• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

Pelantikan Sunyi di Hari Libur: Ketika Jabatan Strategis Diangkat Tanpa Sorotan Publik

fusilat by fusilat
May 4, 2026
in Birokrasi, Feature, Tokoh/Figur
0
Pelantikan Sunyi di Hari Libur: Ketika Jabatan Strategis Diangkat Tanpa Sorotan Publik
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Ada yang ganjil dari sebuah peristiwa administratif yang seharusnya biasa. Pada 1 Mei 2026—tanggal merah yang identik dengan Hari Buruh—Mayjen TNI (Purn) Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw resmi dilantik sebagai Direktur Jenderal Sumber Daya Air (Dirjen SDA) di Kementerian Pekerjaan Umum. Bukan sekadar karena sosoknya berlatar militer, tetapi karena proses pelantikannya dilakukan secara tertutup oleh Dody Hanggodo, berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 39/TPA Tahun 2026.

Dalam praktik pemerintahan modern, pelantikan pejabat eselon I—terutama yang mengelola sektor vital seperti sumber daya air—bukanlah seremoni biasa. Ia adalah peristiwa publik. Transparansi menjadi prinsip dasar, bukan pilihan opsional. Maka ketika pelantikan itu berlangsung tanpa sorotan, tanpa dokumentasi terbuka, dan bahkan pada hari libur nasional, publik berhak bertanya: ada apa?

Posisi Dirjen SDA bukan jabatan teknokratis biasa. Ia adalah simpul strategis dalam kebijakan pengelolaan air nasional—mulai dari sungai, bendungan, pengendalian banjir, hingga penyediaan air baku. Dalam konteks Indonesia yang kerap berhadapan dengan krisis air, banjir musiman, dan konflik sumber daya, jabatan ini menyentuh langsung hajat hidup orang banyak. Maka setiap keputusan terkait posisi ini semestinya berdiri di atas fondasi akuntabilitas yang kuat.

Namun yang terjadi justru sebaliknya. Pelantikan tertutup menciptakan ruang gelap dalam tata kelola publik. Ia memunculkan kesan bahwa proses ini bukan sekadar administratif, melainkan sarat kepentingan yang enggan diuji di ruang terbuka. Apalagi, jika dikaitkan dengan kecenderungan belakangan ini di mana posisi strategis kerap mengalami penyesuaian demi mendukung program prioritas pemerintah—yang tak jarang beririsan dengan kepentingan politik kekuasaan.

Pertanyaan berikutnya menjadi lebih substansial: mengapa harus tertutup? Apakah ada urgensi yang begitu mendesak hingga mengabaikan prinsip transparansi? Ataukah justru keterbukaan itu sengaja dihindari?

Dalam negara demokrasi, prosedur bukan sekadar formalitas. Ia adalah mekanisme kontrol. Ketika prosedur dilompati—atau dalam hal ini, diselimuti—maka yang terancam bukan hanya legitimasi pejabat yang dilantik, tetapi juga kepercayaan publik terhadap institusi itu sendiri.

Pelantikan di hari libur nasional juga menambah lapisan kejanggalan. Hari libur identik dengan minimnya aktivitas birokrasi dan pengawasan publik. Jika dikombinasikan dengan sifat tertutup, maka ia seperti peristiwa yang sengaja “dilewatkan” dari radar perhatian publik.

Apakah ini kebetulan? Dalam politik, kebetulan yang terlalu rapi sering kali bukan kebetulan.

Yang lebih mengkhawatirkan adalah preseden yang bisa ditimbulkan. Jika praktik seperti ini dianggap lumrah, maka ke depan bukan tidak mungkin jabatan-jabatan strategis lainnya diisi melalui mekanisme serupa—sunyi, tertutup, dan jauh dari sorotan publik. Transparansi perlahan menjadi formalitas kosong, bukan lagi nilai yang dijaga.

Publik tidak menuntut seremoni megah. Yang diminta sederhana: keterbukaan. Sebab jabatan publik bukan milik privat kekuasaan. Ia adalah amanah yang lahir dari sistem yang seharusnya bisa diawasi bersama.

Pelantikan Arnold mungkin sah secara hukum. Namun dalam perspektif etika pemerintahan, cara pelantikan itu dilakukan menyisakan pertanyaan yang lebih besar daripada sekadar pergantian jabatan. Ia menyentuh satu hal mendasar: apakah tata kelola negara ini masih berjalan dalam terang, atau mulai terbiasa bekerja dalam bayang-bayang?

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Reuni Sunyi Para Pejuang: HBH Idul Fitri KB PII Jakarta Angkatan 70–80 Digelar Tanpa Restu Pusat

Next Post

Mahasiswa Berdemo Tagih Janji Prabowo Gratiskan Uang Kuliah

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

Repositioning IKIP in Indonesia’s Learning Ecosystem

June 16, 2026
Feature

Divided education is failing Muslim Societies

June 16, 2026
DPR dan BGN Belum Berubah
Feature

DPR dan BGN Belum Berubah

June 16, 2026
Next Post
Mahasiswa Berdemo Tagih Janji Prabowo Gratiskan Uang Kuliah

Mahasiswa Berdemo Tagih Janji Prabowo Gratiskan Uang Kuliah

IPW Desak Kapolres Karo Sumut Usut Tuntas Kasus Tewasnya Jurnalis Tribrata TV

IPW Desak Kapolri Turunkan Tim ke Polres Metro Depok, Ada Apa?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tangkap Tiyo Ardianto!
Feature

Tangkap Tiyo Ardianto!

by Karyudi Sutajah Putra
June 16, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta -  Dalam hati mungkin Tiyo Ardianto memang ingin...

Read more
Mahasiswa Memasuki Kawasan Monas Teriak Jokowi Offside

Ketika Mahasiswa Sudah Muak Lihat Pejabat Negara

June 16, 2026
Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

June 15, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Repositioning IKIP in Indonesia’s Learning Ecosystem

June 16, 2026

Divided education is failing Muslim Societies

June 16, 2026
DPR dan BGN Belum Berubah

DPR dan BGN Belum Berubah

June 16, 2026

Ketika Organisasi Tua Masih Peduli pada Dapur Bangsa (Membaca Surat Terbuka KOSGORO tentang Makan Bergizi Gratis)

June 16, 2026
Forum Sarasehan KOSGORO Sampaikan Delapan Rekomendasi Penguatan Program Makan Bergizi Gratis kepada Presiden

Forum Sarasehan KOSGORO Sampaikan Delapan Rekomendasi Penguatan Program Makan Bergizi Gratis kepada Presiden

June 16, 2026

PRABOWO PERLU MENGUMUMKAN NATIONAL CONTINGENCY PLAN

June 16, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Repositioning IKIP in Indonesia’s Learning Ecosystem

June 16, 2026

Divided education is failing Muslim Societies

June 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist