• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Pengemis Online” dari Kacamata Lain

fusilat by fusilat
February 12, 2023
in Feature
0
Pengemis Online” dari Kacamata Lain

Warga Lombok Tengah saat sedang "live" mandi air keruh di TikTok (Foto: Ahmad Viqi/detikBali)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Moh. Rofqil Bazikh

Jakarta – Seorang konten kreator yang mengontenkan neneknya diundang salah satu stasiun televisi. Ia merasa bangga, mafhum itu puncak tertinggi dari pencapaian seorang pembuat konten. Jamak dipahami, di sebuah ruang bernama dunia digital menjadi viral adalah hal vital. Minat kita juga dikonstruk untuk mengarah pada hal yang banyak diperbincangkan. Tepat di titik itu pengelola stasiun televisi sangat peka dan mengerti peta pasar. Siklusnya bisa kita tebak, diawali viral kemudian dipungkasi untuk berbicara di stasiun televisi.
Bahkan seorang Dedy Corbuzier tidak masalah kalau menjilat ludahnya sendiri. Beberapa tahun lalu, ia masyhur dengan salah satu diktum yang menjadi pedoman. “Jangan membuat terkenal orang tolol,” sebuah potongan kalimat yang banyak dikutip di media sosial. Hari ini, untuk mengamalkan itu adalah hal yang sukar. Bagi para pembuat konten, isi kemudian tidak diperhatikan. Entah itu bermanfaat atau tidak, terlihat bodoh atau tidak. Poinnya hanya satu, viral saja lebih dulu.

Lucunya, kendati tidak berbobot konten yang dibuat para kreator itu, netizen tetap saja betah menonton. Senaif-naifnya cucu yang menjadikan neneknya konten agar mendapat saweran (gift), juga tetap kita tonton. Bahkan, sebagian kita merasa kasihan yang terejawantahkan ke bentuk saweran itu. Bukankah itu semua jelas malah semakin menjadikan si kreator betah dengan kontennya? Maka, ketika stasiun televisi mengundang orang yang viral dengan kualitas konten yang tidak seberapa, semestinya bukan mereka yang keliru. Juga minat kita penting untuk dikoreksi agar tidak timpang.

Sebelumnya, penting dibuang jauh-jauh perihal durhaka atau tidak konten yang demikian. Tulisan saya tidak hendak diarahkan kepada pelajaran tatakrama terhadap orang tua. Saya hanya mencoba membela “pengemis online” dari sudut pandang yang mungkin kita lupakan. Agar tidak semata-mata menyalahkan “pengemis online” yang mencoba mencari peruntungannya. Juga tidak mencak-mencak tatkala stasiun televisi mengundangnya.

Pertama, kita yang menontonnya, memberinya saweran, membicarakannya, lalu ketika mereka mendapat panggung kita malah bersungut-sungut kepada penyedia panggung? Nyaris di luar akal, untuk tidak mengatakan tak masuk akal. Artinya, yang patut dibenahi adalah minat kita bersama, bukan semata-mata para kreator konten. Lagi pula, mereka tanpa kita tidak akan pernah bisa eksis. Kita bisa melakukan eksperimen dengan memboikot konten semacam itu secara kolektif. Niscaya tidak akan pernah mendapat panggung lagi, sepi penonton, hingga pada akhirnya juga tidak betah.

Kasarnya, mereka betah dengan pekerjaan seperti itu karena kita yang membuat betah. Saya bisa memaklumi bahwa Anda yang memberi saweran mungkin merasa kasihan kepada si nenek. Dilihat-lihat kedinginan dan menggigil, maka kita refleks menaruh rasa iba. Kemudian memberikan saweran berharap cucunya menghentikan konten tersebut. Ini logika yang sejujurnya sangat sumir dan gegabah. Padahal, rasa kasihan kita yang berupa pemberian gift itu adalah kesenangan baginya. Alih-alih menghentikan, malah akan lebih semangat ke depannya.

Seterusnya, kita luput memperhatikan hal menarik lain. Dahulu, nyaris tidak ada yang membayangkan bahwa kita bisa ke warteg hanya dengan bermodal telepon. Tidak pernah ada yang membayangkan sebuah sistem pasar tradisional kemudian perlahan dilumat ke dalam telepon. Hingga kemudian berubah menjadi jual-beli online. Namun, kendati tidak pernah membayangkan, kita tetap mampu dengan segara adaptif. Ditambah lagi pandemi yang ngamuk dan malah mempercepat transformasi tersebut. Saya hanya ingin berbicara pada poin adaptabilitas kita sebagai manusia dengan dunia digital. Secara spesifik adaptabilitas orang yang kita tuding sebagai pengemis.

Pengemis tradisional, sebagaimana jamak kita temui, kerap memasang muka melas. Berbeda dengan citra pengemis online yang sedikit lebih kreatif. Entah itu mandi lumpur, mandi abu, hingga menyuruh neneknya mandi air sampai menggigil. Pertama, jelas hal tersebut menunjukkan adaptabilitas seorang peminta-minta. Kedua, itu memberikan ilustrasi bahwa sejatinya banyak orang yang kreatif. Dua poin ini tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Dan, konten seperti itu sejatinya memang lahir dari daya kreativitas dan ide cemerlang.

Ide cemerlang yang muncul di benak pembuat konten kemudian berpadu dengan minat pasar. Seburuk apapun konten ia tetaplah muncul dari ide kreatif, bukan lainnya. Maka, ketika melihat fenomena peminta-minta online yang semakin marak, mestinya kita melihat dari sisi berbeda. Baik memandangnya sebagai sebuah kreativitas atau juga sebagai demand pasar yang demikian. Belakangan, minat pasar di dunia digital memang agak lain. Tanpa saya jelaskan Anda pasti bisa meraba-raba kelainan itu.

Moh. Rofqil Bazikh mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga

Dikutip detik.com, Sabtu 11 Februari 2023

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Menggugat Arogansi Adaro: Perusahaan Tambang Batubara Oligarkis

Next Post

Ganjar Akhirnya Buka Suara, Pun Eros Djarot dan Pacul

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

Inspirasi Kecil di Senja itu dan Coretan Indah Ali Syarief

April 19, 2026
Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional
Birokrasi

Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

April 19, 2026
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi
Feature

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
Next Post
Fraksi PDIP Buka Suara Anggotanya Inisial HM Nonton Porno saat Rapat DPR

Ganjar Akhirnya Buka Suara, Pun Eros Djarot dan Pacul

Relawan Anies Menggurita, Relawan Ganjar Porak Poranda

Relawan Anies Menggurita, Relawan Ganjar Porak Poranda

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi
Feature

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Jusuf Kalla (JK) sudah membuka front pertempuran....

Read more
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Inspirasi Kecil di Senja itu dan Coretan Indah Ali Syarief

April 19, 2026
Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

April 19, 2026
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
MMS Sambut Baik Langkah Kementerian Kebudayaan Sederhanakan Proses Dana Indonesia Raya 2026

MMS Sambut Baik Langkah Kementerian Kebudayaan Sederhanakan Proses Dana Indonesia Raya 2026

April 19, 2026
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Presiden Harus Optima Prima: Antara Kekuasaan dan Kesadaran

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Inspirasi Kecil di Senja itu dan Coretan Indah Ali Syarief

April 19, 2026
Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

April 19, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist