Peraih medali emas dan perak SEA Games 2021, Odekta Elvina Naibaho, melontarkan kritikan pedas kepada PB PASI, Luhut Binsar Pandjaitan, dan jajarannya.
Cabor ini baru mendapat dua medali emas dari target delapan emas yang dicanangkan, adapun satu emas lainnya ditorehkan Eki Febri Ekawati dari tolak peluru. Menurut Odekta kinerja ketua umum tidak maksimal. Apa yang dijalankan saat ini dianggap sangat berbeda dengan ketua umum sebelumnya, almarhum Bob Hasan.
Sejauh ini dia harus berjuang maksimal sendiri serta bekerja keras meskipun tidak mendapatkan biaya dari PB PASI selama dua bulan. Dia merasa kecewa karena sejatinya sudah mengorbankan emosi, materi, masa muda, dan keluarganya.
“Saya ingin menyampaikan bahwa jangan hanya peduli ketika kami berhasil, tetapi ketika gagal dibuang. Tolong untuk pengurus federasi dan apa pun yang bersangkut paut di kepengurusan,” kata Odekta kepada wartawan, dikutip Medcom.id Jumat 20 Mei 2022.
Perjalanan Odekta untuk mencapai prestasi terbaik dua tahunan ini memang penuh tantangan. Ia tidak mendapat dukungan dana dari PASI selama dua bulan sehingga harus mempersiapkan diri dengan biaya pribadi.
Bahkan, Odekta membeberkan mulai dari urusan kecil seperti butuh untuk pijat, tidak diberikan. Kemudian, dia memilih untuk menyewa apartemen agar bisa fokus tinggal di Jakarta untuk melanjutkan TC yang sebelumnya berlangsung di Pangalengan.
Namun, tagihan pengeluarannya untuk sewa apartemen itu tak di ganti oleh PB PASI, padahal seperti diketahui, pasca MoU dengan Kemenpora, pembiayaan keperluan atlet sudah dibayarkan melalui rekening PB PASI.
“Namun, buat apa mempermasalahkan itu sebelum ada hasil. Saya ingin memperlihatkan hasil dulu dan pengorbanan saya akhirnya terjawab ketika saya ikhlas. Ini pelajaran buat mereka, ayo kerja bersama-sama,” ungkapnya.
Bukan hanya Odekta, ada juga atlet lain yang menilai bahwa ada perbedaan besar dalam pemenuhan fasilitas.
“Kalau dahulu, kekurangan itu selalu bisa dipenuhi terlebih dahulu, jadi latihan nyaman. Kalau boleh membandingkan, beda memang di era sekarang dengan saat ketua yang dahulu,” tutur sang atlet yang tak ingin disebutkan namanya tersebut.
Aulia Ibrahim Ilyas manajer atletik SEA Games 2021 belum memberikan penjelasan terkait keluhan atlet. Untuk diketahui, cabor atletik saat ini mengalami penurunan prestasi. Jika sebelumnya bisa meraih lebih dari tiga emas, kini hanya dua emas yang diraih.
























