Riza.MD
Jakarta, Fusilatnews. – Perang semakin sengi tantara kedua Rusia dan Ukraina. Entah sampai kapan usai. Keikutsertaan dunia barat dalam perang ini menjadi salah satu pengaruh semakin berkepanjangan perang terjadi. Mengutip dari apnews.com, Washington, Berlin dan Kyiv dan dunia barat lannya semakin berlomba-lomba membantu Ukraina dengan mensupport tank tempur secara bertahap. Namun dengan adanya hal ini, Rusia tak gentar. Pihaknya justru mengabaikannya, dengan mempersiapkan beberapa strategi penyerangan balik kepada Ukraina dan dunia Barat.
Dari Kremlin sebelumnya telah memperingatkan bahwa campur tangan negara-negara barat dengan mengirimkan perlengkapan perang, seperti tank tempur ke Ukraina akan terus meningkatkan eskalasi konflik memanas dan justru membahayakan bagi Ukraina sendiri. Rusia juga sangat mengecam keras tindakan Jerman dan Amerika Serikat yang seolah-olah menjadi pahlawan bagi Ukraina.
Dalam pidatonya, Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov, menyampaikan bahwa “Potensi yang diberikannya kepada angkatan bersenjata Ukraina jelas dilebih-lebihkan, dan bahkan “Tank-tank tersebut akan terbakar seperti yang lainnya.”
Dalam hal ini, Moskow justru berpendapat bahwa hal ini merupakan Langkah tepat dan nyata dalam menyelamatkan diri dari dunia barat, karena barat dinilai telah bertaruh nyali dan kehormatan mereka kepada Ukraina.
Tak hanya itu saja, beberapa pakar Rusia juga menyampaikan bahwa pasokan baju besi yang mematikan itu akan semakin berkurang serata membutuhkan waktu lama dalam mencapai garda depan.

























