat dinamis,” ucapnya.

Terbuka

Di sisi lain, Gerindra sama sekali tak menutup rapat pintu koalisi apabila Nasdem berminat bergabung dengan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya. Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani menyatakan, peluang Nasdem untuk hijrah ke Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya masih terbuka lebar. Apalagi, Gerindra dan PKB juga terus berupaya mencari kekuatan tambahan dengan kehadiran partai lain dalam koalisi ini.

Muzani juga memastikan Gerindra akan senang jika Nasdem bisa bergabung dengan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya. “Kita mempersilakan kepada pilihan partai masing-masing, tetapi kalau (Nasdem) mau bergabung di rumah sekretariat bersama ini, alhamdulilah,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid. Menurutnya, PKB dan Gerindra masih mengharapkan partai lain untuk bergabung dalam koalisi tersebut, termasuk Nasdem. “Seluruh jajaran Nasdem, terima kasih atas ucapan selamatnya. Lebih-lebih nanti kalau kita bersama, kan biasa begitu,” terang Jazilul.

Bantah buntu

Terpisah, Sekretaris Jenderal PKS Aboe Bakar Alhabsyi membantah Koalisi Perubahan akan bubar menyusul pendekatan Nasdem ke Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya. Menurutnya, kunjungan Nasdem ke Sekber Gerindra dan PKB tidak menghambat proses komunikasi di tim kecil bakal Koalisi Perubahan. Aboe mengklaim, tim kecil tersebut hingga kini tetap berjalan baik. “Jadi, silakan saja kalau ada pertemuan-pertemuan itu biasa saja. Jadi, tidak ada hal yang harus kita khawatirkan akan terjadi perubahan,” kata Aboe, Kamis (26/1).

Sementara itu, di hari yang sama, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga mengajak Nasdem dan PKS untuk membentuk Sekretariat Perubahan sebagai bentuk keseriusan koalisi. Ajakan pembentukan ini tak lepas karena ketiga partai diklaim memiliki kesamaan pandangan bahwa bacapres yang akan mereka usung adalah Anies. “Ini bagian dari ikhtiar bersama untuk menjemput takdir. Insya Allah ini akan menjadi game changer. Sehingga koalisi Demokrat, PKS, dan Nasdem, serta bacapres dan bacawapres yang diusungnya, bisa mengemban amanah rakyat dengan sebaik-baiknya,” kata AHY dalam siaran pers.

AHY menilai, dengan rentang waktu komunikasi lebih dari enam bulan, ketiga partai ini sudah dapat mengambil keputusan yang penting dan fundamental. Oleh sebab itu, ia mengusulkan agar ketiga ketua umum partai politik untuk bertemu membentuk Sekretariat Perubahan.

Menurut dia, dalam pertemuan itu juga perlu ada penandatanganan nota kesepahaman para pimpinan partai politik untuk memenuhi syarat presidential threshold atau ambang batas pencalonan presiden sebesar 20 persen.

“MoU ini idealnya mengatur komitmen ketiga parpol untuk memperjuangkan harapan rakyat akan perubahan dan perbaikan, khususnya terkait masalah ekonomi, kesejahteraan sosial, keadilan, penegakan hukum, dan demokrasi, sekaligus memberi mandat kepada bacapres untuk sesegera mungkin menentukan pasangannya,” kata AHY.

Tidak baik-baik saja

Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis Agung Baskoro menilai kunjungan Nasdem tersebut menunjukkan internal Koalisi Perubahan sedang tidak baik-baik saja. Terlebih, tenggat waktu yang diberikan Nasdem kepada Demokrat dan PKS perihal sosok bacapres hingga kini tak kunjung menemui kesepakatan bersama.

Dengan kondisi ini, masa depan Koalisi Perubahan pun dipertaruhkan. Menurut Agung, apabila Nasdem berpindah haluan ke Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya, otomatis Koalisi Perubahan akan bubar. Hal ini terjadi karena Demokrat dan PKS tak bisa memenuhi presidential threshold. Jika demikian, kata Agung, bukan hanya Demokrat dan PKS saja yang dirugikan, Nasdem juga diyakini akan merugi.

Alasannya, jika berpindah ke kubu Gerindra dan PKB, Nasdem pada akhirnya hanya menjadi pelengkap Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya. “Menimbang, Gerindra dan PKB adalah inisiator awalnya,” kata Agung dalam keterangan tertulis.

Di ujung tanduk

Dengan manuver Nasdem ke Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya, nasib pencapresan Anies pun berada di ujung tanduk. Menurut Agung, Nasdem yang selama ini identik dengan Anies akan tereduksi apabila bergabung dengan kubu Gerindra dan PKB. Sebab, bagi Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto merupakan bacapres harga mati.

Agung juga menilai jalan Anies menjadi bacapres sejauh ini begitu terjal. Secara bertubi-tubi, Nasdem sebagai pengusung Anies diserang oleh mitra koalisi di pemerintahan. Serangan ini tak lepas karena Anies lebih identik dengan narasi perubahan atau semangat oposisi, ketimbang continuity atau keberlanjutan.

“Bagi sebagian mitra koalisi kurang elok ketika Nasdem masih berada di koalisi, sementara mendorong Anies sebagai capres karena seakan-akan sedang bermain dua kaki,” tegas Agung. “Sehingga wacana reshuffle mengemuka untuk mengurangi atau bahkan mengeluarkan Nasdem dari kabinet,” imbuh dia. (F-2)

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

AHY Ajak PKS Segera Bentuk Sekretariat Bersama

Next Post

Tito Minta Kepala Daerah Diberi Pendampingan. APH jangan melakukan Penyelidikan

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Koalisi Tanpa Malu: Saat Gerindra–NasDem Menegosiasikan Ideologi di Meja Kekuasaan
Politik

Koalisi Tanpa Malu: Saat Gerindra–NasDem Menegosiasikan Ideologi di Meja Kekuasaan

April 13, 2026
Next Post
Pengamat Politik: Tito Karnavian Diduga Persiapkan Rekayasa Pemilu 2024

Tito Minta Kepala Daerah Diberi Pendampingan. APH jangan melakukan Penyelidikan

Mana yang Lebih Membebani Negara, Gaji Pensiunan PNS vs Anggota DPR?

Jokowi Guyur Anggota Komite Tapera dengan Gaji Wah Hingga Rp43,3 Juta per Bulan, Kok Bisa?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist