• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Sinyal Mundur dari Hasan Nasbi

Ali Syarief by Ali Syarief
April 29, 2025
in Feature, Politik
0
Sinyal Mundur dari Hasan Nasbi
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Dalam dunia komunikasi politik, gestur adalah pesan. Dan dalam negara yang terlalu banyak bicara namun miskin makna, diam justru bisa menjadi bunyi yang paling nyaring. Maka ketika Hasan Nasbi—pendiri lembaga riset Cyrus Network yang belakangan menjadi Kepala Komunikasi Kepresidenan—menyatakan mundur, ada gema yang lebih keras dari sekadar penyerahan surat.

“Pada hari ini, 21 April 2025, sepertinya saat itu sudah tiba,” ujar Hasan dalam video yang diunggah kanal Total Politik. Suaranya tenang, wajahnya datar, seperti seseorang yang telah lama bergulat dengan keyakinan sebelum memutuskan melepaskan semua atribut kekuasaan.

Hasan mengaku surat pengunduran dirinya telah dikirimkan ke dua orang penting: Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Dua kawan baiknya, katanya. Kata “kawan” dalam kalimat itu tidak terdengar sekadar basa-basi birokratik. Ada muatan emosional yang samar tapi kuat—seperti perpisahan antar para veteran setelah perang yang melelahkan.

Ketika dikonfirmasi, Hasan tidak berbelit. “Benar surat (mundur) saya sampaikan pada 21 April,” ujarnya singkat. Kalimat itu tak membuka pintu penjelasan lebih jauh, namun justru menambah lebar ruang tafsir: ada apa sebenarnya?

Hasan Nasbi bukan figur sembarangan dalam lingkar kekuasaan Jokowi. Ia bukan hanya komunikator. Ia adalah penyambung lidah kekuasaan dalam bentuk narasi. Latar belakangnya bukan politisi, melainkan analis dan perancang opini publik. Dikenal publik sejak mendirikan Cyrus Network—lembaga survei dan konsultan politik—Hasan kerap tampil sebagai komentator politik yang cerdas dan jenaka, dengan selera humor yang menggigit dan nalar yang tajam.

Sebagian mengenalnya sebagai tangan halus dalam berbagai strategi kampanye Jokowi sejak 2014. Tapi hanya sedikit yang tahu bahwa dialah dalang di balik banyak “narasi diam” yang menyelubungi kebijakan-kebijakan Jokowi yang kontroversial—dari Omnibus Law, revisi UU KPK, hingga narasi besar soal Ibu Kota Negara (IKN).

Namun tahun 2025 bukan tahun yang mudah. Transisi kekuasaan dari Jokowi ke pasangan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka tidak sekadar serah-terima kekuasaan. Ini adalah tarik-menarik kendali antara pengaruh lama dan pengaruh baru. Jokowi yang semula terlihat akan “pensiun tenang”, tiba-tiba menjadi aktor utama yang hendak tetap memegang kendali lewat anak dan menantu. Dari balik layar, Presiden tampak ingin tetap punya suara di pemerintahan selanjutnya—jika bukan suara, maka bayangan.

Di sinilah posisi Hasan menjadi pelik. Ia berada di tengah-tengah persimpangan: tetap menjadi corong komunikasi Jokowi di saat kepercayaan publik mulai menurun, atau memilih jalan keluar, menjaga integritas dan jarak dari kekuasaan yang kian oportunistik. Ia memilih yang kedua.

Sumber di kalangan internal istana menyebutkan bahwa Hasan sudah mulai menarik diri sejak Pilpres selesai. Ia tidak terlibat aktif dalam perumusan komunikasi pasca-kemenangan Prabowo-Gibran. Bahkan saat Jokowi sibuk membangun jalur transisi informal ke pemerintahan baru lewat para loyalisnya di partai dan kabinet, Hasan justru mulai jarang terlihat.

Beberapa analis membaca keputusan Hasan sebagai sinyal bahwa poros kekuasaan Jokowi mulai mengalami pengikisan kepercayaan dari dalam. Orang-orang yang dulu membantunya membangun narasi kemenangan, kini mulai resah melihat arah kekuasaan melenceng menjadi nepotistik dan manipulatif.

“Hasan adalah pembisik yang tahu kapan harus berhenti berbisik,” ujar seorang kolega lamanya dari kalangan konsultan politik. “Ia paham, terlalu lama dekat kekuasaan hanya akan membuatnya kehilangan kredibilitas.”

Pengunduran diri Hasan Nasbi memang tak akan mengguncang struktur Istana. Tapi secara simbolik, ini adalah sebuah patahan. Hasan mewakili generasi teknokrat dan konsultan politik yang percaya bahwa narasi bukan sekadar propaganda, melainkan arah moral bagi kekuasaan. Dan jika sosok seperti dia memilih untuk angkat kaki, mungkin bukan hanya arah kekuasaan yang sedang melenceng, tapi juga ruh komunikasi itu sendiri.

Kini, Jokowi tinggal dikelilingi para penjilat, bukan penasihat. Dan dalam sejarah republik, kekuasaan yang kehilangan penasehat sejati hampir selalu berakhir dengan luka sejarah.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Perang Diametral: PDIP, Jokowi, dan Bayang-Bayang Penggempur Ijazah

Next Post

Keputusan MK 29 April: Menutup Jalan Pemimpin Berkualitas

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Sri Lanka: Mengapa Negara ini Dalam Krisis Ekonomi?
Feature

Pelanggaran HAM: Ketika Negara Mengurangi Martabat Manusia

January 25, 2026
Korupsi Moral di Era Keuangan Berlabel Syariah: Ketika Kepercayaan Dijarah dari Dalam
Crime

Korupsi Moral di Era Keuangan Berlabel Syariah: Ketika Kepercayaan Dijarah dari Dalam

January 25, 2026
Default Growth – Ekonomi Tumbuh 5% – Artinya Tidak Ada Peran Pemerintah
Economy

Default Growth – Ekonomi Tumbuh 5% – Artinya Tidak Ada Peran Pemerintah

January 25, 2026
Next Post
Hakim Konstitusi DR. Suhartoyo Gantikan Anwar Usman Jabat Ketua  Mahkamah Konstitusi

Keputusan MK 29 April: Menutup Jalan Pemimpin Berkualitas

Kaesang-PKS: Mengaduk Air-Minyak di Belanga Pilkada Jakarta

Kembali Terpilih atau Tidak Kaesang Menjadi Ketum PSI: Barometer Kekuatan Jokowi

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Stigma NGO oleh Wamenham Bukti Negara Gagal Melindungi, Justru Lakukan Persekusi
News

Stigma NGO oleh Wamenham Bukti Negara Gagal Melindungi, Justru Lakukan Persekusi

by Karyudi Sutajah Putra
January 24, 2026
0

Jakarta-Fusilatnews -  - Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamenham) Mugiyanto Sipin menyampaikan inisiasi pendanaan untuk Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) atau...

Read more
OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD

OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD

January 21, 2026
LBH Keadilan: Stop Kriminalisasi Warga Tangsel!

LBH Keadilan: Stop Kriminalisasi Warga Tangsel!

January 20, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Sri Lanka: Mengapa Negara ini Dalam Krisis Ekonomi?

Pelanggaran HAM: Ketika Negara Mengurangi Martabat Manusia

January 25, 2026
Korupsi Moral di Era Keuangan Berlabel Syariah: Ketika Kepercayaan Dijarah dari Dalam

Korupsi Moral di Era Keuangan Berlabel Syariah: Ketika Kepercayaan Dijarah dari Dalam

January 25, 2026
Termul-Termul Baru: Rusdi Masse, PSI, dan Peta Migrasi Loyalitas Politik

Termul-Termul Baru: Rusdi Masse, PSI, dan Peta Migrasi Loyalitas Politik

January 25, 2026
DESTINASI TRAGIS DI CISARUA: 11 JENAZAH KORBAN LONGSOR DITEMUKAN, 79 WARGA MASIH HILANG

DESTINASI TRAGIS DI CISARUA: 11 JENAZAH KORBAN LONGSOR DITEMUKAN, 79 WARGA MASIH HILANG

January 25, 2026
Default Growth – Ekonomi Tumbuh 5% – Artinya Tidak Ada Peran Pemerintah

Default Growth – Ekonomi Tumbuh 5% – Artinya Tidak Ada Peran Pemerintah

January 25, 2026
PDIP DAN MEGAWATI MENYERET BANGSA INDONESIA KE FREE FIGHT LIBERALISM MELALUI DEMOKRASI PEMILIHAN LANGSUNG

PDIP DAN MEGAWATI MENYERET BANGSA INDONESIA KE FREE FIGHT LIBERALISM MELALUI DEMOKRASI PEMILIHAN LANGSUNG

January 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Sri Lanka: Mengapa Negara ini Dalam Krisis Ekonomi?

Pelanggaran HAM: Ketika Negara Mengurangi Martabat Manusia

January 25, 2026
Korupsi Moral di Era Keuangan Berlabel Syariah: Ketika Kepercayaan Dijarah dari Dalam

Korupsi Moral di Era Keuangan Berlabel Syariah: Ketika Kepercayaan Dijarah dari Dalam

January 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist