• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Pembatalan Sertifikat Tanah di Desa Kohod: Mengurai Pelanggaran Hukum dan Tanggung Jawab Jokowi

Ali Syarief by Ali Syarief
January 23, 2025
in Crime, Feature
0
PT Pantai Indah Kapuk Dua (Milik Aguan) Menguasai Mayoritas Saham di Perusahaan Pemilik HGB Laut Tangerang
Share on FacebookShare on Twitter

Pembatalan sertifikat tanah di kawasan pagar laut, Desa Kohod, Kabupaten Tangerang, Banten, membuka babak baru dalam sejarah pengelolaan ruang laut di Indonesia. Keputusan ini menjadi alarm keras bahwa ada pelanggaran hukum serius yang tidak bisa dianggap remeh. Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) dan Sertifikat Hak Milik (SHM) yang semula dianggap sah, ternyata diterbitkan di atas ruang laut—sebuah wilayah yang jelas-jelas tidak dapat dimiliki secara privat berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 3/PUU-VIII/2010.

Langkah Kementerian ATR/BPN yang membatalkan sertifikat tersebut patut diapresiasi, namun tidak cukup berhenti pada tindakan administratif. Pertanyaan yang muncul adalah: siapa yang bertanggung jawab atas penerbitan sertifikat ilegal ini? Dan mengapa pelanggaran seperti ini bisa terjadi dalam sistem yang seharusnya diawasi dengan ketat?

Akar Permasalahan: Dugaan Pembiaran Sistemik
Pembatalan sertifikat ini menunjukkan ada celah serius dalam sistem pengawasan dan pelaksanaan hukum di era sebelumnya. Penerbitan sertifikat yang melanggar garis pantai adalah bukti nyata adanya pelanggaran prosedural, yang kemungkinan besar tidak mungkin terjadi tanpa keterlibatan pihak-pihak berpengaruh. Apakah ini murni kelalaian, atau ada indikasi korupsi dan kolusi di balik prosesnya?

Sertifikat HGB dan SHM Area Pagar Laut Tangerang Berakhir Dengan Pembatalan

Tidak dapat dipungkiri, era kepemimpinan Jokowi telah diwarnai berbagai kebijakan yang mengutamakan investasi dan pembangunan infrastruktur, bahkan dengan mengabaikan dampak ekologis dan hukum yang berlaku. Dalam konteks ini, muncul dugaan bahwa penerbitan sertifikat di Desa Kohod adalah bagian dari praktik yang mengorbankan tata kelola lahan demi kepentingan tertentu.

Tanggung Jawab Jokowi: Mengurai Keterlibatan Pemimpin Utama
Sebagai kepala pemerintahan pada periode terjadinya pelanggaran ini, Jokowi tidak bisa lepas dari tanggung jawab. Dalam sistem tata kelola negara, seorang pemimpin tertinggi memiliki kewajiban moral dan hukum untuk memastikan setiap kebijakan berjalan sesuai aturan. Jika praktik penerbitan sertifikat ilegal ini berlangsung di bawah pengawasannya, publik berhak menuntut penjelasan dan akuntabilitas langsung darinya.

Keberanian untuk menuntut pertanggungjawaban Jokowi adalah langkah penting untuk memastikan tidak ada pihak yang kebal hukum, termasuk pemimpin yang pernah menduduki jabatan tertinggi. Jokowi harus diminta untuk menjelaskan bagaimana mekanisme pengawasan di masa kepemimpinannya bisa gagal total hingga menyebabkan sertifikat ilegal diterbitkan di ruang laut.

Tindak Lanjut: Menuntut Penanggung Jawab Hingga Akarnya
Proses hukum tidak boleh berhenti hanya pada oknum pelaksana teknis yang terlibat dalam penerbitan sertifikat ini. Penelusuran harus dilakukan hingga ke tingkat tertinggi, termasuk menteri yang berwenang, pejabat daerah, dan bahkan korporasi yang menikmati keuntungan dari sertifikat tersebut. Namun, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memanggil Jokowi sebagai pemimpin utama saat itu.

Tindakan hukum terhadap pemimpin terdahulu bukan hanya tentang menuntut keadilan, tetapi juga memberi sinyal kuat bahwa Indonesia adalah negara hukum, di mana semua orang—tanpa kecuali—harus bertanggung jawab atas tindakannya. Langkah ini juga akan menjadi pelajaran penting bagi generasi pemimpin selanjutnya bahwa pelanggaran hukum, sekecil apa pun, tidak akan dibiarkan berlalu tanpa konsekuensi.

Penutup: Membangun Sistem yang Lebih Bersih
Kasus Desa Kohod harus menjadi momentum bagi pemerintah dan masyarakat untuk memperbaiki tata kelola ruang laut. Regulasi yang ada sudah cukup jelas, tetapi implementasi dan pengawasan sering menjadi titik lemah. Selain itu, keberanian untuk menindak pihak-pihak yang bertanggung jawab, termasuk pemimpin tertinggi, adalah kunci untuk mencegah terulangnya kasus serupa di masa depan.

Masyarakat menunggu langkah tegas penegak hukum. Bukan hanya sekadar pembatalan sertifikat, tetapi juga penyelidikan menyeluruh yang menuntaskan pelanggaran ini hingga ke akarnya. Karena di balik setiap pelanggaran hukum, selalu ada pihak yang harus dimintai pertanggungjawaban. Apakah Jokowi akan menjadi simbol keberanian dalam menghadapi hukum, atau malah menjadi contoh buruk pemimpin yang kebal hukum? Jawabannya kini ada di tangan para penegak keadilan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Sertifikat HGB dan SHM Area Pagar Laut Tangerang Berakhir Dengan Pembatalan

Next Post

KLH : Kegiatan Pembangunan Pagar Laut di Kabupaten Tangerang Dinyatakan Ilegal

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi
Feature

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat
Birokrasi

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026
MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur
Birokrasi

MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

April 20, 2026
Next Post
Pemagaran Laut: Habis Tangerang, Terbitlah Bekasi!

KLH : Kegiatan Pembangunan Pagar Laut di Kabupaten Tangerang Dinyatakan Ilegal

Menteri : ATR /Kepala BPN : Siapapun Terlibat Mafia Tanah, Tak Peduli Oknum Polisi dan TNI Akan Dilibas Habis

Dan Hadi Tjahjanto Pun Lepas Tangan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi
Feature

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Jusuf Kalla (JK) sudah membuka front pertempuran....

Read more
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026
MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

April 20, 2026

Mengelola Risiko DSR 40%: Ketika Negara Seperti Keluarga yang Terlilit Cicilan di Tengah Dunia yang Bergejolak

April 20, 2026

Inspirasi Kecil di Senja itu dan Coretan Indah Ali Syarief

April 19, 2026
Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...