• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Pasca Gencatan Senjata: Dendam Kesumat yang Terus Membara “Genocida di Gaza”

Ali Syarief by Ali Syarief
June 27, 2025
in Crime, Feature
0
Pasca Gencatan Senjata: Dendam Kesumat yang Terus Membara “Genocida di Gaza”
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Setelah gencatan senjata antara Iran dan Israel diumumkan dengan suara berat—seperti seseorang yang akhirnya menyerah bukan karena keikhlasan, tapi karena keletihan—Gaza tetap tidak bernafas lega. Ada jeda di medan perang besar, tapi tidak ada jeda di Gaza. Api yang seharusnya padam dari barat justru menyala di selatan.

Ketika dua negara yang saling mengancam dengan rudal dan amarah itu menghentikan sejenak pekik perangnya, kita berharap yang paling ringkih di antara mereka—rakyat biasa, anak-anak, perempuan, tua renta di Gaza—ikut mendapat ruang untuk bernafas. Tapi harapan, seperti biasa di Timur Tengah, adalah sesuatu yang mudah patah.

Israel, negara yang lahir dari trauma dan sejarah pengusiran, tampaknya tak mampu keluar dari bayang-bayang rasa takutnya sendiri. Dan rasa takut, jika dibiarkan bertahun-tahun, berubah menjadi dendam yang menyaru sebagai kebijakan keamanan. Maka, setelah perang besar dengan Iran dihentikan, mulailah perang kecil tanpa henti ke Gaza—yang sesungguhnya tak kecil. Perang yang tanpa malu mengklaim nyawa demi nyawa seolah-olah mereka bukan manusia, tetapi statistik.

Gaza seakan menjadi altar tempat dendam dipersembahkan. Kota yang padat dan miskin itu terus digempur, seperti sasaran yang tidak pernah cukup hancur. Tidak ada pasukan Garda Revolusi Iran di situ, tidak ada senjata nuklir, hanya ada pengungsi, rumah sakit yang porak-poranda, dan anak-anak yang tumbuh tanpa tahu apa itu pagi yang damai.

Maka kata “genosida” pun terdengar. Disuarakan tak lagi hanya dari para aktivis jalanan, tapi dari para pemimpin dunia. Pedro Sánchez dari Spanyol, misalnya, dengan suara yang nyaris putus asa menyebut Gaza kini dalam “situasi katastrofik genosida.” Ia bahkan mendesak Uni Eropa untuk segera memutus kerja sama dengan Israel. Tapi suara itu—meski lantang—seringkali berakhir seperti gema: terdengar keras, tapi tak berdaya mengubah realitas.

Goethe pernah berkata, “Tidak ada yang lebih mengerikan dari ketidakadilan yang dilakukan atas nama keadilan.” Dan itulah yang terjadi: Israel membasmi demi alasan pertahanan. Ironi itu kini tinggal darah dan debu. Dunia menyebutnya “pembalasan”, Israel menyebutnya “hukum”. Tapi di mata seorang ibu di Gaza yang menggendong bayinya yang kaku, tak ada istilah teknis: yang ada hanya kehilangan.

Di masa seperti ini, kita dituntut bukan untuk memilih pihak, tapi untuk melihat manusia. Untuk menyadari bahwa tidak semua yang diam itu netral, dan tidak semua yang berteriak itu radikal. Bahwa mengutuk pembantaian bukan soal keberpihakan politik, melainkan keberpihakan nurani.

Gencatan senjata antara Iran dan Israel barangkali akan dikenang sebagai titik tenang dalam ketegangan regional. Tapi untuk Gaza, tidak ada perjanjian, tidak ada perjanjian damai, dan tidak ada diam. Hanya suara yang terus meledak, dan dendam yang tak pernah selesai dilunasi.

Dan dunia, seperti biasa, berdiri di antara dua pilihan: lupa, atau bersaksi.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Antara Tendangan Cinta dan Negara yang Aman: Membaca Jepang dari Kabar Ringan

Next Post

Ketua DPRD Jakarta Khoirudin: Ancaman Terbesar Politisi adalah Kriminalisasi

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Rupiah Lemah Tidak Selalu Patriotik
Economy

Rupiah Lemah Tidak Selalu Patriotik

May 16, 2026
Birokrasi

Tumbal Birokrasi di Balik Sepatu Sekolah Rakyat: Ketidaktahuan atau Pembiaran?

May 16, 2026
Feature

PRABOWO, THE ECONOMIST, DAN PERTARUNGAN MEMBACA INDONESIA

May 16, 2026
Next Post
Ketua DPRD Jakarta Khoirudin: Ancaman Terbesar Politisi adalah Kriminalisasi

Ketua DPRD Jakarta Khoirudin: Ancaman Terbesar Politisi adalah Kriminalisasi

PKS Jabar akan Jagokan  Dua Nama dalam Ajang Pilkada Jabar

Case Study PKS: "Ikan Mati dan Ideologi yang Larut"

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Putusan MK tentang Presidential Threshold adalah Tragedi Demokrasi
Feature

Film Itu Karya Fiksi, Prof Yusril!

by Karyudi Sutajah Putra
May 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Menteri Koordinator Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi...

Read more
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

May 13, 2026
Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

May 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Rupiah Lemah Tidak Selalu Patriotik

Rupiah Lemah Tidak Selalu Patriotik

May 16, 2026

Tumbal Birokrasi di Balik Sepatu Sekolah Rakyat: Ketidaktahuan atau Pembiaran?

May 16, 2026

PRABOWO, THE ECONOMIST, DAN PERTARUNGAN MEMBACA INDONESIA

May 16, 2026
Bisik-Bisik Pemakzulan: Prabowo dan Dua Wajah Kabinet yang Menyimpan Agenda

Membungkam Kritik, Menabur Ketakutan

May 16, 2026
Hingar-Bingar Gibran di Senayan: Siapa yang Mau Menjaga Takhta Jika Prabowo Tiada?

Dosa Tak Terasa Memilih Prabowo

May 16, 2026

Ketika Akhlak Melahirkan Syariah

May 16, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Rupiah Lemah Tidak Selalu Patriotik

Rupiah Lemah Tidak Selalu Patriotik

May 16, 2026

Tumbal Birokrasi di Balik Sepatu Sekolah Rakyat: Ketidaktahuan atau Pembiaran?

May 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist