• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

PERBAIKI KELEMAHAN PERUM BULOG MENYERAP GABAH DAN BERAS PETANI

by
January 28, 2025
in Economy, Feature
0
Harga Beras Melesat Kayak Roket, Tembus Rp 25 Ribu Per Kg di Kota – Kota Tertentu
Share on FacebookShare on Twitter

OLEH : ENTANG SASTRAATMADJA

Tekad Pemerintah untuk memperbaiki Tata Kelola Cadangan Beras Pemerintah, kini muncul menjadi salah satu prioritas dalam mengokohkan ketersediaan beras. Pengalaman pahit tahun lalu, pasti tidak perlu diulangi. Kita harus berkomitmen dan berjuang keras, hari ini dan esok hari, perlu dirancang untuk menjadi lebih baik lagi.

Panen raya padi 2025, yang dimulai akhir Pebruari hingga April 2025, merupakan momentum yang tepat untuk mewujudkan tekad diatas ke dalam fakta kehidupan yang sesungguhnya. Pada saat panen raya inilah, kita berharap Pemerintah mampu menyerap gabah dan beras seoptimal mungkin untuk mencapai berbagai macam tujuan.

Salah satunya untuk mewujudkan Cadangan Beras Pemerintah yang kuat. Mengacu kepada kegagalan pengelolaan selama ini, strategi penyerapan gabah dan beras, tidak boleh lagi menggunakan pendekatan yang sifatnya klasikal. Namun kita dituntut untuk mampu melahirkan terobosan cerdas untuk mewujudkannya.

Penyerapan gabah dan beras, rupanya tidak bisa lagi hanya dibebankan kepada Perum BULOG selaku operator pangan di lapangan. Tidak pas lagi Perum BULOG dibiarkan sendirian dalam menyerap gabah dan beras dari para petani. Lebih gawat lagi, jika Perum BULOG tampak asyik sendiri dalam menjalankan kiprah nya di lapangan.

Tapi yang lebih utama lagi adalah bagaimana kemampuan Pemerintah dalam membangun sinergi dan kolaborasi antar lembaga pangan, baik di tingkat Pusat dan Daerah, dengan melibatkan unsur penta helix secara maksimal. Tanpa adanya kebersamaan dan keserempakan, susah bagi Pemerintah memperoleh Cadangan Beras yang kuat dan kokoh.

Dalam semangat yang seperti inilah pola gerakan menjadi cukup relevan untuk dijadikan pilihan kebijakan. Tinggalkan pendekatan yang sifatnya keproyekan. Badan Pangan Nasional sebagaimana diamanatkan Peraturan Presiden No. 66 Tahun 2021, perlu memposisikan diri sebagai koordinator yang handal dalam merancang perencanaan dan pelaksanaan penyerapan gabah dan beras di lapangan.

Dengan sumber daya manusia yang mumpuni kita optimis, Badan Pangan Nasional bakal mampu menjadi pembawa pedang samurai yang handal dan profesional dalam mewujudkan ketersediaan beras Pemerintah. Tinggal sekarang, bagaimana Badan Pangan Nasional mampu merumuskan skenario cerdas guna menjalankannya.

Lewat pengalaman terbaiknya waktu menjadi pucuk pimpinan dan BUMD dan BUMN yang bergerak di bidang Pangan, Kang Arief Prasetyo selaku Kepala Badan Pangan Nasional, tentu bakalan mampu mengemban amanat yang mulia ini. Dengan Pedang Samurai yang dipegangnya, bakal membawa ke arah terpenuhinya Cadangan Beras Pemerintah yang kokoh.

Perum BULOG sebagai operator pangan di lapangan, pasti memiliki kiat-kiat ampuh dalam melakukan penyerapan beras dari petani. Sekalipun, banyak tudingan yang menyebut Perum BULOG selalu kalah bersaing dengan pihak swasta dalam menyerap gabah dan beras dari petani, tapi dengan adanya support penuh dari Badan Pangan Nasional, mestinya Perum BULOG dapat memoles diri secara lebih unggul dan profesional.

Sudah puluhan tahun BULOG berpengalaman dalam melaksanakan pengadaan dan penyaluran gabah dan beras. Di saat panen raya BULOG tentu harus berada di garis paling depan dalam melakukan pembelian gabah dan beras para petani. Kalah nya BULOG oleh Pengusaha Penggilingan, Bandar dan Tengkulak, tentu perlu dicari penyebab utamanya.

Banyak hal yang dapat disampaikan, mengapa hal itu dapat terjadi. Salah satunya, karena BULOG tidak mampu memberi penawaran harga yang menggiurkan bagi para petani. Ini bedanya dengan swasta. Mereka umumnya mampu memberi penawaran harga yang lebih tinggi dari BULOG. Wajar, jika petani akan menjualnya ke pengusaha beras.

Menghadapi suasana yang demikian, Pemerintah dengan segala kewenangannya, seharusnya dapat melahirkan regulasi terkait dengan pengendalian harga gabah dan beras yang berkeadilan bagi seluruh pelaku pasar yang ada. Pemerintah sendiri menginginkan adanya harga di tingkat petani yang wajar, di tingkat pedagang juga wajar dan di konsumen pun wajar.

Catatan kritisnya adalah yang disebut wajar oleh Pemerintah itu seperti apa ? Apakah harus dikaji ulang Harga Pembelian Pemerintah Gabah dan Beras yang ditetapkan dalam Peraturan Kepala Badan Pangan Nasionsl No. 2/2025 ? Apakah kenaikan HPP Gabah sebesar Rp. 500,- dinilai sudah tepat atau tidak ? Kalau harus disesuailan dengan aspirasi petani, berapa pantasnya kenaikan tersebut dari harga yang terjadi sekarang ini ?

Selain soal harga, beberapa titik lemah Perum BULOG dalam menyerap gabah dan beras petani adalah status BULOG sebagai BUMN. Hal ini jelas akan berbeda jika BULOG berstatuskan sebagai Lembaga Pemerintah Non Kementerian. Disinilah butuh penyempurnaan regulasi yang ada, sehingga BULOG dapat bergerak lincah di lapangan dalam menyerap hasil panen para petani.

Akhirnya perlu dicermati, agar kegagalan BULOG dalam mengokohkan Cadangan Beras Pemerintah tidak terulang lagi, maka berbagai titik lemah BULOG dalam menyerap gabah dan beras perani, perlu segera dirancang dan dirumuskan Tata Kelola Cadangan Beras Pemerintah yang semakin berkualitas. Kita yakin Pemerintah akan mampu untuk menggarapnya. (PENULIS, KETUA DEWAN PAKAR DPD HKTI JAWA BARAT).

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Melawan Pengkhianatan Jokowi, Membela Marwah Soekarno

Next Post

Mengapa Jokowi Masih Tetap Melakukan Aktivitas Seperti Presiden?

Related Posts

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama
Feature

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

December 9, 2025
Mengenal dan Memahami Ahlussunnah wal Jamaah
Feature

Mengenal dan Memahami Ahlussunnah wal Jamaah

December 9, 2025
Pidato Prabowo yang Membuat Perut Kembung
Feature

Prabowo Mulai Kehilangan Nalar Sehatnya

December 9, 2025
Next Post
Mengapa Jokowi Masih Tetap Melakukan Aktivitas Seperti Presiden?

Mengapa Jokowi Masih Tetap Melakukan Aktivitas Seperti Presiden?

Istana Bantah Ada Pertemuan Jokowi dan SBY di GBK Senayan

Berkaca kepada SBY: Melihat Keresahan Jokowi atas Dirinya Sendiri

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Hilangnya Asketisme Elite NU
Feature

Hilangnya Asketisme Elite NU

by fusilat
December 9, 2025
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Asketisme, gaya hidup yang pantang terhadap kenikmatan duniawi demi mencapai...

Read more
Antara Retorika dan Realita: Bisakah Prabowo Tumbangkan Outsourcing?

Prabowo Hapus Utang KUR Petani Korban Banjir Sumatera, Ini Kata LBH Keadilan

December 8, 2025
KIP “Lapor” Kapolri Soal Putusan Sengketa Ijazah Jokowi: Lukai Rasa Keadilan Publik

KIP “Lapor” Kapolri Soal Putusan Sengketa Ijazah Jokowi: Lukai Rasa Keadilan Publik

December 8, 2025
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

18
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

December 9, 2025
Kalimantan: The Lost World

Wo, Hutan Bukan Kebun Kayu

December 9, 2025
Mengenal dan Memahami Ahlussunnah wal Jamaah

Mengenal dan Memahami Ahlussunnah wal Jamaah

December 9, 2025
Pidato Prabowo yang Membuat Perut Kembung

Prabowo Mulai Kehilangan Nalar Sehatnya

December 9, 2025
Diledek PDIP,  PSI Partai Lebih Banyak Baliho Daripada Pengurusnya,  PSI Mencak-mencak Tak Terima

“Budaya Mundur yang Mati: Ketika Jabatan Lebih Berharga dari Kehormatan”

December 9, 2025
LEGALISASI KEJAHATAN PERUSAKAN HUTAN DENGAN PEMUTIHAN: SEBUAH IRONI

LEGALISASI KEJAHATAN PERUSAKAN HUTAN DENGAN PEMUTIHAN: SEBUAH IRONI

December 9, 2025

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

Ketika Nalar Menjadi Dasar Beragama

December 9, 2025
Kalimantan: The Lost World

Wo, Hutan Bukan Kebun Kayu

December 9, 2025

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...