• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Pak Harto Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi Saat Presiden Habibi

Ali Syarief by Ali Syarief
September 5, 2023
in Crime, Feature
0
Pak Harto Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi Saat Presiden Habibi
Share on FacebookShare on Twitter

Pada 31 Maret 2000, Kejaksaan RI, menetapkan Soeharto sebagai tersangka atas dugaan korupsi tujuh yayasan yang dipimpinnya. Kemudian, pada Agustus 2000, perkara masuk ketahap persidangan.

Siapa yang berani bersepkulasi dapat membayangkan bahwa  presiden Suharto yang telah berkuasa selama 32 tahun, bisa ditetapkan sebagai tersangka korupsi justru pada saat Presiden Habibi. Habibi adalah Menteri paling lama dan dikenal sebagai kesayangan Pak Harto, yang kemudian ditunjuk  sebagai wakil Presidennya.

Tetapi itu terjadi.

Namun upaya menghadirkan Soeharto dalam persidangan selalu gagal. Pada 11 Mei 2006 kejaksaan memilih menerbitkan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan Soeharto karena perkara ditutup demi hukum. Pertimbangannya karena gangguan kesehatan permanen pada Soeharto sehingga persidangan tidak mungkin dilanjutkan.

Jokowi dinilai seberani Habibi. Berapa menteri yang dipanggil dan bahkan di bawa ke ranah hukum melalui ke Jaksaan RI, seperti Johnny G Platte, kini dalam proses tuntutan Jaksa di Pengadilan. Belum lama Airlangga Hartarto juga dipanggil oleh Kejaksaan RI. Kini Muhaimin Iskandar, juga mulai diungkit kembali file dugaan korupsinya saat jadi Menaker dahulu. Ketiga tokoh itu barisan regime Jokowi yang ditenggarai bermain politik melawan arus cawe-cawenya Jokowi.

Presiden Jokowi akan berakhir pada Oktober 2024. Beberapa langkah dan maneuver Jokowi, umpamnya cawe-cawe terhdap Capres-Capres tertentu, dinilai sebagai kehawatiran, pasca lengser Jokowi akan mengalami nasib yang sama dengan presiden-presiden sebelumnya. Sampai saat ini, presiden RI siapa yang tidak lepas dari bullying dan gangguan public, seperti yang disinyalir oleh Yusril Ihza Mahendra.

Belum lama ini ada pernyataan Yusril Ihza Mahendara yang cukup mengejutkan. Ujug-ujug saja, Ia menyampaikan pernyataan seperti ini;  “Presiden di Indonesia rawan diserang oleh musuh politiknya setelah lengser”. Karena itu, Yusril menyatakan kesediaannya menjadi perisai hukum untuk Presiden Joko Widodo pasca lengser dari jabatan Presiden.

Ingat PDIP pernah menuduh Prabowo seperti ini; PDIP mencap Soeharto sebagai guru korupsi. Hal itu ia sampaikan sebagai sanggahan terhadap kampanye Prabowo yang menyatakan korupsi di Indonesia dewasa ini dianalogikan sebagai penyakit kanker stadium 4.

Kita tahu, sejak regime Jokowi, PDIP adalah partai yang kadernya paling banyak terlibat korupsi, bukan?

Situasi dan reaalitas ini, sudah banyak dibahas dan diantisipasi oleh banyak pihak. Karena itu tidak terlalu aneh bila Yusril mengatakan “berharap serangan-serangan balik tersebut tidak terjadi kepada Jokowi dan mantan presiden lainnya. Ia menyebut sosok presiden harus dihormati ketika masih dan tak lagi menjabat”.

Saya memahami, bukan yang tersurat yang beredar di media. Dialketika dalam pikiran ada berseliweran kepada rekam jejak Jokowi, dengan berbagai persoalan selama dia menjabat sebagai Presiden. Ada persoalan KKN yang dilaporkan Ubaidilah Badrun, dugaan KKN Gibran dan Kaesang. Ada persoalan KM 50 yang tetap dirasakan sebagai perkara hukum yang tidak adil. Ada Persoalan tuduhan dan dugaan Ijazah Palsu, dll

Pernyataan Yusril Mahendra itu, yang kita kenal dia adalah Lawyer kelas atas, adalah kata lain sebagai “Do you want to see my lawyer?”, seolah-olah kata Jokowi atau “Do you want to see His Lawyer?”, seolah-olah kata Yusril

Tetapi yang tetap akan menjadi keraguan dan kehawatiran seseorang, walau didampingin oleh Lawyer sekelas malaikatpun adalah, ketika dalam persidangan tidak bisa menunjukan barang bukti yang diminta oleh persidangan. Dalam situasi seperti inil sang lawyer akan kehilangan argumentnya.

