Tudingan tersebut mendorong PDIP membuat pernyataan membela diri dengan mengatakan bahwa pernyataan itu dilontarkan oleh orang-orang yang tidak memiliki prestasi.
Serang – Fusilatnews – Buntut tayangan video yang menampilkan soso bakal calon presiden usungan PDIP Ganjar Pranowo yang tampil dalam video adzan maghrib yang ditayangkan RCTI menuai banyak komentar dan tudingan
Tak sedikit yang menuding tayangan video tersebut sebagai tindakan politik identitas dan PDIP dituding melakukan politik identitas yang seringkali dilontarkan oleh pihaknya kepada kelompok-kelompok Islam
Tudingan tersebut mendorong PDIP membuat pernyataan membela diri dengan mengatakan bahwa pernyataan itu dilontarkan oleh orang-orang yang tidak memiliki prestasi.
Tudingan itu disampaikan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bahwa Ganjar melakukan politik identitas karena tampil di sebuah azan salah satu stasiun televisi.
“Ya, politik identitas itu disampaikan oleh orang-orang yang tidak punya rekam jejak prestasi,” kata Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto di Kantor DPD PDIP Provinsi Banten, Kota Serang, Banten,
Hasto dalam pembelaan diri untuk PDIP menegaskan bahwa kapasitas Ganjar dalam tayangan itu untuk menampilkan sisi spiritualitas sebagaimana tertuang dalam Pancasila yakni sila pertama soal Ketuhanan.
Dia juga menekankan Ganjar dan PDIP tidak punya rekam jejak politik identitas.Pak Ganjar menampilkan spiritualitas sebagai negara yang menjalankan Pancasila dengan sebaik-baiknya sehingga tidak ada rekam jejak sedikit pun politik identitas dari Pak Ganjar dan juga PDIP
Kami partai Nasionalis Soekarnois,” katanya. “Menjadikan sila ketuhanan menyatu dengan sila kemanusiaan kebangsaan, musyawarah dan juga berjuang untuk keadilan sosial itu merupakan hal yang mencerminkan spiritualitas kita sebagai bangsa.
Ajakan yang baik, dan menurut saya itu sama sekali tidak ada kaitan dengan politik identitas,” sambung dia.
Dalam kesempatan sebelumnya Partai Keadilan Sosial (PKS) menuding Bacapres PDIP Ganjar Pranowo telah melakukan politik identitasa, karena muncul dalam tayangan azan stasiun televisi (TV).
“Iya (politik identitas), senjata makan tuan, selama ini narasi politik identitas selalu digaungkan oleh PDIP untuk menyerang PKS dan Anies, dan akhirnya PDIP juga terjebak dengan politik identitas,” kata Juru Bicara PKS Muhammad Iqbal, Sabtu.
Lebih lanjut juru bicara PKS Muhammad Iqbal minta agar PDIP berhenti untuk menggunakan isu politik identitas jelang Pemilu. Isu itu dijadikan senjata menyerang partai Islam tambahnya.
Saat ini muncul video azan magrib di salah satu stasiun televisi Indonesia yang memperlihatkan Bacapres Ganjar Pranowo sedang melaksanakan solat.
Partai politik koalisi pengusung dan pendukung Ganjar menegaskan bahwa kemunculan Ganjar di video tersebut bukan merupakan politik identitas.























