FusilatNews– Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi teguran Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) agar fokus bekerja. Menurut Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi teguran yang disampaikan Jokowi terhadap Zulhas sesuai dengan harapan seluruh kader PAN.
“Pesan Pak Presiden Jokowi kepada Bang Zulkifli Hasan agar fokus bekerja sesuai penugasan dari presiden untuk menjaga stabilitas dalam ketersediaan, distribusi, pasokan, dan harga dari komoditas pangan adalah juga sesuai dengan harapan dari seluruh kader PAN se-Indonesia,” ungkap Viva dikutip CNNIndonesia.com, Selasa (12/7).
Wakil Ketua Umum PAN itu menilai, Zulhas akan bekerja serius, fokus, serta terencana sesuai tugas pokok dan fungsi Mendag dan pesan Jokowi kepada Zulhas itu wajar lantaran saat ini persoalan pangan dan energi berpotensi menjadi krisis global.
“Untuk itu, kementerian teknis yang berkaitan dengan produksi dan produktivitas pangan, termasuk kemendag, mempunyai tanggung jawab besar untuk mewujudkan kemandirian dan kedaulatan pangan, serta menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia,” Ungkapnya.
Sebagai partai modern, dia melanjutkan, konsolidasi dan program PAN akan tetap berjalan secara sistematis, organisatoris, digitalis, dan tidak akan mengganggu kerja Zulhas sebagai Mendag.
Viva Menegaskan, Zulhas sebagai Ketua Umum PAN bertemu dengan kader secara fisik pada hari libur seperti Sabtu dan Minggu, atau selepas waktu kantor. Menurutnya, acara partai tidak akan mengganggu tugas dan tanggung jawab Zulhas sebagai Mendag.
“Intinya bahwa Bang Zulkifli Hasan tidak akan melakukan abuse of power, menyalahkan kekuasaan,” ungkapnya.
Sebelumnya Presiden Joko Widodo atau Jokowi menegur Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) untuk fokus bekerja. Hal ini disampaikan Jokowi menanggapi sikap Zulhas yang meminta warga memilih anaknya saat membagikan minyak goreng gratis di Lampung beberapa waktu lalu.






