Sama saja dengan “You pay a peanut you got a monkey”. Istilah ini saya dengar dari sahabat saya James Lane, seorang Lawyes di Fort Worth Texas, yang sekaligus sebagai City Council pada waktu itu.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

1.800 ASN Pindah ke IKN pada Juli 2024

Next Post

KTT ASEAN: Kepemimpinan Indonesia Ditantang Oleh Pelanggaran HAM di Myanmar dan Klaim Sengketa di LCS

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

METAMORFOSA MAFIA PERADILAN MENJADI MAFIA HUKUM (Ketika Pemberantasan Kalah Cepat dibandingkan Pertumbuhan Kanker Hukum)

June 20, 2026
Penangkapan Pangeran Roy Suryo
Feature

Penangkapan Pangeran Roy Suryo

June 20, 2026
Duplikasi Pola Represi Rezim: Ketika BEM “Jadi-Jadian” Digunakan untuk Membungkam Kritik
Feature

Duplikasi Pola Represi Rezim: Ketika BEM “Jadi-Jadian” Digunakan untuk Membungkam Kritik

June 20, 2026
Next Post
KTT ASEAN: Kepemimpinan Indonesia Ditantang Oleh Pelanggaran HAM di Myanmar dan Klaim Sengketa di LCS

KTT ASEAN: Kepemimpinan Indonesia Ditantang Oleh Pelanggaran HAM di Myanmar dan Klaim Sengketa di LCS

Mencegah Radikalisme, BNPT Berencana Awasi Rumah Ibadah. Demokrasi Semakin Tergerus

Mencegah Radikalisme, BNPT Berencana Awasi Rumah Ibadah. Demokrasi Semakin Tergerus

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Ketika Mahasiswa Digendong ke Mana-mana oleh Gibran
Feature

Ketika Mahasiswa Digendong ke Mana-mana oleh Gibran

by Karyudi Sutajah Putra
June 20, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - "Dak gendong ke mana-mana. Dak gendong ke...

Read more
Tangkap Tiyo Ardianto!

Tangkap Tiyo Ardianto!

June 16, 2026
Mahasiswa Memasuki Kawasan Monas Teriak Jokowi Offside

Ketika Mahasiswa Sudah Muak Lihat Pejabat Negara

June 16, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

METAMORFOSA MAFIA PERADILAN MENJADI MAFIA HUKUM (Ketika Pemberantasan Kalah Cepat dibandingkan Pertumbuhan Kanker Hukum)

June 20, 2026
Penangkapan Pangeran Roy Suryo

Penangkapan Pangeran Roy Suryo

June 20, 2026
Duplikasi Pola Represi Rezim: Ketika BEM “Jadi-Jadian” Digunakan untuk Membungkam Kritik

Duplikasi Pola Represi Rezim: Ketika BEM “Jadi-Jadian” Digunakan untuk Membungkam Kritik

June 20, 2026

SARJANA MENUMPUK, INDUSTRI KEKURANGAN TALENTA

June 20, 2026

PRABOWO DAN STRATEGI PEMBERANTASAN KORUPSI

June 20, 2026
An Orangutan Will Never Deliver a Speech: Why Language Makes Humans Unique

An Orangutan Will Never Deliver a Speech: Why Language Makes Humans Unique

June 20, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

METAMORFOSA MAFIA PERADILAN MENJADI MAFIA HUKUM (Ketika Pemberantasan Kalah Cepat dibandingkan Pertumbuhan Kanker Hukum)

June 20, 2026
Penangkapan Pangeran Roy Suryo

Penangkapan Pangeran Roy Suryo

June 20, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist