Ketika mendengar tentang pekerjaan yang menawarkan bayaran tinggi hanya untuk chatting online, insting kita mungkin langsung curiga. Apalagi di Jepang, fenomena yami baito (pekerjaan part-time gelap) kerap menjadi bahan perbincangan. Biasanya, pekerjaan ini terdengar mudah namun berakhir dengan jebakan untuk melakukan sesuatu yang ilegal seperti pencurian atau penipuan. Tidak jarang, pelakunya adalah para pekerja yang diperalat untuk menjadi kambing hitam.
Jadi, saat ada lowongan kerja yang menawarkan bayaran hanya untuk ngobrol online dengan gadis-gadis Jepang, banyak yang mengira ini adalah salah satu yami baito. Namun, pekerjaan ini ternyata legal dan diiklankan melalui En-gage, situs pencari kerja yang terpercaya di Jepang.
Mengapa Dibayar untuk Ngobrol Online?
Pekerjaan ini ditawarkan oleh Ace, sebuah perusahaan yang mengelola game simulasi kencan atau otome game. Game ini ditujukan untuk para wanita, di mana pemain berinteraksi dengan karakter laki-laki virtual sebagai pacar impian mereka. Dalam game ini, pemain dapat mengirim pesan kepada karakter, dan Ace memerlukan staf untuk menulis balasan yang sesuai dengan kepribadian karakter tersebut.
Lowongan kerja ini mendeskripsikan tugasnya sebagai berikut:
“Pelamar akan mengambil peran sebagai karakter dalam aplikasi otome game yang kami kelola, membuat dan mengirimkan balasan pesan dari pemain.”
Pekerja akan memulai tugasnya dengan masuk ke sistem administratif game untuk melihat pesan yang belum terjawab. Setelah memilih pesan untuk dibalas, mereka akan meninjau log percakapan sebelumnya antara pemain dan karakter, kemudian menulis balasan yang sesuai dengan gaya dan kepribadian karakter tersebut.
Legal dan Lumayan Menguntungkan
Uniknya, pekerjaan ini benar-benar mengutamakan interaksi manusia. Ace memilih memberikan pengalaman personal kepada pemain dengan balasan yang dibuat secara khusus, bukan sekadar respons otomatis atau hasil AI yang tidak konsisten.
Tidak ada keterampilan khusus yang dibutuhkan selain kemampuan mengetik, meskipun keluwesan dalam menulis bahasa Jepang tentu menjadi nilai tambah. Bayarannya berkisar antara 1.150 hingga 2.100 yen per jam, tergantung pada kualitas atau kuantitas pesan yang dikirim. Perusahaan juga membuka setidaknya 10 posisi untuk pekerjaan ini, sehingga cukup menarik bagi mereka yang mencari fleksibilitas kerja jarak jauh dengan jam kerja yang bisa diatur sendiri.
Kenyataan atau Hanya Fantasi?
Meskipun pekerjaan ini terdengar seperti mimpi—duduk di rumah, ngobrol virtual, dan mendapatkan bayaran—itu ternyata nyata dan legal. Namun, seperti pekerjaan part-time lainnya, ini tetap membutuhkan dedikasi dan kemampuan untuk memahami konteks percakapan, terutama dalam menjaga konsistensi karakter yang dimainkan.
Bagi Anda yang memiliki waktu luang dan kemampuan menulis yang baik, ini bisa menjadi peluang menarik untuk mencoba sesuatu yang berbeda, sekaligus belajar lebih banyak tentang industri game Jepang yang unik.
Siapa sangka, pekerjaan yang terdengar seperti scam ini ternyata adalah cara kreatif Ace dalam menghadirkan pengalaman bermain game yang personal dan autentik. Mungkin inilah contoh dari inovasi kerja part-time di era digital!





















