• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

Pejuang Rakyat di Meja Mewah: Drama RUU TNI dan Keakraban Elite

Ali Syarief by Ali Syarief
March 16, 2025
in Birokrasi, Feature
0
Pejuang Rakyat di Meja Mewah: Drama RUU TNI dan Keakraban Elite
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Dalam dunia politik negeri ini, ada satu hal yang tak pernah gagal membuat rakyat terpana: kebiasaan para “pejuang politik” dan “pelindung rakyat” berdiskusi tentang masa depan bangsa di tempat yang paling relevan—hotel-hotel mewah. Kali ini, yang sedang dibahas adalah Rancangan Undang-Undang (RUU) TNI, sebuah regulasi krusial yang seharusnya menentukan arah institusi pertahanan negara ke depan. Namun, alih-alih dibahas di kampus-kampus—tempat logika dan intelektualitas masih hidup—para anggota DPR RI yang terhormat dan petinggi TNI memilih ruang diskusi yang lebih nyaman, dengan pencahayaan temaram, layanan eksklusif, dan hidangan lima bintang.

Tentu, kita tak boleh berburuk sangka. Mungkin para wakil rakyat ini memang membutuhkan suasana yang kondusif untuk berpikir jernih. Tidak mungkin mereka berkonsentrasi jika harus mendengar suara mahasiswa yang bertanya kritis atau akademisi yang mengoreksi argumen mereka dengan data. Perdebatan di kampus hanya akan membuat mereka kewalahan menjelaskan logika yang sebenarnya tidak ada. Lebih baik mereka rapat di tempat yang sepi dari suara-suara intelektual, supaya tidak terganggu oleh sesuatu yang bernama akal sehat.

Yang lebih menarik lagi, konon ada perdebatan soal peran TNI dalam ranah sipil. Sebagian ingin menambah wewenang, sebagian pura-pura keberatan, dan sisanya diam saja karena yang penting jatah anggaran tetap mengalir. Semua ini dibahas dengan serius di ruang ber-AC, jauh dari kerumunan rakyat yang konon mereka lindungi. Seolah-olah keputusan tentang rakyat lebih baik diambil tanpa kehadiran rakyat itu sendiri.

Jika ditanya, mereka mungkin akan menjawab bahwa membahas RUU TNI di hotel mewah adalah bagian dari “efisiensi kerja” atau “upaya menciptakan suasana kondusif.” Tentu saja, logika ini hanya bisa dimengerti oleh mereka yang hidup dalam gelembung kekuasaan. Rakyat, sayangnya, tak akan pernah bisa memahami keistimewaan semacam ini. Kampus, tempat intelektual sejati bertukar gagasan, dianggap terlalu ramai, terlalu penuh pemikiran kritis, dan tentu saja, terlalu murah untuk kelas mereka.

Parodi ini terus berulang. Elite politik dan elite militer selalu menemukan kesamaan dalam satu hal: menikmati keistimewaan tanpa merasa perlu mempertanggungjawabkannya. Sementara itu, mahasiswa, akademisi, dan masyarakat sipil hanya bisa menonton dari kejauhan, berharap ada sedikit saja ruang bagi akal sehat dalam kebijakan negeri ini. Tapi, tentu saja, harapan seperti itu terlalu naif untuk para pejuang politik dan pelindung rakyat yang lebih nyaman berjuang di bawah lampu kristal dan alunan musik jazz.

Selamat berdiskusi, wahai para pemimpin. Semoga rakyat tidak mengganggu kenyamanan kalian dengan pertanyaan-pertanyaan yang terlalu sulit untuk dijawab.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Melawan Lupa: PPWI Punya Andil dalam Memajukan Polri

Next Post

Gerakan Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Nasional

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Tanggapan PAN dan Gerindra Terkait Keakraban  Jokowi-Prabowo-Erick Thohir
Feature

Prabowo, Klaim, dan Bayang-Bayang Kemunafikan (Disonansi Kognitif)

April 27, 2026
Feature

Belajar dari Kongo, Perebutan Kepentingan Geopolitik & Ekonomi di Kawasan Afrika (Neo-Kolonialisme Dulu dan Relevansi Kekinian, Termasuk Kawasan Asia Tenggara)

April 27, 2026
Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru
Feature

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 26, 2026
Next Post
Gerakan Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Nasional

Gerakan Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Nasional

Tak Pernah Menemui Lagi Intelektual Seperti Alm. Letnan Jenderal Kartakusumah: Mengapa Jenderal Didikan Belanda dan Jepang Cerdas-Cerdas?

Tak Pernah Menemui Lagi Intelektual Seperti Alm. Letnan Jenderal Kartakusumah: Mengapa Jenderal Didikan Belanda dan Jepang Cerdas-Cerdas?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Tanggapan PAN dan Gerindra Terkait Keakraban  Jokowi-Prabowo-Erick Thohir

Prabowo, Klaim, dan Bayang-Bayang Kemunafikan (Disonansi Kognitif)

April 27, 2026

Belajar dari Kongo, Perebutan Kepentingan Geopolitik & Ekonomi di Kawasan Afrika (Neo-Kolonialisme Dulu dan Relevansi Kekinian, Termasuk Kawasan Asia Tenggara)

April 27, 2026
Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 26, 2026

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026

KSP Sentil Puan: Prabowo-Gibran Lahir dari Pelanggaran Etika

April 26, 2026

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tanggapan PAN dan Gerindra Terkait Keakraban  Jokowi-Prabowo-Erick Thohir

Prabowo, Klaim, dan Bayang-Bayang Kemunafikan (Disonansi Kognitif)

April 27, 2026

Belajar dari Kongo, Perebutan Kepentingan Geopolitik & Ekonomi di Kawasan Afrika (Neo-Kolonialisme Dulu dan Relevansi Kekinian, Termasuk Kawasan Asia Tenggara)

April 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist