• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Pelajaran dari Tim Samurai Biru di Piala Dunia 2022

fusilat by fusilat
December 10, 2022
in Feature
0
Kalahkan Spanyol 2 – 1 Jepang Melaju ke 16 Besar. Jerman Tersingkir

Ritsu Doan Jepang merayakan mencetak gol pertama mereka melawan Spanyol dengan Kaoru Mitoma [Dylan Martinez / Reuters]

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Ignatius B Prasetyo

TANGGAL 7 Desember lalu, sekitar 650 orang berkumpul untuk menyambut kepulangan tim Samurai Biru di Bandara Narita, Jepang. Tidak semua pemain ikut rombongan karena sebagian langsung kembali ke klub masing-masing, juga ada yang tiba melalui Bandara Haneda di Tokyo. Saya mengikuti semua pertandingan tim yang dijuliki “Giant Killer”, mulai babak penyisihan Grup E, sampai pertandingan 16 besar. Walaupun hampir semua pertandingan berlangsung dini hari waktu Jepang, saya memaksakan diri menonton pertandingan 4 tahun sekali ini.

Masalah teknis tidak akan saya bahas pada tulisan kali ini. Alasannya, Anda bisa menemukan dengan mudah pembahasan mengenai topik tersebut. Hal-hal lain, misalnya, bersih-bersih oleh suporter Jepang di stadion, maupun para pemain di ruang ganti, menurut saya, merupakan hal biasa. Setidaknya itu dapat saya lihat dan rasakan langsung melalui keseharian mereka di Jepang. Sehingga tidak perlu analisis rumit karena kata kuncinya adalah, orang Jepang tidak mau membuat orang lain susah atau tidak nyaman. Tentang Moriyasu Hajime yang membungkuk di tengah lapangan usai pertandingan melawan Kroasia juga tidak bisa ditebak apa artinya. Sehingga saya tidak berhasrat menulis analisis, mengapa pelatih yang pernah membawa tim Hiroshima Sanfrecce menjadi juara 3 kali Liga Sepak Bola Jepang J-1 melakukan itu. Orang boleh berargumen mengenai sudut membungkuk dengan urutan sekadar salam, lalu hormat kemudian paling besar (membungkuk paling dalam) adalah permintaan maaf. Teori cuma sekadar teori, karena yang tahu persis makna membungkuk adalah pelaku, bukan orang lain yang memandang hanya dari sudut membungkuknya.

Pada tulisan kali ini, saya ingin membahas tentang spirit hankotsu-seishin yang belum banyak dibahas, namun layak kita simak berdasarkan kiprah tim berlambang yatagarasu (burung gagak imajiner berkaki tiga). Kita bisa melihatnya saat mereka bertanding melawan Jerman dan Spanyol di grup E. Secara simpel, semangat hankotsu-seishin ini timbul sebagai reaksi dari perlakuan tidak adil, maupun spirit perlawanan atas opini negatif publik. Kita tahu bahwa Jerman dan Spanyol merupakan raksasa sepak bola dunia. Jerman pernah menggondol Piala Dunia 4 kali, sedangkan Spanyol 1 kali. Publik beranggapan Jepang sulit untuk lolos dari grup E ke babak 16 besar, karena ada dua raksasa tersebut. Akan tetapi, tim asuhan Moriyasu dapat lolos dari grup E dan menduduki posisi tertinggi, mengungguli tim Die Mannschaft dan La Roja.

Semangat hankotsu-seishin inilah yang menjadi motor penggerak pemain Jepang untuk membuktikan (mengejawantahkan) perlawanan atas opini publik. Spirit ini lebih terpicu lagi, karena pada pertandingan melawan tim asuhan Hansi Flick dan Luis Enrique, mulanya tim Samurai Biru sama-sama ketinggalan skor 0-1. Umumnya saat melawan tim kuat, apalagi sudah ketinggalan skor di awal pertandingan, maka susah membangkitkan semangat untuk mengejar ketinggalan. Jika sudah begini, memenangkan pertandingan bisa jadi merupakan hal yang mustahil. Akan tetapi lain cerita bagi Nagatomo Yuto dan kawan-kawan. Semakin tertekan dan ketinggalan, maka semakin gigihlah mereka melakukan perlawanan. Perlawanan ini sebenarnya tidak ada hubungan sama sekali dengan bushido, atau semangat samurai yang banyak ditulis orang. Hankotsu-seishin lah yang menjadikan mereka seperti itu.

Tentunya semangat itu tentu tidak berjalan sendiri. Kekuatan mental dan percaya diri merupakan penopang spirit hankotsu-seishin. Kita juga tidak boleh lupa bahwa semangat untuk selalu maju (yang lazim dimiliki orang Jepang) adalah unsur pembantu lain. Semangat untuk maju ini kita dapat simak dari komentar Honda Keisuke, mantan pemain dan bintang tim nasional Jepang yang pernah berlaga 3 kali pada perhelatan Piala Dunia. Dia mengatakan bahwa Jepang memang sudah tersingkir, namun Piala Dunia belum berakhir. Honda mengingatkan, Jepang harus menganalisis hasil pertandigannya di Qatar, kemudian menggunakan hasilnya sebagai dasar strategi untuk persiapan menuju Piala Dunia 2026 nanti.

Saya ingin menutup tulisan dengan kutipan syair lagu “se-ra-fuku to kikanjuu” yang dinyanyikan oleh Yakushimaru Hiroko. Bunyinya kalau saya terjemahkan dalam bahasa Indonesia, “Sayonara bukanlah kalimat perpisahan. Akan tetapi kalimat janji jangka waktu panjang untuk bertemu kembali.” Jepang memang sudah mengucapkan sayonara pada Piala Dunia. Namun seperti syair lagu tersebut, tim Samurai Biru pasti berusaha menepati janji untuk bertemu dengan pergelaran sepak bola dunia itu lagi.

Ignatius B Prasetyo Engineer

Dikutip Kompas.com, Sabtu 10 Desember 2022

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Isu Tiga Priode, Bamsoet dan LaNyalla Dinilai Pengkhianat Konstitusi!

Next Post

Simulasi Penundaan Pemilu 2024 – Titik Temunya di Bentrok Pisik – Siapa Yang Akan Mengambil Alih Komando?

fusilat

fusilat

Related Posts

Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN
Feature

Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN

June 11, 2026
Feature

Adaptasi Pararaton, Paternalistik, dan Sifat Hipokrit Bangsa dalam Komunikasi Politik Kekinian

June 11, 2026
Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet
Feature

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

June 9, 2026
Next Post
Simulasi Penundaan Pemilu 2024 – Titik Temunya di Bentrok Pisik – Siapa Yang Akan Mengambil Alih Komando?

Simulasi Penundaan Pemilu 2024 – Titik Temunya di Bentrok Pisik – Siapa Yang Akan Mengambil Alih Komando?

Seorang Pria di Aichi ditangkap Karena Menuangkan Kopi Susu ke atas Mesin Tiket Stasiun KA

Seorang Pria di Aichi ditangkap Karena Menuangkan Kopi Susu ke atas Mesin Tiket Stasiun KA

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
News

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

by Karyudi Sutajah Putra
June 9, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.-Banyak pihak, baik di eksekutif maupun legislatif, kini sedang ketar-ketir menunggu kelanjutan proses hukum dugaan tindak pidana korupsi...

Read more
Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

Pembubaran Perkemahan Ahmadiyah di Karangnganyar: Negara Kembali Tunduk Pada Kelompok Intoleran

June 7, 2026

Pancasila: Lahir untuk Mati!

June 2, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN

Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN

June 11, 2026

Adaptasi Pararaton, Paternalistik, dan Sifat Hipokrit Bangsa dalam Komunikasi Politik Kekinian

June 11, 2026
GILIRAN IKHSANUDIN NOORSY CERAHKAN EMAK-EMAK ASPIRASI INDONESIA: PERADABAN BANGSA DIMULAI DARI KELUARGA

GILIRAN IKHSANUDIN NOORSY CERAHKAN EMAK-EMAK ASPIRASI INDONESIA: PERADABAN BANGSA DIMULAI DARI KELUARGA

June 11, 2026
Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Tekankan Penguatan Demokrasi dan Kaderisasi

June 9, 2026

Siapa SA Anggota DPR RI dari Madura yang Diduga Jual-Beli Titik MBG?

June 9, 2026
Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

Di Jepang – Tuhan Bersemayam di Toilet

June 9, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN

Putusan MK Dianggap Angin Lalu: Menggugat UU Polri dan UU ASN

June 11, 2026

Adaptasi Pararaton, Paternalistik, dan Sifat Hipokrit Bangsa dalam Komunikasi Politik Kekinian

June 11, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist