• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Pers vs Influencer: Siapa Paling Berpengaruh di Pemilu 2024?

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
May 18, 2023
in Feature, Pemilu
0
Putusan PN Jakpus Terkait Sengketa KPU Lawan Partai Prima, KPU Dan Bawaslu Punya Andil Lahirkan Putusan Hakim
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Silvanus Alvin, Dosen

Jakarta – Pemilu (pemilihan umum) merupakan momen penting dalam sistem demokrasi di mana masyarakat memiliki kesempatan untuk memilih wakil mereka dalam pemerintahan. Dalam konteks pemilu dan dalam kaitan dengan komunikasi politik, pers memainkan peran sentral serta krusial dalam menyampaikan informasi, memengaruhi opini publik, dan membentuk iklim politik yang sehat.

Pada Pemilu 2024, pers diharapkan memiliki peran yang lebih signifikan dalam menghubungkan kandidat dengan pemilih. Namun, perlu diperhatikan bahwa dalam era digital saat ini, para influencer juga menjadi opinion maker yang memiliki pengaruh kuat terhadap keputusan publik. Baik pers maupun influencer, akan saling ‘berebut pengaruh’. Dalam konteks ini, maka penting untuk ditelaah secara mendalam.

Pertama-tama, peran pers dalam komunikasi politik Pemilu 2024 sangatlah penting. Pers berfungsi sebagai jembatan utama antara kandidat dan pemilih. Melalui berbagai saluran informasi seperti pers (surat kabar, televisi, radio, dan platform online) menyampaikan berita, wawancara, debat, dan pemetaan kebijakan dari kandidat. Dengan memberikan cakupan yang luas dan mendalam, pers memungkinkan pemilih untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang visi, platform, dan kebijakan kandidat yang bersaing.

Tidak lupa, pers juga sejatinya dapat menghidupkan kembali roh watchdog, melalui laporan investigasi. Melalui investigasi, pers juga memiliki kekuatan untuk mengungkap skandal politik, korupsi, atau ketidakjujuran yang dapat memengaruhi opini publik dan memengaruhi pemilih dalam memilih calon yang tepat.

Kedua, pers memiliki peran sebagai pengawas dan penjaga demokrasi. Fakta dan verifikasi harus menjadi dua elemen utama yang menjadi napas dari pers. Keduanya sangatlah penting di era pasca-kebenaran di mana misinformasi maupun disinformasi mengancam. Pers wajib serta bertanggung jawab untuk memeriksa klaim-klaim yang dibuat oleh kandidat.

Di saat bersamaan, penyajian berita harus berisi fakta-fakta yang dapat membantu pemilih dalam membuat keputusan yang cerdas. Dalam pemilu yang kompetitif, pers dapat berfungsi sebagai forum debat yang adil dan seimbang, di mana para kandidat dapat saling berhadapan dan mengemukakan argumen mereka secara langsung kepada pemilih.

Dengan melakukan tinjauan mendalam terhadap kebijakan dan rencana calon, pers membantu masyarakat untuk mengevaluasi calon berdasarkan substansi dan kemampuan mereka dalam memimpin. Kedua hal di atas menjadi keniscayaan.

Pengaruh Influencer dalam Pemilu

Dalam era digital yang semakin maju, peran pers dalam komunikasi politik tidak lagi menjadi satu-satunya sumber informasi. Para influencer, terutama di media sosial, memiliki pengaruh yang signifikan terhadap opini publik. Mereka yang disebut influencer pada umumnya memiliki basis pengikut yang besar dan didukung oleh loyalitas yang kuat dari pengikut mereka.

Para influencer ini dapat memainkan peran sebagai opinion maker dengan menyampaikan pendapat, membagikan informasi, atau merekomendasikan kandidat tertentu kepada pengikut mereka. Dalam beberapa kasus, para influencer bahkan dianggap memiliki kekuatan yang lebih besar dalam memengaruhi keputusan publik dibandingkan dengan pers tradisional. Hal Ini disebabkan oleh alasan-alasan tertentu.

Pertama, para influencer memiliki hubungan yang lebih dekat dengan pengikut mereka. Mereka sering kali membangun hubungan personal dan interaktif dengan pengikut mereka melalui komentar, pesan langsung, atau siaran langsung. Hal ini menciptakan rasa kepercayaan dan keintiman yang membuat pengikut lebih cenderung menerima dan mempercayai pendapat atau rekomendasi yang disampaikan oleh influencer.

Kedua, influencer sering kali memiliki reputasi dan kepribadian yang menarik serta pengetahuan yang spesifik di bidang tertentu. Mereka membangun audiens dengan minat yang sama, dan pengikut cenderung memandang mereka sebagai otoritas atau ahli dalam bidang tersebut. Akibatnya, ketika influencer menyampaikan pesan politik, itu dapat memengaruhi pengikut mereka dengan lebih kuat karena dianggap sebagai saran yang terpercaya dan kompeten.

Ketiga, influencer mampu mengangkat satu isu dan mendapat sorotan publik secara luas. Kemampuan untuk viral yang dimiliki influencer dipengaruhi oleh algoritma dan fitur-fitur platform media sosial.

Algoritma media sosial cenderung memprioritaskan konten yang mendapatkan banyak interaksi, seperti suka, komentar, dan bagikan. Ketika influencer memposting tentang suatu isu yang menarik perhatian pengikut, hal itu cenderung muncul di feed pengikut lainnya, meningkatkan eksposur isu tersebut.

Selain itu, fitur-fitur seperti tagar (hashtag) dan trending topic juga memungkinkan influencer untuk menghubungkan isu yang mereka angkat dengan pembicaraan yang sedang viral di media sosial, meningkatkan jangkauan dan sorotan publik secara luas.

Kritik pada Influencer

Perlu diingat bahwa pengaruh influencer juga memiliki risiko. Influencer kerap dicap kurang transparan terkait afiliasi politik mereka. Terbuka sekali kemungkinan influencer menerima bayaran atau dukungan dari kandidat atau partai politik tertentu tanpa mengungkapkannya secara jelas kepada pengikut mereka. Hal ini dapat menyesatkan pemilih dan merusak integritas informasi yang disampaikan.

Kemudian, beberapa influencer tidak melakukan verifikasi yang memadai terhadap informasi yang mereka sebarkan. Dalam upaya mendapatkan perhatian atau mendukung agenda tertentu, mereka mungkin menyebarkan klaim yang tidak berdasar atau bahkan informasi palsu. Hal ini dapat memengaruhi pemilih dengan cara yang negatif dan merusak proses demokrasi. Berbeda dengan pers, di mana melaporkan kebenaran menjadi napas keseharian kerja mereka.

Kurangnya pemahaman politik yang mendalam juga menjadi salah satu factor yang patut diwaspadai. Banyak influencer, terutama yang terkenal di media sosial, mungkin memiliki pengaruh yang kuat, tetapi tidak memiliki pemahaman yang mendalam tentang isu-isu politik dan kebijakan yang kompleks. Hal ini dapat mengarah pada penyampaian informasi yang dangkal atau tidak akurat kepada pengikut mereka.

Selanjutnya, poin penting yang patut diperhatikan perihal influencer yang terjun ke panggung politik 2024 adalah pengaruh yang hanya berdasarkan popularitas daripada substansi. Tidak dapat dipungkiri influencer punya basis massa besar. Bahkan sejumlah penelitian, melihat bahwa para influencer ini ‘didewakan’ pengikutnya. Bahwa apa pun yang disampaikan dianggap benar. Tentunya, hal ini berpotensi mengarah pada pengambilan keputusan yang dipengaruhi oleh faktor-faktor yang tidak relevan, seperti popularitas atau kesukaan personal.

Kritik terhadap influencer yang terutama adalah ketidakhadiran tanggung jawab etis. Terdapat potensi influencer mengabaikan tanggung jawab etis yang terkait dengan peran mereka sebagai opinion maker dalam pemilu. Mereka mungkin tidak mempertimbangkan implikasi jangka panjang dari pesan yang mereka sampaikan atau efeknya terhadap proses demokrasi. Hal ini dapat membahayakan integritas proses pemilihan dan mendorong pengambilan keputusan yang tidak berdasar.

Di sinilah yang menjadi nilai pembeda dan yang dapat menentukan nasib pers mendatang. Pers wajib memberi berita berkualitas, dari segi validitas fakta hingga segi pengemasan konten. Memilah informasi yang berkualitas dan tidak, jangan dibebankan pada publik. Hal itu ada di sisi pers. Publik dengan segala level kesibukannya, harus bisa mendapat informasi berkualitas yang dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk pengambilan keputusan politik.

Secara keseluruhan, pers masih memainkan peran sentral dalam komunikasi politik pada Pemilu 2024. Mereka berfungsi sebagai penjaga demokrasi, pengawas kebijakan, dan penyedia informasi yang obyektif bagi masyarakat.

Namun, dalam era digital yang semakin kompleks, pengaruh influencer juga perlu diperhitungkan. Para influencer dapat menjadi opinion maker yang memiliki pengaruh yang signifikan dalam membentuk opini dan keputusan publik.

Siapa Paling Berpengaruh?

Kembali ke pertanyaan di judul tulisan ini, siapa yang paling berpengaruh? Jawabannya tergantung. Bila pers memberikan informasi berkualitas dengan format penyajian yang sesuai dengan kemauan khalayak, pers tidak akan ditinggalkan.

Saya jadi ingat percakapan saya dengan Wakil Rektor Universitas Multimedia Nusantara (UMN) Andrey Andoko. Isi percakapan informal itu rasanya relevan sekali dengan kondisi saat ini. Andrey kurang lebih mengatakan bahwa dinding pertahanan terakhir pers adalah kekuatannya untuk mempersuasi. Kalau publik sudah tidak terpersuasi, maka pers bisa ditinggalkan.

Dikutip dari Kompas.com, Rabu 17 Mei 2023.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

”Manipulasi” Garis Kemiskinan Tidak Bisa Hapus Fakta Kemiskinan (Bagian 2)

Next Post

Koalisi Ujung Tanduk

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

JK & Seekor Gajah
Feature

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT
Feature

Alergi Kritik, Tanda Tak Siap Memimpin

April 21, 2026
Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK
Feature

Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

April 21, 2026
Next Post
Jokowi Hadiri Silaturahmi Ramadhan Partai Koalisi Pendukung Pemerintah, Nasdem dan PDIP Tak Hadir

Koalisi Ujung Tanduk

1,3 miliar Data Bocor, Pemerintah : Masyarakat Harus Jaga NIK Masing-masing

Pendorong Kejagung Jadikan Menkominfo Johnny G Plate Tersangka

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
JK & Seekor Gajah
Feature

JK & Seekor Gajah

by Karyudi Sutajah Putra
April 21, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Gajah itu panjang. Itu bila hanya dilihat...

Read more
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

April 21, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik Mulai Hari Ini, Berikut Daftar Lengkapnya

DPR Ingatkan Dampak Kenaikan BBM Nonsubsidi, Kelompok Rentan Terancam Terjepit

April 21, 2026
KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT

Alergi Kritik, Tanda Tak Siap Memimpin

April 21, 2026
Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

April 21, 2026

Pilihan yang Bukan Pilihan

April 21, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

April 21, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist