• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Pencopotan Beruntun di Perum Bulog: Kebijakan Tegas atau Langkah Gegabah?

by
April 1, 2025
in Economy, Feature
0
Pencopotan Beruntun di Perum Bulog: Kebijakan Tegas atau Langkah Gegabah?
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastraatmadja

Pimpinan Cabang Perum Bulog Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur, resmi dicopot dari jabatannya akibat laporan yang menyebutkan penghentian penyerapan gabah petani. Keputusan ini menambah daftar pejabat Perum Bulog daerah yang terpaksa angkat kaki dari jabatannya. Sebelumnya, Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kalimantan Selatan telah lebih dulu mengalami nasib serupa.

Menurut Menteri Pertanian Amran Sulaiman, pencopotan para pimpinan Perum Bulog di daerah adalah bentuk ketegasan Pemerintah terhadap buruknya kinerja mereka dalam mendukung kebijakan Presiden Prabowo. Pemerintah menargetkan penyerapan gabah petani dalam panen raya kali ini dilakukan semaksimal mungkin guna mencapai swasembada pangan, khususnya beras.

Ketika fakta di lapangan menunjukkan ketidaksungguhan dalam menindaklanjuti visi politik Presiden, tak ada jalan lain selain mencopot pejabat yang dianggap tidak kompeten. Di Kalimantan Selatan, ada indikasi kurangnya proaktifitas, sementara di Nganjuk muncul laporan penghentian serapan gabah. Pencopotan pimpinan Bulog di daerah kini tampaknya menjadi tren baru dalam menerapkan sanksi tanpa prosedur peringatan bertahap.

Setelah dua pejabat Bulog daerah dicopot, atmosfer kerja di lingkungan Bulog mulai dipenuhi kegelisahan. Bisik-bisik di antara para pejabat Bulog semakin kencang: siapa lagi yang akan menyusul? Tak sedikit yang kini harap-harap cemas, menanti kemungkinan dicopot atau dimutasi ke daerah terpencil. Wajar jika suasana ini muncul, mengingat proses penyerapan gabah dalam panen raya kali ini sarat dengan berbagai kepentingan.

Bagi pemerintahan Presiden Prabowo, panen raya kali ini adalah gerbang menuju swasembada pangan, salah satu program prioritas pembangunan lima tahun ke depan. Maka, tak heran jika Pemerintah tampak begitu serius mengawal kebijakan ini. Namun, di sisi lain, kebijakan baru tentang penyerapan gabah yang tertuang dalam Keputusan Badan Pangan Nasional No. 14/2025 justru melahirkan persoalan baru di lapangan.

Aturan yang membebaskan petani dari persyaratan kadar air dan kadar hampa dalam menjual gabahnya memunculkan potensi masalah di masa depan. Langkah ini, jika tidak diimbangi dengan penyuluhan dan fasilitas pengeringan gabah yang memadai, berisiko menurunkan kualitas beras secara signifikan.

Sayangnya, sosialisasi perubahan aturan ini terkesan mendadak dan tidak disiapkan jauh-jauh hari. Bahkan, hanya dalam hitungan minggu setelah diterbitkannya Keputusan Badan Pangan Nasional No. 2/2025 yang masih mengatur kadar air dan kadar hampa gabah dengan tabel rafaksi, muncul keputusan baru yang mencabut aturan tersebut. Wajar jika banyak petani bersuka cita mendengar kebijakan ini, karena mereka kini bisa menjual gabah apa adanya tanpa perlu repot menyesuaikan kadar air dan kadar hampa.

Namun, pertanyaan kritisnya adalah: sejauh mana Bulog mampu menyimpan gabah yang diserap dengan kualitas yang terjaga? Jika sebagian besar gabah yang masuk tergolong “gabah basah”, apakah Bulog siap dengan solusi penyimpanan yang efektif? Jika tidak, maka risiko munculnya beras berkutu, berkecambah, atau berbau apek bisa semakin besar, sebagaimana yang pernah menjadi kehebohan di masyarakat sebelumnya.

Kualitas beras sangat bergantung pada kualitas gabah yang diserap. Jika Bulog dipaksa menyerap gabah basah tanpa persyaratan kualitas yang ketat, maka harapan untuk memperoleh beras berkualitas tinggi akan semakin sulit diwujudkan. Sebab itu, dalam kebijakan penyerapan gabah, Pemerintah sebelumnya selalu menerapkan standar kadar air dan kadar hampa guna memastikan hasil yang optimal.

Kini, dengan pencabutan persyaratan tersebut, tantangan justru bertambah. Petani memang mendapatkan keuntungan instan, namun tanpa kesiapan teknologi pengeringan yang memadai, kebijakan ini bisa menjadi bumerang di kemudian hari.

Langkah Pemerintah membebaskan petani dari persyaratan kadar air dan kadar hampa bisa saja meningkatkan angka penyerapan gabah. Namun, jika dalam proses penyerapan ada pimpinan Bulog yang dicopot, apakah dalam tahap penyimpanan nanti akan ada petugas gudang yang menjadi korban berikutnya? Inilah yang seharusnya menjadi perhatian serius, sebelum kebijakan ini menciptakan krisis baru dalam rantai pangan nasional.

(Penulis adalah Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat)

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Menanggapi Jubir Presiden: Dari Kesalahan ‘Masak Saja’ hingga Logika Kabinet Obesitas

Next Post

Tahun 2028 Ditetapkan Sebagai Target Bagi  IKN Beroperasi penuh

Related Posts

Feature

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Next Post
Biaya Skema Kerja Sama dan badan usaha (KPBU) Terlalu Mahal, Tak Ada Investor Rusun ASN di IKN

Tahun 2028 Ditetapkan Sebagai Target Bagi  IKN Beroperasi penuh

Ribuan Orang Dikhawatirkan Jadi Korban Gempa di Myanmar dan Thailand.

Junta Militer Myanmar Tetapkan Masa Berkabung Nasional, Korban Gempa Tewas Capai 2.056 Jiwa

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...