• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Penerimaan Pajak 2025 Gagal Capai Target: “Industri Lesu, Ekonomi Membeku

Ali Syarief by Ali Syarief
January 14, 2026
in Economy, Feature
0
Mafia-mafia Pajak Setelah Gayus
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews — Upaya pemerintah untuk mengerek penerimaan pajak pada 2025 kembali mengalami hambatan serius. Hingga awal tahun ini, realisasi penerimaan pajak menunjukkan tren yang mengecewakan, bahkan berpotensi tidak menyentuh target yang telah ditetapkan dalam APBN. Kondisi ini tak lepas dari lemahnya kinerja sektor industri dan melambatnya aktivitas ekonomi secara umum.

Lesu di Semua Sektor Penopang Pajak

Data terbaru menunjukkan bahwa pertumbuhan penerimaan pajak justru turun sekitar 0,7 persen dibanding periode sebelumnya. Rendahnya kontribusi sektor-sektor strategis, seperti manufaktur, perdagangan, dan jasa, menjadi salah satu penyebab utama. Sektor-sektor ini selama ini menjadi tulang punggung penerimaan negara melalui Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Sejumlah analis menilai bahwa indikator penerimaan pajak yang melemah mencerminkan kondisi ekonomi yang masih belum pulih maksimal. Bahkan ketika pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen, realitas di lapangan menunjukkan sinyal-sinyal kelesuan yang cukup kuat.

Mengapa Target Tidak Tercapai?

Pakar ekonomi mencatat beberapa faktor kunci di balik melemahnya penerimaan pajak:

  • Aktivitas industri yang ~melambat~, sehingga basis pajak dari sektor produktif ikut tergerus. Hal ini berdampak langsung pada realisasi PPh badan dan PPN.
  • Daya beli masyarakat yang kurang bergairah, yang kemudian menurunkan konsumsi dan setoran PPN dari sektor perdagangan serta barang konsumsi.
  • Pengembalian restitusi pajak yang besar, membuat kas negara harus mengembalikan sejumlah pembayaran pajak ke wajib pajak sehingga meredam angka neto penerimaan.

Selain itu, faktor eksternal seperti tekanan harga komoditas di pasar global juga turut memperberat pencapaian target. Di sektor pertambangan dan pengolahan, turunnya harga komoditas berdampak pada laba perusahaan dan pada akhirnya menekan setoran pajak negara.

PENCAHAYAAN: Bukan Salah DJP

Menteri Keuangan secara tegas menyatakan bahwa kinerja petugas pajak bukanlah akar persoalan utama. Menurut dia, petugas pajak telah bekerja sesuai dengan tugasnya. Namun, basis pajak yang mengecil karena aktivitas ekonomi yang tertekan membuat target menjadi sulit diraih.

Implikasi Ekonomi Lebih Luas

Kegagalan mencapai target penerimaan pajak punya implikasi serius terhadap fiskal negara. Penerimaan pajak yang meleset berpotensi:

  • Memperlebar defisit anggaran, karena pemasukan negara tak sebanding dengan belanja negara yang harus tetap berlangsung.
  • Menekan ruang kebijakan fiskal pemerintah, terutama untuk program-program pembangunan dan sosial.
  • Melemahkan kepercayaan investor, jika tren ini terus berlanjut.

Optimisme atau Realitas Suram?

Meski demikian, pemerintah optimistis bahwa dengan berbagai langkah perbaikan, seperti dorongan investasi dan peningkatan konsumsi domestik, kinerja penerimaan pajak bisa membaik di kuartal akhir 2025 atau pada 2026 mendatang.

Namun, bagi banyak pengamat independen, situasi ini menunjukkan bahwa ketergantungan terlalu besar pada sektor formal dan komoditas saja tidak cukup. Ada kebutuhan untuk memperluas basis pajak, meningkatkan kepatuhan dan memperkuat daya beli masyarakat agar penerimaan negara bisa lebih stabil dan berkelanjutan di masa depan.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Lesunya Daya Beli: Cerminan Ketidakpastian Ekonomi Indonesia

Next Post

KOMEDI PANJI KOMEDI

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026
Feature

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Next Post
Mengapa Pandji Dilaporkan ke Polisi?

KOMEDI PANJI KOMEDI

Demi Putri Puan, FX Rudy Disingkirkan?

FX Rudy: Yang Disayang yang Ditendang

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

April 27, 2026

Kejujuran Menang di Jepang, Mungkinkah di Indonesia?

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist