• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

PENCOPOTAN PIMWIL PERUM BULOG

by
March 21, 2025
in Feature
0
PENCOPOTAN PIMWIL PERUM BULOG
Share on FacebookShare on Twitter

OLEH : ENTANG SASTRAATMADJA

Dicopotnya Dani Satrio dari jabatan Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kalimantan Selatan, karena dianggap pasif dan todak proaktif dalam melakukan penyerapan gabah petani, kini tampil menjadi perbincangan yang cukup hangat di media sosial. Ada yang mempertanyakan, apakah pencopotan itu cukup tepat untuk dilakukan, dengan alasan karena Pimwil tersebut dinilai kurang aktif dalam menyerap gabah ?

Lalu, ada juga yang berpandangan, sebaiknya Pimwil ini tidak perlu dicopot, tapi cukup diberi peringatan agar ke depan dirinya dapat lebih pro aktif dalam melakukan penyerapan gabah petani. Kalau ternyata setelah diingatkan masih belum berubah, maka sah-sah saja kalau dirinya dicopot dari jabatan Pimwil untuk dimutasikan ke posisi yang lain.

Penghargaan (reward) dan hukuman (punishment) merupaksn hal yang wajar dalam melakoni kehidupan. “Reward” adalah penghargaan atau imbalan yang diberikan kepada seseorang atau kelompok atas prestasi, pencapaian, atau kontribusi yang mereka berikan.
Tujuan reward adalah untuk meningkatkan motivasi dan semangat seseorang untuk berprestasi. Atau untuk
menghargai prestasi dan kontribusi seseorang. Dan meningkatkan kepuasan dan kepercayaan seseorang terhadap organisasi atau institusi.

Sedangkan “punishment” adalah hukuman atau sanksi yang diberikan kepada seseorang atau kelompok atas kesalahan, pelanggaran, atau kegagalan mereka. Tujuan punishment adalah untuk menghukum kesalahan atau pelanggaran yang telah dilakukan. Kemudian, mencegah kesalahan atau pelanggaran serupa terjadi di masa depan. Dan mengembalikan keseimbangan dan keadilan setelah terjadi kesalahan atau pelanggaran.

Dalam kaitannya dengan pencopotan Pimwil Perum Bulog Kalimantan Selatan, hal ini dianggap sebagai tindakan yang tidak bijaksana. Apalagi, jika alasannya hanya karena kurang pro aktif dalam menggerakan penyerapan gabah petani. Bukankah masih banyak “hukuman” lain yang dapat diberikan, selain dengan pencopotan jabatan Pimwil ?

Betul, seperti yang disampaikan Menteri Pertanian hampir di berbagai kesempatan. Program Pemerintah menyerap gabah petani sebanyak-banyaknya dalam musim panen kali ini merupakan “pintu masuk” ke arah tercapainya swasembada pangan. Begitu pun dengan target yang diberikan kepada Perum Bulog sebesar 3 juta ton setara beras.

Itu sebabnya, menjadi sangat masuk akal jika Presiden Prabowo pun turun langsung ke lapangan untuk memantau perkembangannya. Bagi Presiden Prabowo sendiri, peningkatan produksi pangan, utamanya beras, benar-benar sebuah “taruhan” dalam mewujudkan kemausan politiknya sebagaimana yang disampaikan ketika masa kampanye Pemilihan Presiden dilaksanakan.

Bahkan tidak menutup kemungkinan, upaya menggenjot produksi beras setinggi-tingginya menuju swasembada ini pun merupakan “harga mati” yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Produksi beras harus berlimpah sesuai dengan apa yang diprediksikan Badan Pusat Statistik. Bahkan kita ditantang harus mampu menghasilkan surplus beras sejumlah 5 juta ton.

Tak kalah penting untuk dipahami, ternyata kita pun diminta untuk mengamankan pernyataan Pemerintah bahwa mulai tahun 2025, bangsa kita akan mulai menghentikan impor beras. Syarat utama tidak impor beras, berarti produksi beras dalam negeri harus meningkat cukup signifkan, sehingga mampu memenuhi kebutuhan beras di dalam negeri.

Bayangkan jika produksi gagal ditingkatkan atau penyerapan gabah tidak optimal, baik oleh Perum Bulog dan Pengusaha Penggilingan Padi, maka pertanyaan kritisnya, dari mana lagi kita akan memperoleh beras ? Apakah Pemerintah harus menelan ludah sendiri dengan membuka kembali kran impor yang telah ditutupnya rapat-rapat ?
Namun begitu, sekalipun upaya menggenjot produksi pangan merupakan program prioritas Pemerintahan Presiden Prabowo bersama Kabinet Merah Putihnya, tidak berarti pata pengambil kebijakan bisa sesukanya melakukan langkah yang dianggap tidak bijaksana. Salah satunya melakukan pencopotan jabatan terhadap pimpinan di daerah.

Lebih aneh lagi, alasan pencopotan jabatan itu disebabkan karena tidak aktifnya dalam melakukan penyerapan gabah petani. Ceritanya menjadi lebih dramatis atas adanya keluhan petani yang terpaksa menjual gabah hasil panennya kepada para tengkulak dengan harga jauh lebih rendah dari Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah yang ditetapkan.

Mengapa petani harus menjual ke tengkulak ? Alasannya, karena Perum Bulog Kalimantan Selatan bersikap pasif dan tidak mampu melaksanakan program Bulog Jemput Gabah petani. Dalam bahasa lain, bisa juga disebutkan petani sibuk disawah menanti yang akan membeli hasil panennya, sedangkan Bulog berada di gudang menanti yang akan menjual gabahnya.

Gambaran ini jelas menunjukkan kepada kita, hubungan antara Perum Bulog dan petani belum terbangun adanya “suasana kebatinan” atau “brotherhood spirit” yang harnonis diantara keduanya. Perum Bulog menuju ke Utara, maka petani ke Selatan. Ini yang disebut tojai’ah. Artinya, sampai dunia kiamat pun mereka tidak akan pernah ketemu.

Pencopotan Pimwil Perum Bulog karena dianggap tidak serius melakukan penyerapan gabah petani, ada baiknya menjadi bahan perenungan kita bersama. Terlepas dari pro kontra terhadap tindakan pencopotan itu, apakah tidak ada cara lain untuk melakukan “punishment” yang leboh pas terhadap pejabat yang bersalah ? Kita tentu memiliki jawaban masing-masing. (PENULIS, KETUA DEWAN PAKAR DPD HKTI JAWA BARAT).

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Poin-poin Krusial RUU TNI yang sedang Dibahas di DPR RI Untuk Disahkan

Next Post

Bangsa dengan Naluri Hewani

Related Posts

Krisis Global, Ketergantungan Lokal: Indonesia di Ujung Rapuh Energi
Economy

Krisis Global, Ketergantungan Lokal: Indonesia di Ujung Rapuh Energi

May 2, 2026
Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan
Feature

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

May 1, 2026
Economy

Memotret Insight, Meneropong Foresight: Berbasis Possibility vs Probability sebagai Produk Internal Auditor

May 1, 2026
Next Post
Indonesia Makin Kegelapan

Bangsa dengan Naluri Hewani

LBH Keadilan Mengutuk Keras Teror Kepala Babi terhadap Kantor Tempo, Minta Aparat Usut Tuntas

LBH Keadilan Mengutuk Keras Teror Kepala Babi terhadap Kantor Tempo, Minta Aparat Usut Tuntas

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal
Komunitas

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

by Karyudi Sutajah Putra
April 30, 2026
0

FusilatNews - Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Rudi Darmoko yang tidak segan-segan untuk menangkap...

Read more
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Krisis Global, Ketergantungan Lokal: Indonesia di Ujung Rapuh Energi

Krisis Global, Ketergantungan Lokal: Indonesia di Ujung Rapuh Energi

May 2, 2026
Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

May 1, 2026

Memotret Insight, Meneropong Foresight: Berbasis Possibility vs Probability sebagai Produk Internal Auditor

May 1, 2026
Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

May 1, 2026

Menyoal Paradoks Regulasi di Sektor Multinasional

May 1, 2026

Mengawal Asta Cita di KIT Batang: Transformasi Industri Berbasis Kedaulatan dan Pertahanan

May 1, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Krisis Global, Ketergantungan Lokal: Indonesia di Ujung Rapuh Energi

Krisis Global, Ketergantungan Lokal: Indonesia di Ujung Rapuh Energi

May 2, 2026
Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

Ketika Iman Dijadikan Tujuan, Tapi Ilmu Menghilang dari Arah: Sebuah Paradoks Pendidikan

May 1, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...