• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Pengobatan Alternatif Jadi Fenomena, Dokter yang Salah

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
April 6, 2023
in Feature
0
Pengobatan Alternatif Jadi Fenomena, Dokter yang Salah

Dr. Ida Ruwaida

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Fusilatnews.com – Pengobatan alternatif kini menjadi fenomena di masyarakat. Teranyar adalah Ida Dayak yang diklaim bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit mulai dari patah tulang hingga stroke. Tak heran, ketika terdengar Ida Dayak asal Kalimantan mau buka praktik pengobatan gratis di Markas Kostrad, Cilodong, Depok, Jawa Barat, Senin (3/4/2023), ribuan orang datang berbondong-bondong. Bahkan ada yang jauh dari luar kota seperti Lampung. Kini, ketika pengobatan alternatif menjadi fenomena, maka dokter yang “disalahkan”.

Sebelumnya, di media sosial. beredar video yang memperlihatkan Ida Dayak berhasil meluruskan tangan yang bengkok. Tak cuma Ida Dayak, pengobatan patah tulang di Cimande, Jawa Barat, juga kerap jadi langganan warga untuk menangani cedera tulang.

Terkait hal ini, Ketua Dewan Pakar Perhimpunan Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi Indonesia (PABOI) Prof Dr dr Ferdiansyah SpOT(K) berpendapat, banyak warga berobat ke pengobatan alternatif, katakanlah “dukun”, salah satu alasannya adalah karena jumlah dokter ortopedi masih terbatas di Indonesia.

“Sekarang jumlah ortopedi itu ada 1.400-an, 1.500an-lah. Belum banyak sih memang kalau kita bandingkan dengan jumlah penduduk. Salah satu penyebab adalah kurangnya rasio antara jumlah dokter dan pasien,” kata dr Ferdiansyah dalam konferensi pers, Rabu (5/4/2023), seperti dilansir sejumlah media.

Sementara itu, sosiolog Universitas Indonesia (UI) Ida Ruwaida menilai masyarakat tidak bisa disalahkan apabila memilih berobat ke penyehat tradisional seperti Ida Dayak. “Sebetulnya tidak bisa disalahkan juga ketika masyarakat berekspektasi melalui Ida Dayak bahwa penyakit yang mereka derita itu bisa terobati atau tersembuhkan,” ujar Ida Ruwaida, Rabu (5/4/2023), di Sapa Pagi Indonesia Kompas TV, dikutip media ini.

Fenomena pengobatan alternatif, kata Ida, bukan muncul kali ini saja, namun sudah dipercaya turun-temurun sesuai budaya masing-masing daerah. Bagi seorang pasien yang sudah memiliki penyakit menahun atau sulit disembuhkan, kata Ida, akan memandang pengobatan alternatif sebagai sesuatu yang rasional. Apalagi, kini, dengan bantuan sosial media, video praktik pengobatan tradisional bisa dilihat oleh semua kalangan. “Di masyarakat ada yang namanya ‘seeing is believing’. Mereka melihat itu menjanjikan treatment-nya, dan ternyata memang bisa sembuh dalam hitungan waktu cepat,” jelaspnya.

Oleh karena itu, menurutnya, pengobatan alternatif menciptakan harapan baru bagi masyarakat, terlebih pasien yang sudah sakit menahun. “Mungkin kalau di pengobatan modern itu tidak membuahkan hasil atau pun ada, ada keterbatasan untuk mengakses ke sana, misalkan secara ekonomi,” ucapnya.

Ida menyebut, banyaknya masyarakat yang berobat ke Ida Dayak juga bisa sebagai gambaran akan sikap masyarakat terhadap pengobatan modern. “Akses terhadap pelayanan pengobatan modern atau medikalisasi, saya kira memang masih terbatas ya, meskipun sudah ada fasilitas negara misalnya melalui BPJS,” terangnya.

“Tapi kalau kita lihat dalam konteks tertentu, bukan hanya sekadar akses layanan, tapi juga treatment (pelayanan) untuk pengobatan,” lanjut dia.

Terlebih, katanya, Ida Dayak tidak memungut biaya, hanya menganjurkan untuk membeli minyak Bintang khas Kalimantan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dewan Penabrak, Dewan “Pengutil”, dan Dewan Juragan Partai

Next Post

Babak Baru Gonjang-Ganjing Beras

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Feature

METAMORFOSA MAFIA PERADILAN MENJADI MAFIA HUKUM (Ketika Pemberantasan Kalah Cepat dibandingkan Pertumbuhan Kanker Hukum)

June 20, 2026
Penangkapan Pangeran Roy Suryo
Feature

Penangkapan Pangeran Roy Suryo

June 20, 2026
Duplikasi Pola Represi Rezim: Ketika BEM “Jadi-Jadian” Digunakan untuk Membungkam Kritik
Feature

Duplikasi Pola Represi Rezim: Ketika BEM “Jadi-Jadian” Digunakan untuk Membungkam Kritik

June 20, 2026
Next Post
Pemerintah Berencana Impor Beras Sebanyak 500 ribu Ton

Babak Baru Gonjang-Ganjing Beras

Dugaan Korupsi dan Pencucian Uang 349 T: Adili Sri Mulyani dan Makzulkan Jokowi!

Dugaan Korupsi dan Pencucian Uang 349 T: Adili Sri Mulyani dan Makzulkan Jokowi!

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Ketika Mahasiswa Digendong ke Mana-mana oleh Gibran
Feature

Ketika Mahasiswa Digendong ke Mana-mana oleh Gibran

by Karyudi Sutajah Putra
June 20, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - "Dak gendong ke mana-mana. Dak gendong ke...

Read more
Tangkap Tiyo Ardianto!

Tangkap Tiyo Ardianto!

June 16, 2026
Mahasiswa Memasuki Kawasan Monas Teriak Jokowi Offside

Ketika Mahasiswa Sudah Muak Lihat Pejabat Negara

June 16, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

METAMORFOSA MAFIA PERADILAN MENJADI MAFIA HUKUM (Ketika Pemberantasan Kalah Cepat dibandingkan Pertumbuhan Kanker Hukum)

June 20, 2026
Penangkapan Pangeran Roy Suryo

Penangkapan Pangeran Roy Suryo

June 20, 2026
Duplikasi Pola Represi Rezim: Ketika BEM “Jadi-Jadian” Digunakan untuk Membungkam Kritik

Duplikasi Pola Represi Rezim: Ketika BEM “Jadi-Jadian” Digunakan untuk Membungkam Kritik

June 20, 2026

SARJANA MENUMPUK, INDUSTRI KEKURANGAN TALENTA

June 20, 2026

PRABOWO DAN STRATEGI PEMBERANTASAN KORUPSI

June 20, 2026
An Orangutan Will Never Deliver a Speech: Why Language Makes Humans Unique

An Orangutan Will Never Deliver a Speech: Why Language Makes Humans Unique

June 20, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

METAMORFOSA MAFIA PERADILAN MENJADI MAFIA HUKUM (Ketika Pemberantasan Kalah Cepat dibandingkan Pertumbuhan Kanker Hukum)

June 20, 2026
Penangkapan Pangeran Roy Suryo

Penangkapan Pangeran Roy Suryo

June 20, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist