• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Parpol, Banjir, dan Dosa Ekologis yang Tak Pernah Diakui

Ali Syarief by Ali Syarief
December 13, 2025
in Crime, Feature, Politik, Tokoh/Figur
0
Sintingnya Kebijakan Publik
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Setiap banjir besar di Sumatera selalu melahirkan ritual yang sama: kunjungan elite, foto penyerahan bantuan, dan pernyataan empati yang terdengar kosong. Di tengah penderitaan warga yang kehilangan rumah, sawah, bahkan nyawa, partai-partai politik kembali tampil sebagai penonton yang pura-pura peduli. Bantuan yang diberikan—jika pun ada—nyaris tak signifikan dibanding skala kerusakan yang terjadi.

Ironisnya, parpol-parpol inilah yang selama bertahun-tahun ikut menikmati hasil dari perusakan hutan alam Indonesia, baik melalui kebijakan yang longgar, pembiaran sistematis, maupun relasi kuasa dengan korporasi ekstraktif. Banjir di Sumatera bukan sekadar bencana alam, melainkan bencana politik dan ekologis—hasil akumulasi keputusan yang disengaja.

Kontrol terhadap hutan nyaris tak pernah menjadi agenda serius partai politik. Dalam praktiknya, hutan diperlakukan sebagai komoditas elektoral: sumber dana, lahan konsesi, dan mesin pembiayaan kekuasaan. Regulasi dilonggarkan, pengawasan dilemahkan, dan pelanggaran dibiarkan. Negara kalah bukan karena tidak mampu, tetapi karena tidak mau menegakkan aturan terhadap para pemodal yang berkelindan dengan elite partai.

Lebih problematis lagi, sejumlah ketua umum dan pengurus inti partai secara terbuka maupun terselubung terhubung dengan bisnis perkebunan sawit dan alih fungsi hutan. Dari ruang rapat partai hingga meja kebijakan, konflik kepentingan dibiarkan hidup. Mereka berbicara soal pembangunan, tetapi menutup mata terhadap hancurnya daerah tangkapan air, rusaknya ekosistem, dan hilangnya penyangga alami banjir.

Maka ketika banjir datang, publik pantas bertanya: dengan wajah apa partai-partai ini menyerahkan bantuan? Bantuan logistik beberapa truk tak akan pernah menebus jutaan hektare hutan yang hilang. Donasi simbolik tak mampu mengembalikan sungai yang mati atau tanah yang longsor. Yang lebih dibutuhkan korban bukan sekadar nasi bungkus, melainkan keadilan ekologis—sesuatu yang tak pernah diperjuangkan serius oleh parpol.

Banjir Sumatera adalah cermin kegagalan politik lingkungan. Parpol tidak bisa terus bersembunyi di balik narasi “bencana alam”. Ketika hutan digunduli, rawa dikeringkan, dan sungai dipersempit atas nama investasi, maka banjir adalah keniscayaan. Ini bukan takdir, melainkan konsekuensi.

Selama partai politik masih menjadikan hutan sebagai objek transaksi kekuasaan, selama elite partai merangkap sebagai aktor bisnis perusak lingkungan, dan selama kontrol hanya menjadi slogan kampanye, bantuan apa pun akan selalu terasa munafik.

Banjir akan terus datang. Korban akan terus berjatuhan. Dan partai-partai politik akan terus berpura-pura tak tahu bahwa mereka adalah bagian dari masalah.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Demonstrasi APDESI: Dulu Diragukan, Kini Berbalik “Menjemput Bola”

Next Post

Seribu Nyawa Melayang, Banjir dan Longsor di Sumatera Jadi Luka Nasional

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Sanae Takaichi dan Tantangan Ekonomi Dua Kecepatan Jepang
Feature

Memahami Sistem Politik Jepang: Mengapa DPR Bisa Dibubarkan Kapan Saja?

January 24, 2026
Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura ke Indonesia Belum Tuntas, Proses Hukum Berlanjut
Crime

Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura ke Indonesia Belum Tuntas, Proses Hukum Berlanjut

January 24, 2026
Paradoks Penegakan Hukum: Ketika Aktivis Anti-Korupsi Jekson Sihombing Diperlakukan Layaknya Teroris
Crime

Paradoks Penegakan Hukum: Ketika Aktivis Anti-Korupsi Jekson Sihombing Diperlakukan Layaknya Teroris

January 24, 2026
Next Post
Seribu Nyawa Melayang, Banjir dan Longsor di Sumatera Jadi Luka Nasional

Seribu Nyawa Melayang, Banjir dan Longsor di Sumatera Jadi Luka Nasional

Motah: Ketika Pemkot Lempar Tanggung Jawab dan Warga Dipaksa Menanggung Racun

Kejahatan Lingkungan dari MOTAH

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD
Feature

OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD

by Karyudi Sutajah Putra
January 21, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dan partai politik-partai politik pendukungnya, yang mewacanakan...

Read more
LBH Keadilan: Stop Kriminalisasi Warga Tangsel!

LBH Keadilan: Stop Kriminalisasi Warga Tangsel!

January 20, 2026
Muhammadiyah Kritik Operasi Gakkumdu, Sebut Pemkot Tangsel Standar Ganda

Muhammadiyah Kritik Operasi Gakkumdu, Sebut Pemkot Tangsel Standar Ganda

January 19, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Sanae Takaichi dan Tantangan Ekonomi Dua Kecepatan Jepang

Memahami Sistem Politik Jepang: Mengapa DPR Bisa Dibubarkan Kapan Saja?

January 24, 2026
Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura ke Indonesia Belum Tuntas, Proses Hukum Berlanjut

Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura ke Indonesia Belum Tuntas, Proses Hukum Berlanjut

January 24, 2026
Paradoks Penegakan Hukum: Ketika Aktivis Anti-Korupsi Jekson Sihombing Diperlakukan Layaknya Teroris

Paradoks Penegakan Hukum: Ketika Aktivis Anti-Korupsi Jekson Sihombing Diperlakukan Layaknya Teroris

January 24, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Di Balik Pernyataan Purbaya: Rupiah dan Rapuhnya Fondasi Ekonomi Indonesia

January 24, 2026
Walau Seblak Menyalahi Kodrat, Tapi Lidah Belajar Berdamai

Walau Seblak Menyalahi Kodrat, Tapi Lidah Belajar Berdamai

January 24, 2026
Terjawab Sudah, Orang Besar di Balik Kasus Ijazah Palsu Jokowi adalah Eggy Sudjana

Terjawab Sudah, Orang Besar di Balik Kasus Ijazah Palsu Jokowi adalah Eggy Sudjana

January 24, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Sanae Takaichi dan Tantangan Ekonomi Dua Kecepatan Jepang

Memahami Sistem Politik Jepang: Mengapa DPR Bisa Dibubarkan Kapan Saja?

January 24, 2026
Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura ke Indonesia Belum Tuntas, Proses Hukum Berlanjut

Ekstradisi Paulus Tannos dari Singapura ke Indonesia Belum Tuntas, Proses Hukum Berlanjut

January 24, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist