Bogor – Fusilatnews – Aktivitas pendakian di Gunung Gede Pangrango di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Bogor Jawa Barat untuk sementara ditutup karena adanya peningkatan aktivitas vulkanik pada Gunung Gede Pangrango .
Berdasarkan surat edaran Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango yang diunggah dalam akun media sosial @bbtn_gn_gedepangrango, penutupan sementara dilakukan sejak 3–7 April 2025.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI menjelaskan, penutupan dilakukan lantaran adanya peningkatan gempa vulkanik dalam (VA) dari gunung yang memiliki ketinggian 2.958 MDPL tersebut.
Diinformasikan, rata-rata kejadian gempa vulkanik dalam Gunung Gede Pangrango pada periode 1-31 Maret 2025 hanya berkisar 0-1 kali per hari. Peningkatan gempa vulkanik dalam dinilai bisa berbahaya.
Hal ini menunjukkan terjadinya peningkatan tekanan pada tubuh G. Gede dengan potensi bahaya berupa letusan freatik maupun embusan gas gunung api di sekitar kawah yang dapat membahayakan jiwa jika konsentrasi yang terhirup melebihi nilai ambang batas allart.”
Berdasarkan hasil pemantauan, aktivitas vulkanik Gunung Gede Pangrango masih pada level I atau normal. Masyarakat ataupun wisatawan diminta untuk tidak mendekati dan bermalam dalam radius 600 meter dari Kawah Wadon
“Tingkat aktivitas G. Gede akan segera ditinjau kembali jika terdapat perubahan visual dan kegempaan yang signifikan.”
Pengelola Taman Nasional Gunung Gede Pangrangp meminta para pendaki untuk menjadwalkan ulang kegiatan pendakiannya menyoal kondisi yang terjadi.






















