• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Perang Diametral: PDIP, Jokowi, dan Bayang-Bayang Penggempur Ijazah

Ali Syarief by Ali Syarief
April 29, 2025
in Feature, Politik
0
Jokowi, Mega, Puan Bertemu Bahas Koalisi dan  Pemiliu
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, FusilatNews— Satu per satu potongan puzzle mulai tersusun. Cerita yang awalnya samar kini perlahan menjadi terang, meski belum tentu benar. Tapi begitulah politik bekerja: bukan tentang benar atau salah, melainkan siapa yang lebih dulu membentuk narasi. Dan di tengah reruntuhan pasca-Pilpres 2024, kita menyaksikan satu babak baru: perang diametral antara PDIP dan Joko Widodo, dengan iringan irama minor dari para penggugat ijazah.

Awalnya, semua tampak damai. PDIP yang membesarkan Jokowi, menempatkannya dari Solo hingga ke Istana, seolah-olah adalah rumah yang tak akan ia tinggalkan. Tapi semua berubah sejak Gibran, anak sulung Jokowi, maju sebagai calon wakil presiden berpasangan dengan Prabowo Subianto—bukan Ganjar Pranowo, calon resmi partai banteng. Bagi Megawati Soekarnoputri, ini bukan sekadar pembelotan; ini adalah luka dalam, pengkhianatan tingkat tinggi.

Dan luka itu terus menganga. Kini, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mendekam di tahanan KPK. Tuduhannya: menghalangi penyidikan dalam kasus Harun Masiku. Tapi di mata sebagian kader PDIP, ini bukan soal hukum, ini soal politik. Kriminalisasi, kata mereka. Perang terbuka, balas dendam, atau setidaknya, pembersihan jalur kekuasaan.

Lalu muncullah nama Connie Rahakundini Bakrie. Seorang akademisi, pakar pertahanan, dan teman diskusi elite-elite politik. Ia berbicara tentang “Dokumen Rusia”—sebutan untuk dokumen rahasia yang diduga berisi rencana penghancuran PDIP. Dokumen itu, menurut pengakuannya, diberikan langsung oleh Hasto untuk diamankan di Rusia, jauh dari jangkauan tangan-tangan kekuasaan di tanah air. Isinya belum pernah diumbar ke publik. Namun cukup satu pernyataan dari Connie—”Saya ngeri dan tercengang”—untuk membuat ruang politik Indonesia bergetar.

Dalam narasi yang digulirkan, ada upaya sistematis untuk membubarkan PDIP. Ada penyusup, pengkhianat, dan jaringan pertemuan rahasia. Semua itu, menurut kalangan internal partai, diketahui oleh Megawati. Mereka tak menyebut nama, tapi publik dengan cepat menunjuk satu sosok: Jokowi.

Di luar PDIP, para pengamat menyebut ini sebagai strategi klasik penciptaan musuh bersama. Sebab partai yang solid butuh ancaman. Dan “penyusup” adalah kata yang cukup ampuh untuk membuat kader saling mencurigai. Dalam iklim seperti itu, loyalitas diuji, dan posisi Megawati sebagai Ketua Umum kembali diperkuat tanpa perlu debat panjang.

Kongres PDIP yang seharusnya digelar pada April 2025 ditunda hingga akhir tahun. Alasan resminya: penataan organisasi. Tapi bisik-bisik mengatakan, Megawati masih menghitung peta kekuatan. Apakah ia masih diinginkan? Atau akankah sosok seperti Puan Maharani atau bahkan tokoh eksternal mencoba masuk?

Sementara itu, Guntur Romli, kader yang kerap disebut sebagai “anak kos PDIP,” memastikan bahwa kendali partai masih sepenuhnya di tangan Megawati. Tapi dalam politik, pernyataan semacam itu justru menandakan sebaliknya: bahwa ada kekhawatiran akan kehilangan kendali.

Di tengah arus itu, gelombang kecil namun terus menggerus muncul dari luar partai: para penggugat ijazah. Mereka bukan kader PDIP, bukan pula lawan resmi Jokowi. Tapi dalam gerakannya, mereka menjadi suara yang mengganggu narasi kekuasaan. Mereka bertanya, mereka menuntut pembuktian: apakah ijazah Jokowi asli? Ataukah negara ini selama sepuluh tahun dipimpin oleh seseorang yang memalsukan dokumen pendidikan?

Isu ini belum tuntas. Tapi dalam politik, bukan tuntas atau tidaknya yang penting, melainkan bagaimana isu itu dijadikan alat tekanan. Dan di tangan yang tepat, isu ijazah bisa menjadi palu godam: memukul dari sisi hukum, menggoyang dari sisi moral.

Jika PDIP bermain di level konsolidasi dan Jokowi masih bertahan di jalur kekuasaan formal, para penggugat ijazah ini adalah bentuk oposisi moral. Mereka tak punya kekuatan elektoral, tapi punya daya ledak di ruang publik.

Akhirnya, kita menyaksikan satu drama besar dalam politik Indonesia: Jokowi yang dikepung dari berbagai arah—oleh partai yang membesarkannya, oleh mantan sekutunya, dan oleh rakyat yang menuntut kejelasan. Di sisi lain, PDIP juga sedang mempertahankan identitasnya di tengah bayang-bayang perpecahan internal dan transisi kepemimpinan.

Dan Dokumen Rusia itu, tetap menjadi misteri. Apakah ia benar-benar ada? Apakah isinya sekuat yang disebut Connie? Ataukah ia hanya simbol dari ketakutan kolektif: bahwa kekuasaan memang tak pernah abadi, dan siapa pun bisa dikorbankan?

Satu hal yang pasti: perang diametral ini belum akan selesai. Bahkan mungkin baru dimulai. Dan rakyat? Seperti biasa, hanya bisa menonton dari tribun—berharap tak ikut terseret dalam pusaran dendam dan ambisi yang tak pernah benar-benar padam.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Di Balik Dokumen Rusia Nomor 7: Penghancuran PDIP!

Next Post

Sinyal Mundur dari Hasan Nasbi

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Vitamin Demokrasi yang Mendadak Dilarang Konsumsi
Feature

Teddy, Gay, dan Luth

May 2, 2026
Republik Oligarki: Menakar Kedalaman Jurang Ketimpangan Indonesia 2026
Economy

Republik Oligarki: Menakar Kedalaman Jurang Ketimpangan Indonesia 2026

May 2, 2026
Feature

Menuju Ul Albab: Memadukan Integritas, Akademik, dan Kebermanfaatan

May 2, 2026
Next Post
Sinyal Mundur dari Hasan Nasbi

Sinyal Mundur dari Hasan Nasbi

Hakim Konstitusi DR. Suhartoyo Gantikan Anwar Usman Jabat Ketua  Mahkamah Konstitusi

Keputusan MK 29 April: Menutup Jalan Pemimpin Berkualitas

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Vitamin Demokrasi yang Mendadak Dilarang Konsumsi
Feature

Teddy, Gay, dan Luth

by Karyudi Sutajah Putra
May 2, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta — Hubungan politik antara Amien Rais dan Prabowo...

Read more
Ketika Buruh Tampar Muka Prabowo

Ketika Buruh Tampar Muka Prabowo

May 2, 2026
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Vitamin Demokrasi yang Mendadak Dilarang Konsumsi

Teddy, Gay, dan Luth

May 2, 2026
Republik Oligarki: Menakar Kedalaman Jurang Ketimpangan Indonesia 2026

Republik Oligarki: Menakar Kedalaman Jurang Ketimpangan Indonesia 2026

May 2, 2026
Ketika Buruh Tampar Muka Prabowo

Ketika Buruh Tampar Muka Prabowo

May 2, 2026

Menuju Ul Albab: Memadukan Integritas, Akademik, dan Kebermanfaatan

May 2, 2026
Mengapa Jokowi Tak Mau Berkacamata?

Mengapa Jokowi Tak Mau Berkacamata?

May 2, 2026
Jumhur Hidayat: Dari Terdakwa Hoaks hingga Dinyatakan Tak Bersalah

Jumhur Hidayat: Dari Terdakwa Hoaks hingga Dinyatakan Tak Bersalah

May 2, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Vitamin Demokrasi yang Mendadak Dilarang Konsumsi

Teddy, Gay, dan Luth

May 2, 2026
Republik Oligarki: Menakar Kedalaman Jurang Ketimpangan Indonesia 2026

Republik Oligarki: Menakar Kedalaman Jurang Ketimpangan Indonesia 2026

May 2, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...